The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Teror Di Mansion Killa Part 3



Mereka yang melihat itu sangat terkejut, Daniel yang melihat salah satu penampakan pun langsung mendekatinya dan mengajaknya mengobrol.


"Ehh tante Kunti.... lo tuh ya kalo nongol bilang-bilang napa? Bisa-bisa jantungan gue gegara lo tante Kunti..."Kata Daniel memarahi tante Kunti yang nongol di depan mereka.


"Hihihihihihihi...."tawa tante Kunti dan menghilang begitu saja.


Killa, Arga dan teman-teman lain yang meliat itu hanya bisa menepuk jidat dengan kelakuan Daniel, mereka tak habis pikir Daniel bisa memarahi tante Kunti yang memang muncul tiba-tiba di depan mereka.


"Woii Daniel... bisa-bisanya ya lo protes sama tante Kunti."protes Kak Arga.


"Tau tuh kak... kenapa lo gak sekalian tanya sama tante Kunti dia di suruh sama siapa buat neror kita."kata Alex asal.


"Nahh... bener tuh yang di bilang Alex, ya walaupun omongannya ngasal tapi kan ada benarnya juga."sahut Jessie yang setujui oleh mereka semua.


"Ehh Niel.... kalo tuh Kunti atau sosok apa aja lo tanyain dah sama mereka, biar kita bisa nayri tahu lebih lanjut pelakunya."kata Felix.


"Iya Niel.. lo kan pawangnya mreka."kata Siska yang di sambut tawa oleh yang lainnya.


"Hahahahaha hebat lo Niel jadi pawangnya mereka...."ejek Raka.


"Enak aja lo semua ngatain gue pawang setan...."kata Daniel merajuk yang membuat mereka semua kembali tertawa.


Setelah percakapan itu selesai, mereka kembali pada kegiatan mereka masing-masing begitu pula dengan Arga yang sedang mengecek laporan yang di berikan oleh sekretrisnya lewat E-mail. Mereka semakin tenggelam dalam kesibukan masing-masing, seperti saat ini Killa yang sibuk membuat aksesoris gelang yang di bantu oleh Siska. Sedangkan Jessie dan Riri sibuk menonton tv suara hati istri. Lalu keempat lelaki itu sedang bermain game kembali seperti tadi siang.


Tiba-tiba saja kegiatan mereka terhenti, di karenakan suara bel mansion yang berbunyi padahal jam sudah menunjukkan pukul 21.45 malam. Killa yang saat itu mendengar bel langsung saja beranjak menuju pintu depan untuk melihat siapa yang bertamu malam-malam seperti ini.


Saat itu Killa di temani oleh Felix, karena Felix merasa penasaran siapa yang datang malam-malam begini. Killa dan Felix pun sampai di depan pintu utama, Killa langsung saja membuka pintu dak tidak meneukan siapa-siapa mmala ia melihat ada kotak kardus yang sama seperti tadi siang yang diberikan oleh bibi padanya. Killa dan Felix pun terdiam dan saling pandang seolah mereka sedan ngobrol lewat telepati. Killa dan Felix pun saling mengangguk seolah Felix mengerti arti dari pandangan yang di berikan oleh Killa padanya.


Killa dan Felix pun masuk kembali sambil membawa kotak kardus yang sudah ia ambil sebelumnya di depan pintu mansionnya.


"Kil... itu apaan yang lo bawa?"tanya Raka.


"Gue juga gak tau Rak ini apaan.... kita buka sama-sama aja gimana?"tanya Killa pada mereka semua.


"Yaudah.... yok Kil di buka kotaknya."kata Kak Arga pada adiknya.


Killa pun menuruti perintah kakaknya yang menyurihnya membuka kotak itu. Saat Killa sudah berhasil membuka kotak kardus itu, mereka sangat terkejut melihat isinya. Mereka melihat isi yang sama saat merka makan siang tadi, yaitu boneka yang terpisah masih dengan darah yang sama juga.



"Ini kerjaan siapa sih sebenernya?"tanya Killa.


"Guys.. kayaknya kita harus cepet deh nyari tahu tentang ini semua, kalo nggak kita semua terus di teror sama ini orang."saran Alex.


"Iya gue setuju sama sarannya Alex."kata Riri.


Di saat mereka sedang membahas soal pelakunya, mereka kembali di kejutkan oleh suara geraman dari om genderuwo (*Om genderuwonya meresahkan ya bund... 🤭).


"Grrrrrhhhh.... grhhhhhhhh.... grrrhhh*...."suara geraman om genderuwo.


"Anjirr... bikin kaget aja sih tuh om genderuwo..."protes Siska.


Tak lama Siska berbicara seperti itu om genderuwo menampakan dirinya. Makhluk itu tinggi besar juga ada taring, berbeda dengan om genderuwo yang di lihat mereka kemarin.



"Lahh om genderuwonya beda lagi guys... kirain sama dengan yang kita liat kemarin."


"Berarti ada dua genderuwo dong di mansion ini?"tanya Arga merinding.


"Iya kayaknya sih gitu kak..."jawab Felix.


"Udah dua hari kita di teror sama sosok ini, entah apalagi besok yang muncul dan terjadi."pasrah Killa.


"Ayolah Kil... lo gak boleh nyerah, kita akan cari siapa pelakunya."kata Alex menyemangati.


"Okey.... guys kita harus selidiki ini besok gimana?"tanya Killa.


"Okey Kil..."jawab mereka semua.


"Untuk Kak Arga tetep ke kantor, tetapi kakak akan di temani oleh Raka juga Daniel di sana agar mereka selidiki di area kantor. Dan kalain semua ikut gue nyari informasi dari sosok yang selalu neror kita."usul Killa yang langsung di setujui oleh mereka semua.


"Tapi Kil.. kapan kita akan mulai?"tanya Jessie.


"Besok kita mulainya..."jawab Killa


Akhirnya mereka meutuskan untuk menyelidiki siapa pelakunya besok paginya. Mereka semua pun mulai menuju kamar masing-masing untuk tidur, tanpa sepengetahuan mereka ada sosok sundel bolong yang menampakkan dirinya tetapi malah ia tak di liat Killa dkk juga Arga (Kesian banget lu tante sundel bolong).



Skip paginya....