
Malam harinya...
Killa dkk, Arga, Laura, dan juga Felicya saat ini sedang mempersiapkan untuk petualangan mereka dirumah kosong depan kampus. Setelah mereka telah selesai memperisiapkan barang, mereka pun bersiap-siap untuk berangkat menuju rumah kosong.
Mereka berangkat pukul 21.30 malam, didalam mobil hanya ada suara dari Laura yang menyanyikan lagu anak-anak. Tak lama kemudian mereka semua pun sampai ditempat tujuan. Mereka meminta izin pada penjaga dengan jujur mereka mengatakan jika ingin membuktikan rumor yang beredar dikampus.
"Permisi pak..."sapa Alex sopan diikuti dengan yang lainnya.
"Iya ada apa?"tanya penjaga rumah kosong.
"Begini pak... kita kesini ingin membuktikan kebenaran dari cerita rumor yang beredar dikampus kita pak."jawab Raka.
"Membuktikan hal apa ya?"tanya penjaga lagi.
"Jadi... semalam ada salah satu mahasiswa yang jadwal kuliah malam hari, menurutnya disaat ia ingin kembali kerumahnya ia melihat adanya penampakan didepan rumah ini pak."jawab Jessie panjang lebar.
"Iya ya.. saya juga sudah mendengar itu, silakan kalo kalian ingin tahu. Jika terjadi apa-apa panggil saya saja, saya berada diwarung depan itu. Dan satu lagi kalian berhati-hatilah didalam sana."kata penjaga rumah kosong yang mengizinkan mereka untuk masuk.
Setelah mendapatkan izin, mereka semua pun masuk kedalam rumah kosong itu. Baru saja mereka sampai pagar, mereka sudah dikejutkan dengan penampakan Kuntilanak yang berada di pohon. Mereka semua melihat penampakan itu tanpa terkecuali, membuat Laura mendekatkan tubuh mungilnya dengan Killa. Sedangkan Arga mendekatkan dirinya dengan Felicya (nyari kesempatan aja lu Arga ðŸ¤).
Setelah mendapat sambutan dari tante Kunti, mereka semua pun melanjutkan jalan menuju halaman rumah kosong. Sesampainya dihalaman rumah itu, Daniel melihat ada sosok yang mengintip mereka dari jendela lantai atas. Refleks Daniel menyenggol Jessie juga Killa yang memang berada didekatnya.
"Ada apaan sih Niel?"tanya Jessie.
"Iya ada apa Niel?"tanya Killa juga.
Killa dan Jessie pun menuruti perkataan Daniel untuk melihat ke lantai atas, mereka berdua pun sangat terkejut saat melihat ke atas. Mereka berdua melihat ada sosok yang mengintip di jendela seperti yang dilihat oleh Daniel sebelumnya. Sosok itu sangat menyeramkan membuat Killa dan Jessie refleks berteriak dan membuat semua orang terkejut.
"Aaaaarrghhhh..."teriak Killa dan Jessie bersamaan.
"Astagfirullah... Killa Jessie kalian ini bikin kaget aja sih..."protes Siska.
"Haduhh... maaf ya semuanya, kita berdua refleks."kata Jessie yang di angguki oleh Killa juga.
"Emangnya kalian ini kenapa sih?"tanya Felix.
"Kita berdua tadi diminta oleh Daniel ngeliat ke lantai atas Lix, tapi ternyata kita ngeliat ada sosok yang lagi ngintipin kita di halaman ini."jelas Killa kepada semuanya.
"Sorry ya Kil, Jess.. tadinya gue cuma mau ngasih tau aja gak taunya kalian berdua malah teriak."
"Btw nih lo berdua kenapa teriak sih liat sosok itu?"tanya Riri.
"Jadii.... kita berdua teriak itu karena sosok itu lebih serem dari penampakan yang selama ini kita liat guys.."jawab Jessie dan disetujui oleh Killa.
"Yaudah... biarin aja lah, mending kita lanjutin aja. Sekarang kita masuk aja yok.."ajak Alex.
"Yaudah ayok.."jawab mereka semua.
Akhirnya mereka semua pun mengabaikan sosok yang mengintip mereka dari atas, mereka pun melanjutkan berjalan menuju pintu masuk rumah kosong itu. Saat itu Raka membuka kunci pintu rumah itu dengan perhalan tapi pasti.
Saat mereka masuk kedalam....