
Dikediaman keluarga Kiki....
Seperti yang dikatan oleh Mayang, keluarga besar dari Kiki pun berkumpul dan menunggu kedatangan Killa juga sahabatnya sambil memikirkan apa yang akan mereka ceritakan tentang almh anaknya. Tak lama kemudian Killa dkk pun sampai dikediamannya keluarga Kiki.
"Assalammualaikum..."salam Killa dkk bersamaan.
"Walaikumsalam..."jawab semua keluarga almh Kiki.
"Ayoo masuk nak..."ajak seorang wanita paruh baya.
"Iya bu..."jawab Killa dkk kompak sambil tersenyum kepada ibu paruh baya.
KIlla dkk pun memasuki kediaman keluarga dari almh Kiki, di sana sudah ada keluarga besar dari almh Kiki. Sosok Kiki yang melihat keluarganya berkumpul di ruang tamu tersenyum sedih yang hanya bisa di lihat oleh Killa juga teman-temannya saja.
Sedangkan ibu paruh baya yang mengajak mereka untuk masuk tadi pergi masuk ke dalam, tak lama ia kembali dengan membawa hidangan teh hangat juga sedikit cemilan.
"Maaf jadi merepotkan."kata Killa merasa tak enak.
"Tak apa nak... kata Mayang kalian ingin menyampaikan pesan dari almh anak saya Kiki... apa kalian mengenalnya? dan pesan apa itu nak?"tanya beruntun Ibu almh Kiki yang bernama Bu Ana.
"Ehmm... sebenarnya kita tidak mengenal almh Kak Kiki bu. Hanya saja kita semua memiliki kemampuan melhat dunia lain, termasuk kita yang tak sengaja bertemu dengan almh Kak Kiki yang pada saat itu berada di parkiran mall di lantai 10. Dan akan lebih baik jika almh Kak Kki saja yang menyampaikan langsung pesannya."Jelas Killa peda keluarga besar almh Kiki yang ikut mendengarkan penjelasannya.
"Kami tidak bisa percaya dengan hal-hal seperti itu, almh Kiki pasti sudah tenang di alamnya."kata Ayah Kiki yang bernama Jaka.
"Ibu, bapak, om, tante, juga kakak-kakak yang berada di sini kalo gak percaya hal seperti tidak apa-apa, kita di sini hanya membantu almh Kak Kiki saja yang ingin menemui kalian semua."sahut Alex.
"Bu... saya hanya ingin memberitahu jika alm Kak Kiki saat ini berada di tengah-tengah kalian, dia sangat sedih."kata Siska memberithu.
"Almh Kak Kiki hanya ingin bertemu juga menyampaikan sesuatu pada kalian."jelas Jessie.
Mendengar penjelasan Killa dan juga teman-temannya, Ibu Ana mulai terisak karena rindu dengan anak satu-satunya. Samapi akhirnya ibu Ana berkata...
"Apakah kalian bisa mempertemukan saya dengan Kiki nak?"tanya Ibu Ana.
"Tentu bisa bu... saya Killa yang akan menghubungkan kalian jika ibu berkenan."jawab Killa.
"Kalo sekarang apa bisa kita melakukannya?"tanya Ibu Ana lagi.
"*Bisa bu.. kalo ibu sudah siap mari kita lakukan..."jawab Killa yang di angguki oleh Ibu Ana.
"Maaf bu... apa bisa pegang tangan Killa agar bisa terhubung dengan almh Kak Kiki*."pinta Killa.
"Tentu nak..."jawab Ibu Ana.
Seperti sebelumnya, Killa mulai berkonsentrasi agar bisa menghubugkan sosok Kiki dengan ibunya. Selang lima menit kemudian ibu Ana menangis dan memanggil nama almh anaknya...
"Kiki.... anak ibu..."panggil ibu Ana dengan berurai air mata saat ia telah melihat keberadaannya.
Mendengar Ibu Ana yang memanggil anaknya, sontak membuat keluarga besar yang lainnya juga ayah dari alm Kiki menoleh kearah mereka...
"Ada apa bu.... apa kamu melihatnya?"tanya Ayah Kiki yang penasaran.
"Nak Killa... apa boleh saya melihatnya juga?"tanya Ayah Kiki.
"Om bole pegang tangan Killa yang di pegang oleh Ibu juga agar bisa meliatnya..."kata Killa menyetujui yang langsung di pegang oleh Ayah Kiki.
"Tapi Kil... nanti lo bisa ping-...."kata Daniel yang terpotong dan langsung di jawab Killa.
"Udah.... gak apa-apa Niel."jawab Killa meyakinkan semua sahabatnya.
"Maaf bu, om.. kita lanjutin lagi ya...."kata Killa yang di angguki oleh ibu dan ayah Kiki.
Killa pun kembali berkonstrasi untuk menghubungkan oraang tuanya Kiki dengan anaknya. Tak menunggu lama, orang tuanya Kiki sudah kembali terhubung.
"Kiki... ini beneran kamu nak..."kata ibu dan ayahnya Kiki bersamaan.
"Haii ayah ibu... iya ini Kiki anak kalian yang telah tiada."jawab Kiki.
"Kiki... kenapa kamu bisa berpikir untuk terjun dari lantai 10 parkiran mobil di mall nak?"tanya Ibu Ana.
"Ibu, ayah... waktu itu Kiki sangat sedih dan terpuruk saat Kiki tahu kalau Mas Rafa mengkhianati Kiki di cafe yang saat itu Kiki dan Mayang sedang makan di sana. Lalu KIki meminta Mayang untuk mengantarkan Kiki ke taman yang tak jauh dar mall. Saat sampai di taman dan Mayang telah pergi meninggalkan Kiki di sana, Kiki beranjak menuju mall dan berjalan ke arah parkiran mobil yang berada di lantai 10. Tanpa pikir panjang Kiki langsung saja terjun, saat itu juga banyak orang yang menolong Kiki dan membawa KIki ke rs terdekat sampai akhirnya Kiki tiada."cerita Kiki pada orang tuanya.
Ayah dan ibunya Kiki yang mendengar cerita anaknya itu pun menangis terisak ikut merasakan sakit yang di alami anaknya.
"Nak... maafkan ibu dan ayah yang saat itu tidak berada di sisimu saat kamu mengalami itu semua."kata Ayah KIki sambil menangis.
"Tak apa ayah ibu.... Ibu, ayah Kiki mau bilang terima kasih telah memberikan kasih sayang yang berlimpah untuk Kiki selama Kiki hidup. Maafkan Kiki yang belum bisa membahagiakan kalian di dunia dan maafkan semua kesalahan Kiki ya bu, ayah.... jaga diri kalian baik-baik karena Kiki gak bisa lagi menjaga atau merawat kalian lagi hiks.... hikss.... hikss... anggaplah Mayang sahabat Kiki seperti anak kalian juga. Bu, ayah sampaikan kepada keluarga besar kita, kalau Kiki sangat menyayangi mereka dan juga Kiki lebih menyayangi ibu dan ayah. Waktu Kiki di dunia telah selesai, Kiki akan pergi menuju alam selanjutnya. Sampai jumpa Ibu ayah... Kita akan menunggu kalian di surga..."pamit Kiki sambil tersenyum kepada orang tuanya.
Pada saat itu juga, muncul lah cahaya yang sangat menyilaukan mereka semua. Kiki juga berpamitan dengan Killa dkk.
"Killa dan kalian semua, terima kasih atas bantuan kalian. terima kasih sudah menjadi temanku selama aku masih bergentayangan di dunia. Aku harap kalian tetap baik-baik saja seperti ini, aku pamit ya Killa dkk waktu sudah habis. Sampai jumpa."pamit Kiki.
Kiki pun tersedot ke dalam cahaya itu dan menghilang bersamaan dengan cahaya yang membawanya pergi ke alam selanjutnya. Orang tuanya Kiki pun melepaskan pegangan pada Killa yang sempat menghubungkan mereka sebelum Kiki benar-benar pergi. Setelah melepaskan tangannya Killa pun pingsan karena tenaganya telah terkuras habis.
"Nak Killa... bangun nak."kata Ayah.
"Sebaiknya kalian menunggu nak Killa sadar dahulu baru kalian pulang... dan terima kasih."saran Ibu Ana.
"Baik bu..."jawab teman-teman Killa.
Selagi menunggu Killa tersadar dari pingsannya, Ayah almh KIki menceritakan apa yang ia obrolkan saat terhubung. Seluruh keluarga besar almh Kiki pun menangis berjamaah :D
Tak lama Killa pun sadar, lalu mereka berpamitan untuk kembali. Saat mereka di perjalanan hari sudah mulai petang, lalu terdengarlah suara nada dering telepon Killa yang ternyata kakaknya menelponnya.
"Kil lo di mana?"tanya Kak Arga khawatir.
"Lagi di jalan kak mau pulang, misinya baru kelar ini."jawab Killa.
"Yaudah... kalian hati-hati bawa mobilnya jangan ngebut bahaya."kata Kak Arga.
Skip mansion....