
Ketika mereka kembali ke bumi, mereka semua hanya di sambut oleh kakek Max, dan beberapa orang penting lain nya.
Zear, Silivi, Jane, Leonard, mereka izin untuk langsung pergi pulang ke rumah.
Mereka semua pun kembali ke rumah Zear, mereka sama sekali tidak membicarakan keuntungan yang akan mereka ambil dari portal itu.
Disini Tidak ada reporter ataupun kerumunan masa, itu semua karena kerahasiaan dari portal satu itu.
Kakek Max dan yang lain nya benar-benar terkejut, karena Zear, Jane, Leonard, Silvi dapat kembali dengan cepat.
Mereka hanya memerlukan waktu 5 jam untuk menyelesaikan portal tingkat misterius itu.
Kakek Max dan yang lain nya bertanya kepada Rama sang penanggung jawab portal itu.
Rama menceritakan semuanya apa yang terjadi.
Rama juga melaporkan ratusan orang telah mati di portal itu.
Rama juga memberitahu betapa beruntung nya mereka, ketika Zear dan yang lain nya datang.
Rama juga ingin memberikan sepenuhnya keuntungan dari portal itu kepada Zear.
Karena menurut Rama jika tidak ada bantuan dari Zear, mereka semua tidak akan pernah bisa untuk menyelesaikan portal tingkat misterius itu.
Rangker nasional juga menyetujui hal itu.
Para guild yang lain nya juga setuju.
Mereka seperti itu karena mereka tidak ingin mencari masalah dengan Zear, dan di tambah mereka merasa seperti tidak berkontribusi sama sekali dalam, penyelesaian portal misterius tadi.
Kakek Max dan orang penting lain nya mereka benar-benar terkejut dengan semua cerita Rama.
"Mendengar cerita kalian, aku benar-benar jadi merinding ketakutan." Ucap Kakek Max.
"Kita indonesia tidak boleh mencari masalah dengan keluarga besar Zear, kakek Max." ucap Rama.
"Kami setuju dengan Rama." Ucap Ando.
"Jika kita mencari masalah dengan keluarga besar Zear maka indonesia hanya akan tinggal nama saja." Ucap Refan.
"Aku lebih dulu mengerti tentang hal itu dari pada kalian, negara indonesia harus memperlakukan mereka dengan sangat spesial, bahkan presiden kita juga berkata seperti itu" Ucap kakek Max.
"Ya aku rasa Zear, Jane lebih penting dari pada presiden kita." Sahut Teria.
"Kau benar." Ucap yang lain nya.
Orang-orang yang menghina Zear tadi, sekarang mereka sedang di marahi oleh, para rangker nasional pemimpin mereka, kakek Max.
Bahkan mereka akan di keluarkan dari pekerjaan mereka yaitu rangker, atau bisa di sebut hunter.
Mereka semua meminta maaf namun tidak di dengarkan, lagi pula dari awal itu adalah salah mereka.
Mereka telah menghina orang yang salah.
***
Zear, Jane, Leonard, Silvi sudah sampai di rumah Zear.
Dan yang menyambut mereka hanya orang tua Zear.
Mereka sekarang sedang beristirahat di ruang tengah.
"Ayah ibu Mina sedang pergi kesekolah kan?" Tanya Zear.
"Iya seharusnya dia kembali sebentar lagi." Ucap ibunya Zear.
"Sayang lebih baik kita menjemput Mina ke sekolahnya." Ucap Jane.
"Ide bagus kalau begitu ayo pergi, kita mau pergi memakai mobil apa?" Tanya Zear.
"Tentu saja mobil keluarga paling bagus." Ucap Jane.
"Baiklah kita menggunakan mobil yang paling mahal ya."
"Ya kita tidak boleh mempermalukan anak kita." Ucap Jane.
"Iya iya. Ayah ibu kami pergi dulu."
"Yah." Ucap Leonard, Silvi, ayah ibunya Zear.
***
Zear dan Jane pun pergi ke sekolah Jane.
Para orang tua yang lain nya melihat mereka berdua semenjak dari mereka masih berada di mobil.
Para orang tua di sana tau bahwa mobil yang di gunakan Zear dan Jane merupakan mobil yang sangat mahal.
Para orang tua pun bergosip tentang Zear dan Jane.
Ketika bubaran sekolah Zear dan Jane baru keluar dari mobil.
Semua orang terpukau dengan ketampanan Zear dan kecantikan Jane.
Mereka semua seperti mengetahui siapa Zear dan Jane tapi mereka masih bingung.
Walaupun seperti mereka tetap bergosip tentang Zear dan Jane.
Mereka terus di pandangi oleh banyak orang.
Zear dan Jane karena sudah terbiasa mereka tidak terlalu peduli akan hal itu.
Mina yang sedang mengobrol dengan beberapa teman nya itu melihat Zear dan Jane yang sedang menunggu nya.
Mina pun langsung berteriak "Papah mamah."
"Mina sayang." ucap Jane.
Mereka pun berpelukkan.
"Mamah sudah kembali, oh yah Bagaimana sekolah mu sayang?" Tanya Jane.
"Iya mamah Mina sangat senang karena papah dan mamah kembali dengan cepat, Di sekolah Sangat seru mamah, aku belajar banyak dan bermain banyak." Ucap Mina sambil tersenyum bahagia.
"Mina." Ucap teman-teman nya Mina.
"Papah mamah mereka adalah teman-teman ku." Ucap Mina sambil memperkenal kan mereka kepada Zear dan Jane.
"Senang bertemu dengan kalian, terima kasih karena sudah menjadi teman baiknya Mina." Ucap Zear sambil tersenyum kepada mereka.
"Om apa om adalah Zear? Sang pemimpin iblis the miracle."
Mendengar itu Zear pun malu.
"Ya um itu bisa dikatakan benar." Ucap Zear.
"WOAHHHHHHHH Ternyata apa yang di katakan Mina benar, ayah ibunya merupakan legenda 8 iblis tak berperasaan."
"Mina tidak berbohong hahahaha aku sudah tau dari awal Mina tidak berbohong hahaha."
"Om Zear, tante Jane kami semua sangat mengidolakan kalian berdua" Ucap mereka teman-teman nya Mina.
Zear Jane pun memberi mereka kode untuk tidak berisik.
Mereka pun langsung memelankan suara mereka.
"Maafkan kami."
"Tidak apa." ucap Jane.
"Om tante apa kami boleh meminta tanda tangan kalian, kami benar-benar sangat mengidolakan kalian."
"Tentu saja, kami akan memberikan nya dengan senang hati" Ucap Zear.
"WOahhhhhhh"
Mereka pun langsung mengeluarkan barang mereka dan meminta Zear, Jane untuk menandatangani barang itu.
"Kan aku sudah bilang pada kalian semua, papah mamah ku adalah seorang hunter terkenal yang bernama Zear dan Jane, kalian sekarang percaya kan pada ku" Ucap Mina.
"KAMI DARI DULU SANGAT PERCAYA PADA MU MINA, MEREKA SAJA YANG BODOH TIDAK MEMPERCAYAI MINA." Ucap teman nya Mina.
"Benar itu benar."
"Mina tidak mungkin berbohong."
"Aku sama sekali tidak bisa membayangkan wajah orang yang menuduh Mina berbohong."
"Hhahaa pastinya mereka semua sekarang terkena mental hahaha"
Mina dan teman-teman nya Mina terlihat sangat senang.
"Mina apa ada orang yang membully Mina di sekolah?" Tanya Jane.
"Sedikit mah, itu semua karena aku berkata, ayah ibu ku adalah Zear dan Jane."
"Mereka terkadang mentertawakan ku karena mereka menyangka ku sebagai anak penghayal." Ucap Mina.
Mina pun menceritakan sedikit kenapa dia di bully, teman nya Mina yang lain juga membenarkan hal itu.
Jane dan Zear yang mendengar hal itu sedikit kesal.
Karena anak kesayangan mereka di hina dan di bully oleh orang lain.