The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Sosok Perempuan Bergaun Pengantin



"Kil... kita ke pantai yokk." ajak Jessie pada Killa yang sedang asik memainkan ponselnyq sambil berbaring.


"Ntar sore ajalah Jess, panas banget kalo sekarang. Lagian juga gue mager mau jalan kepantai sekarang hehehe..." sahut Killa sambil nyengir.


"Bisa mageran juga lo Kil..." kata Jessie sambil ikut berbaring disebalah Killa.


"Ya bisalah Jess..." sahut Killa lagi.


"Tapi bener ya Kill nanti sore kita ke pantai?" tanya Jessie lagi.


"Iya bawel... sekalian ajakin anak-anak yang lain juga." jawab Killa meyakinkan Jessie.


"Oke deh..." sahut Jessie.


Skip


Sore harinya....


Seperti yang Killa katakan mereka akan pergi bermain kepantai didekat hotel tempat mereka menginap, Killa dan Jessie tak lupa mengajak kelima sahabatnya. Saat Killa dkk sedang berjalan menuju lift tak sengaja bertemu dengan Arga, Felicya, Laura, Yoga, Zia, Lia, keluarga angkatnya yang akan menuju lift juga.


"Kalian semua pada mau kemana?" tanya Arga yang melihat adik-adiknya.


"Kita mau main kepantai kak.." jawab Felix.


Ting... suara lift terbuka, Killa dkk dan juga yang lainnya pun masuk kedalam lift. Didalam lift Killa kembali membuka obrolan yang sempat terhenti...


"Bolehkan kak kita kepantai...?" tanya Killa pada Arga.


"Boleh.. tapi kalian pulangnya jangan kesorean." jawab Arga.


"Yank... aku juga mau ikut kepantai dong." kata Felicya kekasih Arga.


"Lau juga mau kak..." sahut Laura.


"Kita juga mau ikutan.." kata Yoga dan Zia kompak.


"Yaudah... mending kita bareng aja kepantainya." saran Arga.


"Oke deh.. yok." ajak Daniel yang diberi jawaban dengan anggukan kepala oleh mereka semua.


Saat lift yang mengantarkan mereka semua kelantai dasar pun terbuka, Killa dkk juga yang lainnya pun bergegas keluar dan berjalan menuju arah pantai yang letaknya tak terlalu jauh.


Sesampainya dipantai... Killa dkk berselfie bersama begitupula dengan yang lainnya. Setelah selesai dengan acara berfoto, Killa dkk pun berlarian menuju bibir pantai untuk bermain air. Laura, Zia, dan Yoga yang memang ingin bermain air dipantai pun berlarian menyusul Killa dkk berada begitupula dengan Arga dan Felicya. Sedangkan Mama Ana, Papa Chandra, dan Kak Bimo hanya duduk bersantai sambil mengawasi anak-anaknya bermain air.


Saat Killa dkk sedang asik bermain air dipantai, tiba-tiba saja Killa terdiam saat melihat kearah kirinya. Killa terpaku melihat sosok perempuan bergaun pengantin yang duduk dibatu pantai, wajah sosok itu dan gaunnya sama persis seperti yang ada dimimpinya kemarin. Sosok perempuan bergaun pengantin itupun menyadari ada seseorang yang melihat keberadaannya, ia pun menoleh dan tersenyum misterius pada Killa. Saat Killa melihat sosok itu tersenyum, ia pun merasa senyuman sosok itu sangatlah misterius. Tak lama sosok itu tersenyum misterius kepada Killa, ia pun perlahan menghilang dari pandangan Killa.



"Guys... tadi dipantai gue liat sosok perempuan bergaun pengantin persis dimimpi gue." kata Killa memberitahu ketujuh sahabatnya.


"Dimana?" tanya Raka penasaran.


"Sosok itu sedang duduk dibatu pantai..." jawab Killa.


"Kita juga liat sosok itu Kil..." sahut ketujuh sahabatnya.


"Menurut kalian, kenapa sosok itu selalu muncul didepan kita?" tanya Daniel.


"Entahlah Niel, kalo menurut gue sih sosok itu masih ada urusan didunia makanya dia masih bergentayangan." jawab Jessie yang disetujui oleh keenam sahabatnya.


"Iya gue sependapat sama Jessie.." sahut Siska.


"Tapi... kok gue ngerasa ada sesuatu yang mengganjal pada sosok perempuan itu ya..." kata Killa merasa janggal.


"Janggal gimana maksud lo Kil...?" tanya Riri.


"Entahlah Ri... gue juga belum tahu." jawab Killa sambil mengedikkan bahunya.


Keenam sahabatnya pun terdiam tak ada percakapan lagi setelah Killa mengatakan ada yang janggal sama sosok perempuan bergaun pengantin itu, keenam sahabatnya sudah paham dengan apa yang Killa rasakan pasti benar dan selalu tepat seperti sebelumnya.


Menjelang magrib, Killa dkk memutuskan kembali kekamar masing-masing untuk bersiap-siap melaksanakan sholat magrib..


Setelah selesai sholat magrib mereka semua memutuskan untuk makan malam diluar sambil berjalan-jalan menikmati kota Bandung dimalam hari. Saat mereka semua sedang berjalan menuju cafe, Arga samar-samar melihat sosok perempuan bergaun pengantin. Arga yang tak yakin pun hanya terdiam dengan apa yang ia lihat. Sampai akhirnya, mereka semua tiba dicafe dan langsung memesan makanan.


Saat sedang menunggu makanan datang, Killa membuka obrolan...


"Kak Arga..." panggil Killa.


"Ada apa Kil..?" tanya Arga pada Killa.


"Sewaktu kita menuju kecafe ini, kakak liat dia juga ya?" tanya Killa.


"Dia siapa?" tanya Arga balik.


"Dia itu sosok yang dimimpi Killa..." jawab Killa.


"...." Arga terdiam sambil mengingat kembali apa yang ia lihat saat menuju cafe.


Sampai akhirnya....