The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Rumor Kuyang Part 2



"Jadi gitu ya bentuk penampakan kuyang?"tanya Felicya saat sudah berada di mansion.


"Iya kak...."jawab Killa.


Setelah mendapat jawaban dari Killa, tak ada lagi pertanyaan yang muncul. Tetapi tidak dengan Killa, ia merasa seperti pernah melihatnya walaupun ia hanya mengenali dari gaya rambutnya saja.


Killa pun mendekati semua sahabat, Arga, Felicya, dan Laura yang sedang duduk diruangan tengah. Saat Killa sudah diruang tengah pun masih saja memikirkan kuyang itu. Sampai akhirnya ketujuh sahabatnya pun menyadari, jika Killa masih memikirkan kuyang yang mereka lihat sebelumnya.


"Kil..."panggil Felix.


"Iya kenapa...?"tanya Killa kaget.


"Lo masih mikirin itu kuyang ya?"tanya Riri berbisik.


"Iya Ri..."jawab Killa.


"Ehh btw nih kalian tadi siang liat perempuan yang pake syal gak dilehernya gak sih waktu kita udah mau sampe dimansion?"tanya Killa sambil berbisik juga.


Ketujuh sahabatnya hanya mengangguk menanggapi pertanyaan Killa.


"Iya Kil kita semua liat kok.... memangnya kenapa?"tanya Daniel.


"Gue cuma ngerasa ada yang aneh sama perempuan itu."jawab Killa.


"Aneh gimana Kil...?"tanya Raka penasaran.


"Gini dehh.. ini kan cuaca kita panas banget ya masa iya ada yang pake syal panas-panas gini, kecuali dia lagi sakit sih mungkin aja. Tapii...."jawab Killa sedikit ragu untuk melanjutkan kata-katanya.


"Tapi apa Kil?"tanya Felix.


"Tapi kalo dia sakit kok wajahnya gak keliatan pucet atau apa gitu...."jawab Killa lagi.


"Atau jangan-jangan perempuan itu ada hubungannya sama kemunculannya kuyang disini ya?"tanya Jessie.


"Mungkin iya mungkin juga enggak..."jawab Alex.


"Yaudah gini aja deh... malem ini kita pada begadang aja buat mastiin lagi."saran Siska


"Okeoke..."jawab mereka bersama masih dengan berbisik.


Killa dkk pun melanjutkan menonton acara komedi di tv. Diruang tengah hanya tersisa Killa dkk, Arga, Felicya, juga Laura. Sedangkan Lia dan Zia pamit untuk tidur duluan.


Laura yang sebenarnya telah merasakan kantuk sejak tadi, merasa takut untuk naik keatas menuju kekamarnya sendirian. Killa yang melihat Laura yang sudah mengantuk mengajaknya naik keatas untuk kekamarnya.


"Iya kak..."jawab Laura.


"Kil... gue ikut ya, gue mau coba liat kuyang itu dari kamarnya Laura. Kalo dari sini gak jelas, soalnya tadi gue liat ada kuyang yang terbang."kata Felix.


Killa yang mendengar permintaan Felix pun hanya menganggukkan kepala saja, sedangkan Laura yang mendengar penjelasan Felix pun kembali ketakutan. Killa yang sangat paham pun akhirnya menggendongnya untuk keatas dengan diikuti oleh Felix dibelakang keduanya.


Sesampainya diatas tepatnya dikamar Laura, Felix mengintip melalui jendela. Ia melihat kuyang itu terbang sedang mencari mangsa untuk dijadikan makanannya.



Saat itu juga kuyang itu menyadari ada seseorang yang mengintipnya dibalik jendela atas. Felix yang melihat kuyang itu menoleh kearahnya pun bisa melihat wajah dari kuyang itu. Felix juga terkejut saat melihat wajah kuyang itu, ternyata yang menjadi kuyang itu adalah wanita yang tak sengaja bertemu dengan mereka saat pulang dari kampus.


Dengan cepat Felix menutup gorden kamar Laura dan mengalihkan pandangan pada Killa yang mencoba untuk menidurkan Laura. Killa yang melihat gerak-gerik Felix yang menegang pun ingin bertanya tetapi diurungkannya saat Felix memanggilnya.


"Killa..."panggil Felix.


"Ada apa Lix?"tanya Killa pada Felix.


"Itu... gue liat kuyang itu Kil, ternyata..."jawab Felix ragu untuk melanjutkan perkataannya.


"Ternyata apaan sih Lix?"tanya Killa yang mulai merasa penasaran.


"Nanti dibawah aja kita obrolin... sekarang lo ajak Laura kebawah aja Kil, gue takut nanti itu kuyang gangguin Laura. Apalagi kan Laura belum tidur juga sedari tadi..."jawab Felix yang diangguki eleh Killa.


Akhirnya, mereka bertiga pun kembali turun kebawah menuju ruang tengah. Saat mereka sampai diruang tengah, ternyata mereka semua masih berada disana. Arga yang melihat Laura ikut turun kembali pun bingung dan bertanya pada adiknya, Killa.


"Kil.. kenapa diajak turun lagi si Laura?"tanya Arga.


"Tadi sewaktu dikamarnya Laura, Felix ngeliat kuyang itu sedang mencari mangsanya. Dan kuyang menyadari jika diperhatikan oleh Felix, jadi Felix khawatir kak kalo kuyang itu akan gangguin Laura. Kebetulan juga Laura masih belum tertidur."jawab Killa sekaligus menjelaskan alasan kenapa ia dan Felix membawa Laura turun.


"Ohh gitu... yaudah dehh."sahut Arga lagi.


"Ehh Lix... katanya lo ngomong sesuatu tentang kuyang itu?"tanya Killa.


"Ehh iya gue sampe lupa... jadi gini guys, kak Arga, dan kak Feli tadi Felix sempet liat wajah kuyang itu."jawab Felix membuat semua orang disana terkejut.


"Seperti apa wajahnya Lix?"tanya Killa lagi.


"Wajahnya seperti..."jawab Felix menggantung perkataannya.