
Pagi harinya mereka pun sarapan bersama seperti biasanya. Disaat mereka sarapan tak ada yang membuka obrolan sama sekali. Setelah sarapan selesai, mereka sepakat tidak kekampus atau ke perusahaan dan memutuskan untuk tidur walau hanya sebentar.
Pukul 11.30 siang, saat itu Killa terbangun dari tidur lelapnya. Killa merasa seperti ada sosok yang berada didalam kamar dan sedang mengswasinya. Killa pun melangkah menuju kamar mandi yang berada dikamarya untuk membasuh wajahnya. Setelah itu Killa pun keluar kamar dan berjalan menuju tangga dan menuruninya. Ternyata diruang tengah sudah ada Lia dan Zia yang ada disana. Lia dan Zia pun melihat keberadaan Killa pun tersenyum. Killa pun berjalan menghampiri Lia dan Zia.
"Mbak udah lama bangunnya...?"tanya Killa pada Lia
"Gak sih Kil... baru 5 menit yang lalu mbak sama Zia bangunnya."jawab Lia.
"Mereka belum ada yang bangun ya mbak....?"tanya Killa yang dijawab anggukan dari Lia.
Tak lama Lia mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan yang Killa berikan, Yoga pun muncul dan duduk disamping Killa dan bersadar padanya. KIlla pun hanya diam dan cuma mengelus rambut Yoga. Selang beberapa menit Laura pun turun krbaawah menuju tempat duduk Killa dan duduk bersandar dipangkuannya, Killa hanya pasrah dengan tingkah kedua adik angkatnya itu. Lalu satu persatu dari mereka pun mulai bangun, dan ikut bergabung dengan yang sudah lebih dulu berada diruang tengah. Arga yang saat itu melihat jam sudah menunjukkan pukul 12.05 siang, langsung saja mengajak mereka semua untuk makan siang. Setelah makan siang, mereka memutuskan untuk bersantai diteras depan mansion, sekalian untuk mencari suasana baru. Saat berada diteras, Killa dkk pun mengajak mereka mengobrol dan bercanda untuk menghilangkan rasa takut yang ditimbulkan oleh sosok-sosok kiriman yang semalam mereka lihat.
Sampai pukul 14.00 siang, Killa dkk juga yang lain memutuskan untuk masuk kedalam mansion dan melanjutkan obrolan ditempat biasa mereka nongkrong. Sambil mengbrol, mereka menyalakan televisi mencari chanel komedi agar tak begitu merasakan tegang juga terlalu serius. Saat jam menunjukkan pukul 16.15 sore mereka mulai diteror kembali tetapi tak seintens seperti semalam yang tiada hentinya. Mereka hanya diganggu oleh suara-suara yang pasti membuat Arga, Lia, Zia, Yoga, dan Laura merinding juga takut. Tetapi tidak dengan Killa dkk, mereka menganggap itu hanyalah angin lalu saja. Gangguaan suara yang diberikan sosok yang ada dimansion hanya gangguan kecil bagi Killa dkk, tetapi tidak dengan Arga juga yang lain. Suara itu menghilang dengan sendirinya, lalu mereka melanjutkan obrolan juga ada yang menonton televisi.
Saat mereka sedang serius menonton tv, suara-suara pun mulai bermunculan lagi. Arga yang sedang duduk tak jauh dari jendela ruang tengah dikagetkan dengan suara garukan pada jendela, membuat Arga refleks berpindah tempat disamping dekat dengan Killa dan Felix yang memang tak jauh darinya. Laura pun juga sama, ia juga berpindah tempat duduk ditengah-tengah Killa dan Felix. Tak lama kemudian, mereka semua mendengar suara tawa cekikikan dari Kuntilanak tanpa menunjukkan wujudnya. Arga dan yang lainnya semakin mendekatkan diri dengan Killa dkk, karena memang Killa dkk yang berani diantara mereka.
Jam sudah menunjukkan pukul 18.00 WIB mereka pun bersiap-siap untuk melaksanakan sholat magrib dan memutuskan untuk berjamaah lagi. Beberapa menit mereka selesai melaksanakan sholat magrib, lalu mereka pun turun kembali dan langsung menuju ruang makan yang memang berada didekat dapur. Saat mereka semua sedang menyantap makan malam, tiba-tiba saja lampu padam. Killa dkk saat itu kebetulan membawa ponsel, Killa dkk pun menyalakan senter dari ponsel mereka. Alex dan Raka mencoba untuk memeriksa keadaan sekitar juga sekalian memeriksa meteran listrik jika memang terjadi penurunan. Saat Alex dan Raka memeriksa keadaan sekitar lewat jendela, ternyata listrik semua rumah yang disana tak padam. Lalu mereka berdua menuju tempat meteran listrik berada, ternyata listrik di mansion mengalami penurunan. Langsung saja Raka dan Alex menyalakan kembali listrik di mansion. Saat itu pula Raka dan Alex melihat ada sekelebat bayang hitam yang baru saja melewati mereka berdua dari arah belakang. Mereka berdua pun tak terlalu menghiraukan. Lalu mereka berdua langsung memasuki mansion kembali dan menuju ruang makan untuk melanjutkan makan malam mereka yang tertunda.
Saat makan malam usai....