
Saat berada didalam hutan Killa dkk sudah mendapat bendera yang dimaksud oleh guru pembimbing mereka. Disaat Killa dkk mencari bendera yang terakhir, mereka melihat ada sosok kakek-kakek yang tersenyum pada mereka. Killa dkk pun membalas senyuman sosok kakek itu, sosok kakek itu perlahan mendekat kearah Killa dkk dan menyampaikan pesan pada mereka.
"Hati-hati cu... akan ada sesuatu hal yang akan terjadi." kata sosok kakek itu.
"Sesuatu apa itu kek...?" tanya Felix.
"Nanti kalian akan tahu apa yang akan terjadi cu, kalian harus tetap berhati-hati ingat tetaplah menjaga sikap kalian dan tutur kata kalian saat berada ditempat orang lain." jawab sosok kakek itu lagi.
"Baiklah kek, terima kasih sudah memberi nasihat pada kami." kata Daniel.
"Sama-sama cu, kakek pamit." sahut sosok kakek itu dan menghilang.
Saat sosok kakek itu telah menghilang dari hadapan Killa dkk, mereka melanjutkan mencari bendera yang terakhir dan kembali menuju tenda mereka.
Saat kembali ke tenda, ternyata tim Killa dkk yang pertama sampai disana lebih dulu. Killa dkk disambut guru pembimbing dan Dosen. Selang berapa menit kemudian, barulah tim yang lainnya kembali satu persatu.
Alex yang memang saat itu sedang memperhatikan mahasiswa dan mahasiswi lainnya tak sengaja melihat ada sosok nenek-nenek yang menyeramkan sedang mengikuti salah satu mahasiswi di tim yang terakhir sampai ke tenda. Lalu Alex pun langsung memberitahukannya pada sahabatnya..
"Guys... kalian liat nggak tadi di tim terakhir?" tanya Alex pada ketujuh sahabatnya.
"Gue sama Jessie liat Lex.." jawab Killa yang di iyakan oleh Jessie.
"Tim yang mana sih Lex...?" tanya Daniel.
"Itu... tim yang itu Niel." jawab Alex sambil menunjuk memakai dagunya.
"Nah itu makanya... pasti ada sesuatu hal yang mereka lakukan atau mungkin perkataan mereka yang tak dijaga." sahut Felix yang disetujui oleh yang lainnya.
"Iya benar, gue juga mikirnya gitu guys..." kata Riri.
"Ehh tapi... kalian inget nggak saat kita mencari bendera yang terakhir?" tanya Siska
"Nggak..." jawab mereka bersama.
"Ckck... itu yang kita dihampiri sosok kakek yang menasihati kita lohh..." kata Siska.
"Ohh iya... gue inget. Apa ini ya yang dimaksud kakek tadi agar kita tetap menjaga sikap maupun perkataan kita." kata Raka menimpali.
"Kayaknya sih iya.. tapi yang masih gue bingung, sosok kakek itu bilang kalo akan terjadi sesuatu tapi apa?" tanya Killa yang penasaran.
"Udah guys... gak usah dipikirin, mending kita kesana aja yokk." ajak Jessie sambil menunjuk ke arah mahasiswa, mahasiswi, dan juga para guru pembimbing.
"Yaudah ayok.." kata mereka bersamaan.
Killa dkk pun beranjak dari tempat duduknya dan menuju ketempat yang dikatakan oleh Jessie sebelumnya. Saat Killa dkk sudah sampai ditempat itu, Killa dkk juga melihat ada beberapa sosok yang sangat menyeramkan. Salah satunya sosok yang Killa lihat semalam, yaitu sosok berbadan manusia dan berkepala hewan.
Killa yang melihat sosok itu agak sedikit takut, gelisah dan tak nyaman karena dirinya belum pernah menemui sosok berkepala hewan. Ketujuh sahabat Killa pun menyadari sikap Killa yang sedikit takut juga gelisah tak nyaman berada ditempat itu.
Lalu ketujuh sahabatnya pun membawa Killa agak sedkit menjauh dari tempat itu, lalu....