
Lalu ketujuh sahabatnya menanyakan pada Killa tentang masalah kegelisahannya itu.
"Kil.. lo kenapa sih kok dari tadi kayak gelisah gitu?" tanya Riri pada Killa.
Killa yang mendapatkan pertanyaan dari Riri tak langsung menjawab, melainkan menarik semua sahabatnya untuk lebih jauh dari kerumunan dan tempat itu.
"Jadii... sebenernya, semalem tepatnya jam 2 gue gak sengaja kebangun karena denger suara langkah kaki. Entah kenapa saat itu gue pengen banget nengok kearah belakang tenda, saat itupula gue ngeliat sosok yang sama seperti ditempat kita berkumpul tadi." jawab Killa.
Ketujuh sahabatnya yang mendengar itu tampak kaget, karena Killa baru menceritakan pada mereka.
"Kok kamu baru cerita sekarang sih yank...?" tanya Felix.
"Gimana mau cerita, kita aja ada kegiatan tadi dan aku juga lupa sih. Inget juga karena liat sosok itu disana tadi." jawab Killa sambil menujuk tempat mahasiswa dan mahasiswi yang masih berkumpul.
"Yaudah gak apa-apa Kil, mending kita bergabung lagi sama mereka semua." ajak Siska yang disetujui oleh ketujuh sahabatnya.
Saat Killa dkk berada disana kembali, Killa dkk tak melihat ada sosok berkepala hewan itu lagi melainkan sosok yang mengikuti salah satu mahasiswi yang bernama Mita.
Jam menunjukkan pukul 11.30 menjelang siang guru pembimbing pun meminta mahasiswa dan mahasiswi untuk masak makan siang mereka masing-masing. Setelah selesai memasak makan siang, mereka semua pun mulai menyantap makan siang.
Skip
Pukul 21.00 malam, Killa dkk duduk bersantai didepan tenda sambil mengobrol. Tiba-tiba saja, salah satu mahasiswi perempuan berteriak mengejutkan semua orang termasuk Killa dkk. Mau gak mau Killa dkk pun ikut mendekat untuk mencaritahu ada apa gerangan yang terjadi pada salah satu teman kampusnya.
"Aaaahhhh Tolongg....tolonggg... hiks.." teriak mahasiswi bernama Lola sambil menangis.
"Ada apa La...?" tanya salah satu Riri to the point.
"Ri.. tadi gue hikss.. liat ada hantu perempuan serem banget dibelakangnya Mita hiks.." jawab Lola menjelaskan apa yang ia lihat.
Killa dkk pun saling berpandangan saat mendengar penjelasan dari Lola.
"Sosoknya seperti apa yang lo liat La..?" tanya Killa penasaran.
"Lo gak usah takut ya La, ada kita disini. Apalagi kita semua disini kan rame ada guru pembimbing juga disini." kata Jessie menenangkan Lola yang terlihat masih sangat ketakutan.
"Iya lo tenang aja La, kalo ada apa-apa kita semua akan ikut membantu dan menyelesaikan semampu kita." sahut Siska.
Lola yang tadinya masih sangat ketakutan, kini agak sedikit lebih tenang saat Jessie dan Siska menenangkannnya. Lola juga membenarkan perkataan dari Jessi juga Siska.
Setelah Lola tenang, Killa dkk dan yang lainnya pun kembali ketenda masing-masing untuk beristirahat.
Sekitar pukul 01.15 dini hari, Siska terbangun dari tidurnya dan merasa akan ada sesuatu diluar tenda mereka. Siska pun mencoba untuk membangunkan Killa dan yang lainnya.
"Kil.. Jess.. Riri.. banguun.." kata Siska membangunkan.
..."eughh.... ada apaan sih Sis?" tanya Riri yang masih dalam keadaan sangat mengantuk....
"Tau nih si Siska, udah tidur lagi deh Sis ini masih malem..." sahut Jessie.
"Udahh guyss.. mungkin ada sesuatu yang mau Siska sampein ke kita." kata Killa meleraikan walaupun sebenarnya ia juga mengantuk.
"Jadi ada apa Sis?" tanya Jessie.
"Gue ngerasa seseorang dari luar tenda kita, tapi auranya bukan manusia..." jawab Siska.
Killa, Riri dan Jessie yang mendengar itu sontak langaung terbangun sepenuhnya.
"Lo tau sosok apa itu ?" tanya Riri.
"Nggak, gue belum liat. Kita bareng-bareng yok liatnya.." ajak Siska kepada ketiga sahabatnya itu.
"Yaudah ayokk..." kata Killa yang diangguki oleh keduanya.
Killa, Riri, Jessie, dan Siska akhirnya membuka tenda mereka dengan perlahan, saat itu mereka....