The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Liburan Dikota Bandung



Setelah selesai ujian semester, Killa dkk dan yang lainnya mengemasi barang-barang yang akan mereka bawa kekota Bandung. Mama Ana, Papa Chandra, Kak Bimo, juga Felicya hari itu memutuskan untuk menginap saja agar Killa dkk juga Arga tak lama menunggu.


Suasana mansion pun sangat ramai saat kedatangan keluarga mama Ana dan Felicya. Seperti biasa mereka berbincang-bincang diruang tengah sambil menikmati cemilan dan jus buah yang baru saja dihidangkan oleh Lia.


Killa dkk dan yang lainnya berencana berangkat ke Bandung besok pagi. Entah kenapa Killa merasa akan ada sesuatu hal yang akan terjadi menanti disana. Tak hanya Killa saja yang merasakan, melainkan ketujuh sahabatnya juga merasakan hal yang sama seperti Killa. Killa melirik semua sahabatnya dan....


"Guys... kita ketaman yok!!" ajak Killa pada tujuh sahabatnya.


Ketujuh sahabatnya pun menjawab dengan anggukan kepala dan beranjak menuju taman belakang.


"Ada apa yank.. kok tiba-tiba ngajak kita semua ketaman?" tanya Felix pada Killa.


"Iya Kil.. ada apaan?" kata Jessie ikut bertanya juga penasaran.


"Gini guys... gue kok ngerasa gak enak ya kayak yang ada sesuatu hal yang akan terjadi menunggu kita disana." jawab Killa.


"Kita juga sama kayak lo Kil.." sahut Siska.


"Apa kita batalin aja liburan ke Bandungnya?" tanya Alex yang diangguki oleh Jessie.


"Jangan Lex... kasian sama mereka kalo dibatalin apalagi liburan ini kan pake duit lo semua." jawab Riri yang disetujui oleh kelima sahabatnya.


"Gak papa guys... daripada nanti ada apa-apa disana.." kata Alex khawatir.


"Udah gak apa-apa Lex, kita hadapi aja sama-sama kayak sebelumnya..." sahut Killa.


"Iya Lex.. Killa bener." kata Raka menyahut.


"Yaudah deh kalo gitu..." kata Alex pasrah.


"Kak... besok mau jam berapa berangkatnya?" tanya Killa.


"Pagi aja kali ya... biar kita lebih cepet sampainya dan bisa istirahat sebentar sebelum kita jalan-jalan." jawab Arga yang diberi anggukkan oleh Killa.


Skip


Keesokan harinya, Killa dkk juga yang lain telah siap untuk berangkat menuju kota Bandung.


"Lau dan Zia mau ikut mobil siapa ?" tanya Arga tiba-tiba.


"Kita ikut mobil kak Killa aja ya..." jawab Laura dan Zia bersamaan, lalu masuk kedalam mobil Killa dkk saat Arga belum sempat untuk menjawab perkataan Laura dan Zia.


"Udah pada siap belum? Kalo udah siap semua yok kita berangkat..." tanya Arga lagi.


"Kita udah siap kok kak... ayokklahh." jawab Daniel mewakili semua orang yang ada dihalaman mansion.


Saat diperjalanan dimobilnya Killa dkk hanya ada celotehan Laura dan Zia, Killa dkk pun sibuk memainkan ponsel mereka masing-masing sedangkan Felix ia sibuk menyetir mobil.


Beberapa jam kemudian, Killa dkk juga yang lainnya pun sampai dikota Bandung. Kota yang sangat Killa dkk datangi disaat liburan seperti ini akhirnya tercapai. Killa dkk dan yang lain pun langsung menuju kehotel yang telah mereka booking sebelum berangkat. Setelah sampai dihotel, mereka semua pun langsung check-in dan telah mendapatkan kunci kamar masing-masing mereka semua bergegas menuju kamar untuk beristirahat sejenak sebelum mereka berkeliling dikota Bandung.


Sesampainya dikamar, Killa dan Jessie berada dalam satu kamar. Killa dan Jessie yang tak bisa melihat ada kasur langsung menghempaskan tubuh mereka yang memang sudah sangat lelah karena perjalanan jauh. Sedangkan dikamar Riri dan Siska, mereka berdua sibuk melihat pemandangan dari kamar sambil duduk santai diatas kasur. Begitupula dikamar para sahabat laki-lakinya Killa, saat sampai dikamar mereka langsung tertidur.


Berbeda dengan Arga yang saat sampai dikamar hotel langsung mengeluarkan ponsel dan memeriksan E-mail yang masuk, lalu setelah selesai ia meletakkan ponselnya kemeja dekat kasurnya.


Skip


Sore harinya....