
Sepulangnya dari kampus, Killa dkk duduk diruang tamu melepas lelah. Killa dkk juga sempat membicarakan tentang boneka hantu itu di mansion. Disaat mereka sedang asik membicarakan boneka hantu itu, tiba-tiba saja Arga masuk kedalam mansion membuat Killa dkk pun terkejut dengan kedatangannya.
"Ishh... kak Arga ngagetin aja deh."protes Killa.
"Iya nih... bikin kita aja."sahut Riri.
"Dihh... kakak gak ngapa-ngapain loh ya, cuma masuk aja ke mansion. Lagian kalian serius banget ngobrolnya, jadi kagetkan."kata Arga.
"Iya tetep aja kita kaget kak."sewot Alex pada Arga.
"Iya dah terserah kalian aja ya... emang kalian ngomongin apaan sih? Kok kayaknya serius banget gitu?"tanya Arga beruntun.
"Kita lagi ngomongin tentang kemunculan boneka hantu di loker kampus kak."jawab Felix.
"Boneka hantu...? Emang ada ya?"tanya Arga lagi.
"Ada kak..."jawab mereka bersama sambil teriak.
"Ehh buseeett.... kagak usah pake teriak juga kali bambank."protes Arga pada adik-adiknya itu.
"Bodo amatt..."jawab mereka kompak dan berlalu dari ruang tamu meninggalkan Arga sendiri disana.
Arga yang mendengar mereka berkata seperti itu hanya bisa tertawa kecil dan menggelengkan kepala saja.
Skip
Sore harinya, mereka semua sedang bersantai ditempat biasa ruang tengah sambil menonton tv. Tak lama kemudian bel berbunyi, tanda ada tamu yang datang ke mansion mereka.
Saat bibi membuka pintu, ternyata tak ada seorang pun disana. Melainkan sebuah boneka yang rusak dan juga usang yang berada disana tanpa pemiliknya. Sontak membuat bibi menjerit juga takut, membuat Killa dkk pun bergegas menuju pintu depan menyusul bibi berada.
"Bi.. ada apa? Kenapa bibi menjerit?"tanya Siska pada Bibi.
"Anuu... anuuu... anuuu non itu..."jawab Bibi gugup sambil menunjuk boneka itu.
Sontak saja membuat Killa dkk menoleh kearah yang ditunjuk oleh bibi. Killa dkk pun juga terkejut melihat boneka itu berada didepan mansionnya.
"Lahh ini boneka setan kenapa ada disini?"tanya Daniel.
"Mana kita tau..."jawab mereka bersama.
"Jadi.. kamu yang bawa ini boneka kesini?"tanya Felix.
"Iya... soalnya, mereka juga mau kak terbebas dari boneka hantu ini. Didalam boneka ini ada sosok hantu yang jahat juga."jawab sosok Lilis kepada Felix.
Killa dkk pun hanya mengangguk saja mendengar jawaban dari sosok Lilis, sedangkan bibi ia telah masuk kedalam untuk menenangkan dirinya. Lalu tiba-tiba saja Arga muncul dan melihat boneka hantu itu juga.
"Kil.. itu boneka apaan?"tanya Arga pada Killa.
"Itu boneka hantu yang kita ceritain tadi siang kak."jawab Killa.
"Hah!!! serius Kil... gak usah becanda deh ya."kata Arga terkejut juga tak percaya.
"Iya kak bener...."sahut Killa dkk kompak.
"Teruss... kenapa nih boneka hantunya ada disini? Apa ada yang bawa bonekanya kesini?"tanya Arga beruntun kepada Killa dkk.
"Gak ada kak."jawab Raka.
"Tadi bel mansion berbunyi trus bibi yang buka pintunya, tapi bibi tiba-tiba aja menjerit lalu kita kesini deh ngeliat bibi ketakutan juga. Terus waktu kita tanya bibi cuma nunjuk kearah boneka ini."jelas Jessie.
"Teruss...?"tanya Arga lagi.
"Terus... kata sosok anak kecil bernama Lilis mereka juga mau bebas dari boneka hantu itu."jawab Alex.
"Maksud kalian hantunya gak cuma satu gitu?"tanya Arga.
"Betul syekali kak..."jawab Killa dkk dengan nada sedikit alay.
"Lalu... mau kalian apain tuh boneka?"tanya Arga kepo.
"Bawa masuk dulu aja kak.... nanti kita semua cari cara buat ngebebasin arwah mereka yang terjebak didalam boneka itu."jelas Raka yang diangguki yang lainnya.
"Terserah deh... tapi gak bahaya kan?"tanya Arga.
"Enggak kak...."jawab Killa dkk bersama.
Akhirnya Killa dkk pun membawa boneka itu masuk kedalam mansion, sementara mereka akan mencari cara untuk membebaskan arwah didalam boneka hantu terkutuk itu.