The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Rahasia Kematian Ortu Killa Dan Arga



"Sebenernya mommy dan daddy itu meninggal bukan karena sakit Kil tapi mereka dibunuh oleh seseorang, saat ini kakak sedang mencari keberadaan orang itu meminta keadilan untuk mommy dan daddy."kata Arga menjelaskan penyebab kematian orang tua mereka yang sebenarnya.


Killa yang mendengar penjelasan dari Arga begitu sangat syok dan juga sedih.


"Siapa orang itu kak?"tanya Killa yang kini mulai meneteskan air matanya kembali.


"Dia adalah mantan anak buah daddy yang berkhianat, namanya Robert. Awalnya dia mencelakai mommy yang saat itu sedang mengandung kamu Kil yang usianya sudah 9bulan yang mana hanya tinggal menunggu hari kelahiranmu saja."kata Arga menceritakan kisah pilu yang terjadi pada ibunya.


"Lalu apa yang terjadi?"tanya Felix yang dianggukki oleh yang lainnya yang memang sedari tadi menyimak percakapan antara Killa dan Arga.


"Saat itu mommy pergi menaiki mobil bersama supir menuju kantor daddy, tanpa mereka sadari mobil yang mereka tumpangi remnya telah dirusak oleh orang suruhan Robert. Supir mommy mengetahui itu saat ia hendak menginjak rem dan itu membuatnya sangat panik. Supir itu mengatakan pada mommy jika rem mobilnya blong, mommy pun mendengar hal itu menjadi panik juga takut."Arga kembali bercerita.


"Lanjutkan kak, Killa ingin tau semuanya. Pasti ada sebabnya mommy dan daddy mendatangi kita."pinta Killa pada Arga yang langsung disetujui oleh Arga.


"Setelah mengetahui rem mobil yang mereka tumpangi blong, mommy sempat menelpon daddy dan mengatakan jika mereka dalam bahaya. Daddy yang mendengar cerita mommy menjadi ikut panik, karena daddy sangat khawatir dengan keadaan mommy apalagi saat itu mommy masih mengandung kamu Kil."kata Arga melanjutkan ceritanya.


"Apa yang terjadi setelah daddy mengetahui mommy dalam bahaya kak?"tanya Killa kembali.


"Daddy sangat panik, khawatir, gelisah perasaannya campur aduk setelah mengetahui istri dan anak yang berada dalam kandungannya sedang dalam bahaya. Saat itu daddy dan mommy masih terhubung pada panggilan telepon, tetapi saat itu daddy sedang melamun memikirkan keadaan kalian terkejut dengan suara dentuman keras. Suara dentuman itu membuat daddy tersadar dari lamunannya, daddy menanyakan pada mommy dimana keberadaannya sekarang. Mommy yang saat itu masih tersadar menjawab dimana keberadaannya, lalu setelah daddy mengetahui keberadaan mommy, daddy langsung bergegas kelokasi. Saat daddy baru saja sampai dilokasi, betapa terkejutnya daddy melihat mobil yang ditumpangi oleh mommy sudah hancur tak berbentuk, daddy yang melihat itu mematung karena syok. Daddy saat itu melihat banyak warga yang saling bahu membahu membantu untuk mengeluarkan mommy dari mobil."cerita Arga panjang lebar lalu menghela napas.


"Saat berada dirumah sakit mommy langsung dibawa oleh dokter kedalam ruangan operasi, mommy mengalami pendarahan yang cukup hebat dan detak jantung kamu yang mulai melemah Kil. Dokter yang saat itu sedang menanangi mommy menemui daddy yang saat itu datang bersama ambulance yang membawa mommy, daddy saat itu sangat terpukul saat dokter menyampaikan jika hanya salah satu dari mereka yang bisa mereka selamatkan. Daddy dengan berat hati memutuskan untuk menyelamatkan kamu Kil, sampai akhirnya terdengar suara tangisan bayi saat dokter telah berhasil mengeluarkan kamu Kil dari rahim mommy. Tetapi, saat itu detak jantungmu yang melemah membuat dokter memindahkan keruangan lain setelah daddy mengadzankan kamu dan pada saat itu pula kamu didekatkan kepada mommy yang saat itu tersadar tetapi setelah itu mommy menghembuskan nafas terakhirnya."kata Arga melanjutkan ceritanya sambil berurai air mata.


"Lalu apa penyebab daddy meninggal kak?"tanya Killa yang kini kembali menangis mendengar cerita kelam sang mommy.


"Setelah kepergian mommy, daddy sangat terpukul. Kakak yang saat itu sudah mulai beranjak remaja, melihat keadaan daddy yang selalu menyendiri didalam kamarnya meratapi kepergian mommy. Hari terus berlalu daddy mulai sakit-sakitan, karena daddy selalu menolak makan dan minum yang diberikan oleh pelayan. Bahkan kakak sudah seringkali membujuk daddy untuk makan walau itu hanya sedikit, tetapi yang kakak dapatkan hanyalah bentakan dari daddy. Selama satu bulan daddy sakit dan terus menolak memakan dan minum, akhirnya daddy pergi untuk selamanya menyusul mommy. Daddy meninggalkan kakak dan kamu Kil yang saat itu masih sangat kecil yang hanya diasuh oleh bibi sampai saat ini."Arga melanjutkan cerita yang selama ia pendam sendiri, lalu memeluk adiknya dengan kasih sayang.


"Kak.. kita harus mencari orang itu sampai ketemu, mommy dan daddy harus mendapat keadilan."kata Killa sambil mendongak melihat kakaknya.


Arga yang mendengar perkataan adiknya langsung menunduk..


"Tenanglah.. kita akan segera menemukan orang itu Kil."sahut Arga sambil menghapus air mata dipipi adiknya.


...****************...


Malam semakin larut, Killa dkk masih berada diruang tengah setelah percakapan tentang kematian orang tua Killa dan Arga. Sedangkan Arga, dia kini berada dikamarnya untuk beristirahat. Sungguh Arga sangat lelah menutupi rahasia kematian orang tuanya, malam ini beban yang selama ia pikul dan tutup rapat-rapat dari adiknya akhirnya terungkap karena Killa melihat sosok daddy dan mommynya.


Sebenernya banyak yang tidak tau jika sebenarnya Arga juga memiliki kemampuan seperti Killa tetapi Arga memilih untuk berpura-pura tak bisa melihat hal yang berbau tak kasat mata. Arga juga melihat sosok mommy dan daddynya diluar jendela sebelum Killa menyadari kehadiran sosok mommy dan daddynya. Arga juga sudah merencanakan untuk mengatakan hal ini pada Killa disaat waktu yang tepat.


Diruang tengah


Killa dkk tengah duduk sambil menonton tayangan televisi, sebenarnya Killa tak benar-benar menyimak acara ditv. Pikiran berkelana tentang orang yang telah tega mencelakai mommynya sampai meninggal dunia dan juga daddynya yang meninggal karena terpukul atas kepergian mommynya.


Felix sedari tadi diam-diam memperhatikan kekasihnya itu, dia tau jika kekasihnya itu sedang melamun. Akhirnya Felix berpindah tempat dan duduk didekat Killa dan memeluknya, aksi Felix sukses membuat Killa terkejut.


"Lix.. kau mengagetkanku saja. Ada apa?"tanya Killa.


"Sayang.. aku tau kau sedang melamun memikirkan cerita dari kak Arga. Kami semua akan selalu ada untuk kamu sayang, kami semua bersedia membantu menyelesaikan masalah ini.."jawab Felix sambil memainkan ujung rambut Killa.


Sahabat Killa yang lainnya juga diam-diam mendengar percakapan sepasang kekasih itu..


"Felix benar Kil.. kami siap membantu lo kapan pun itu."sahut Jessica sambil tersenyum.


"Jangan khawatir Kil.. kami pastikan orang itu tertangkap dan memenuhi tanggung jawabnya."ucap Alex yang dianggukki oleh mereka semua,kecuali Killa.


Killa merasa terharu, dia bahagia memiliki sahabat yang sangat peduli dengannya dan tak membiarkannya merasakan sendirian. Killa lalu menghambur memeluk sahabatnya sekaligus.



...Mommy dan daddy Arga dan Killa...