
Jam menunjukkan pukul 06.00 WIB Killa dkk, Felicya, Melani, dan Neneknya Melani kini sedang berada didapur membuat sarapan untuk mereka. Setelah semua sarapan jadi, Killa dkk dan yang lainnya duduk diruang tengah dan memulai memakan sarapan mereka masing-masing. Setelah selesai sarapan Killa dkk juga yang lainnya saat ini sedang bersiap-siap membereskan barang mereka dan memasukkannya kedalam bagasi mobil, karena hari ini mereka akan kembali ke Jakarta. Setelah selesai, mereka semua pun berpamitan kepada nenek Melani begitu pula dengan Melani lalu beranjak memasuki mobil. Mobil pertama ada Arga, Felicya dan Yoga. Sedangkan mobil kedua ada Killa dkk, Melani, Laura, dan Zia.
Disepanjang perjalanan Killa dkk hanya diam tak membahas soal tadi malam, mereka malah memilih memainkan ponsel mereka masing-masing agar tak bosan. Sampai akhirnya Jessica memecah keheningan..
"Guys..."panggil Jessica.
"Kenapa Jess?"tanya Killa dkk, kecuali Jessica.
"2 hari lagi kita ngampus kan ya... semoga gak ada hal-hal yang membuat nguras tenaga kita lagi. Lelahh hayatii..."ucap Jessica memelas.
Killa dan yang lainnya mendengar perkataan Jessica sontak tertawa, karena mereka semua tau jika Jessica tak pernah mengeluh akan hal apapun akan tetapi mereka semua juga membenarkan perkataan Jessica. Sebenarnya mereka semua juga sangat lelah, tenaga mereka terkuras jika sudah berhadapan dengan sosok-sosok yang masih berkeliaran karena urusan didunia belum terselesaikan.
"Iya sama Jess... kita semua juga lelah banget."sahut Riri.
"Iyaa, gue juga berharap saat kita ngampus gak ada permasalahan yang serius."ucap Siska.
"Berdoa saja semoga tak ada ada, jadi kita bisa beristirahat sejenak."kata Daniel yang diangguki oleh mereka semua.
Hari menjelang siang dan sebentar lagi akan masuk jam makan siang, Killa dkk dan yang lainnya mencari tempat peristirahatan sekaligus makan siang.
"Huaa pegel dah pinggang gue.."kata Raka saat keluar dari mobil.
"Kayak kita enggak pegel aja.."sahut Alex sewot.
Alex dan Raka menuruti perkataan Arga dan mereka mulai memasuki restoran yang sedikit ramai oleh pengunjung. Mereka semua pun memilih tempat dan memesan makanan yang mereka inginkan, tak menunggu lama pesanan mereka pun datang. Mereka menyantap makan siang dengan hening hanya ada dentingan sendok dan garpu terdengar. Usai makan siang mereka beristirahat sejenak, lalu beranjak menuju mobil dan melanjutkan perjalanan panjang mereka.
Setelah perjalanan panjang yang memakan waktu sangat lama, akhirnya Killa dkk dan yang lainnya sampai dimansion.
"Akhirnyaa... sampai juga."teriak Riri dan Siska bersama.
"He'em... pinggang gue sakit anjir."sahut Killa sambil merentangkan tangannya.
"Remuk semua badan gue rasanya... kapok deh gue kedesa lo lagi Mel."ucap Daniel yang disambut senyuman oleh Melani.
"Sorry ya teman-teman gue udah ngerepotin, apa lagi kalian nyelesaikan masalah jasad ayah dan anak didesaku."kata Melani menjadi tak enak dengan Killa dkk.
"Apaan sih Mel.. gak apa-apa santai aja, udah seharusnya kan kita saling tolong menolong selagi kita mampu."ucap Killa bijak agar Melani tak merasa bersalah.
"Iya Kill.. sekali lagi terima kasih banyak ya, gue juga pamit ya langsung pulang aja."kata Melani dan berpamitan dengan Killa dkk juga lainnya.
Setelah kepulangan Melani, Killa dkk juga lainnya memasuki mansion dengan membawa barang bawaan mereka masing-masing. Saat mereka sampai diruang tengah, mereka semua langsung merebahkan tubuh mereka. Killa dkk juga lainnya sedang enak-enaknya rebahan malah dikejutkan dengan suara teriakan dari bibi yang berasal dari dapur..
"Aghhhhhh...."teriak bibi.