
Pagi harinya seperti biasa mereka melakukan aktifitas masing-masing. Setelah sarapan Arga berangkat ke kantor begitu pula dengan Killa dkk berangkat kuliah, Sedangkan Laura ia di mansion di jaga para pelayan.
Sesampainya di kampus, Killa dkk memasuki ruang kelas dan mengobrol sebentar. Sampai akhirnya Killa melihat ada arwah perempuan yang sedang mondar-mandir di depan kelasnya. Killa pun memberitahu kepada semua sahabatnya apa yang ia lihat barusan.
Mereka semua menatap arwah perempuan itu, tiba-tiba saja Alex memecah keheningan saat masih menatap arwah itu.
"Guysss.... kok arwah itu kayak gak asing ya."kata Alex.
"Iya bener... tapi siapa ya?"tanya Jessie.
"Gue juga ngerasain gak asing kayak kalian."kata Killa.
"Iya, kalo gak salah sih dia itu salah satu temen sekelas kita di kampus ini, tapi gue lupa namanya siapa."sahut Daniel.
Tak lama kemudian dosen pun memasuki kelas mereka, dan memulai pelajaran tak lupa menerangkannnya.
Skip...
Killa dkk saat ini sedang berada di kantin kampus, mereka juga mendengar teman-teman yang lain membicarakan seorang mahasiswi yang bernama Lisa (bukan Lisa Blackpink ya ðŸ¤). Menurut gosip yang beredar, Lisa dua hari yang lalu meminta izin kepada orang tuanya untuk menginap di rumah temannya yang berbeda jurusan dan akan kembali ke rumah di hari Minggu sorenya. Orang tuanya berpikir mungkin Lisa tidak pulang sore tetapi akan pulang pada malam harinya. Tetapi saat orang tuanya menunggu sampai larut malam Lisa tak kunjung kembali ke rumahnya.
"Guysss... mungkin gak sih arwah perempuan yang kita liat pagi tadi itu Lisa?"tanya Raka.
"Masa iya sih Rak itu dia... kan gak mungkin."jawab Alex.
"*Entah*lah guys..."sahut Riri.
"Kil... gimana menurut lo?"tanya Felix.
"Hmm.... gue ngerasain hal yang sama kayak Raka Lix, entah kenapa perasaan gue dan gue yakin banget kalo arwah perempuan itu adalah Lisa."jawab Killa.
"Terus... apa mungkin dia udah gak adaagi di dunia ini?"tanya Jessie.
"Kayaknya kita harus cari tahu kebenarannya."jawab Siska.
"Iya benar yang di katakan Siska, kita harus cari tahu semuanya."sahut Killa membenarkan.
"Caranya?"tanya mereka bersama pada Killa.
"Kita ajak komunikasi si arwah perempuan itu lah."jawab Killa.
Setelah makan di kantin selesai mereka pun memutuskan untuk ke kelas mencari sosok arwah perempuan tadi pagi. Killa dkk pun menemukan sosok arwah perempuan itu sedang duduk di bangku depan kelas mereka. Killa dkk pun mendekatinya, dan mengajaknya berkomunikasi.
"Lisa.. apa benar kamu Lisa?"tanya Jessie.
Arwah perempuan itu pun mendongak ke arah Killa juga teman-temannya itu.
"Iya saya Lisa..."jawab sosok Lisa dengan tatapan sendu.
"Apa yang terjadi padamu Lisa?"tanya Killa.
"Tolong aku Kil... hanya kalian lah yang bisa melihat keberadaanku."jawab sosok Lisa.
"Baiklah.. kamu ikut kita saja ke mansion agar kita bisa mendengar cerita kamu dengan detail."kata Alex memberi saran.
Karena Killa dkk saat itu cuma ada satu kelas saja, mereka pun memutuskan untuk kembali ke mansion dan tak lupa sosok Lisa yang mengikuti mereka.
Skip...
Sesampainya di mansion, mereka langsung menuju ruang tamu hanya sekedar duduk sebentar dan melepas penat. Tak lama kemudian muncul lah Laura menuju Killa dkk sambil berlari saat melihat kakak-kakaknya itu sudah kembali dan memeluknya manja.
"Kak Killa ayo kita main..."ajak Laura.
"Iya nanti ya.. kakak mau ganti baju sama nyelesain sesuatu dulu ya."kata Killa.
"Okey kak..."sahut Laura.
Laura pun kembali menuju kamarnya yang berada di lantai dua, sepeninggal Laura Killa dkk pun langsung saja menanyakan kepada sosok Lisa tentang apa yang ia alami sampai akhirnya ia bergentayangan seperti ini.
"Lis.. sekarang lo boleh cerita ke kita gak? Supaya kita bisa bantu lo juga."tanya Killa.
"Baiklah.. Jadi dua hari yang lalu gue meminta izin sama orang tua gue buat nginep di rumah temen gue yang beda jurusan. Dan gue bilang kalo gue pulang hari Minggu sorenya."cerita sosok Lisa.
"Lalu apa yang terjadi Lis..?"tanya Jessie penasaran.
"Hari Minggu sore itu gue..."kata sosok Lisa.