
POV Arga & Laura On
Saat Killa mengantarkan Laura kekamarnya Arga, ia pun melihat Arga sedang mengerjakan pekerjaan kantornya.
"Kak... temenin Laura ya, dia ketakutan tadi ngeliat boneka hantu yang ada dikamar Killa."kata Killa menjelaskan.
"Oke.."sahut Arga sambil menganggukkan kepalanya.
Setelah mendapatkan jawaban dari Arga, Killa pun beranjak keluar dari kamar kakaknya. Beberapa saat setelah Killa keluar dari kamar Arga, Arga dan Laura mulai mendapatkan gangguan dari sosok yang jahat dari dalam boneka hantu itu.
Sosok hantu jahat itu memulai aksinya, hantu itu menjatuhkan salah satu map yang berada dimeja kerja yang dimana Arga juga berada disana. Arga yang melihat itupun hanya berpikir jika map itu ditiup angin saja. Sosok hantu itu masih mengganggu Arga dan Laura bergantian, sampai akhirnya sosok hantu itu mulai menunjukkan wujudnya kepada Arga dan Laura.
Arga dan Laura yang melihat penampakkan wujud hantu itu sangat menyeramkan dan mengerikan. Arga dan Laura saat itu sangat ketakutan dengan penampakkan yang mereka berdua lihat. Lalu Arga pun dengan cepat membawa Laura keluar kamar dan menuju ruang tengah bawah, dimana Killa dkk sedang berada disana. Saat Arga juga Laura keluar dari kamar, sosok hantu itu masih berada didalam kamarnya.
Arga dan Laura dengan tergesa-gesa menuruni tangga dan sampai diruangan tengah. Ternyata disana ada Killa dkk masih mengobrol, entah apa yang dibicarakan oleh Killa dkk pikir Arga.
POV Arga & Laura Off
"Gitulah ceritanya Kil..."selesai Arga menceritakan.
"Kayaknya itu hantunya udah mulai meneror Kil... kita harus hati-hati."kata Daniel.
"Iya benar... seperti yang dikatakan Killa tadi, kalo hantu itu memiliki aura negatif yang sangat besar dan dominan."lanjut Raka.
"Sepertinya... kita semua harus selalu waspada guys, bisa saja hantu itu akan meneror sewaktu-waktu."sahut Siska.
"Benar yang dikatakan oleh Siska."kata Killa akhirnya membuka suara setelah sedari mendengar perkataan sahabatnya.
"Tapii.. yang gue pikirin sekarang itu tujuan sosok hantu yang jahat itu apa? Kenapa ia ngejebak arwah korban sekte sesat itu? Atau malah sosok hantu itu sendiri yang memiliki dendam dengan sekte itu?"kata Killa menerka-nerka.
"Ehmm... bener juga yang lo bilang Kil, gimana kita coba cari tahu aja."saran Riri.
"Caranya?"tanya Killa dkk.
"Caranya... ya lo pada ajak komunikasi tuh setan bambank..."jawab Riri sewot.
Saat Killa dkk sedang berdebat, Arga dan Laura hanya bisa menyimak saja tak tahu harus berkata apa. Sampai akhirnya, perdebatan Killa dkk dihentikan oleh Arga.
"Stopp...."kata Arga menghentikan perdebatan mereka.
Mendengar perkataan Arga, Killa dkk pun menghentikan perdebatan mereka.
"Kenapa kak?"tanya Killa yang diangguki yang lainnya.
"Kamu siapa?"tanya Killa.
"Saya adalah hantu yang menyebabkan semua arwah korban sekte itu terjebak didalam boneka... hihihihihi"jawab sosok itu.
"Kenapa kamu menjebak arwah mereka didalam boneka? Apa maumu?"tanya Jessie beruntun.
"Hihihihi.... aku hanya mau memperalat mereka untuk membalaskan dendamku lewat sekte itu hihihihihi..... uhuukk.. uhuukkk."jawab sosok itu sambil terbatuk.
"Ada Kuntilanak abis ketawa malah batuk."celetuk Alex membuat Killa dan yang lainnya tertawa.
"Hahahahaha...."tawa mereka bersama.
"DIAAMM KALIAN...."bentak sosok Kuntilanak itu.
"Ehh tante Kunti Laura mau nanya nih, tante Kunti kan matinya pake kain kafan warna putih terus kenapa tante Kunti gentayangan jadi kain warna merah? Apa disana ada pasar ya?"tanya Laura polos sambil memberanikan diri.
"Iya disana ada pasar gaib, saya belanja disana..."jawab sosok Kuntilanak sedikit kesal.
Killa dkk juga Arga yang mendengar jawaban dari sosok Kuntilanak merah itupun tak kuasa menahan tawa mereka.
"Hahahaha...."tawa mereka.
"Tante Kunti pernah jadi pelawak kayaknya semasa hidup ya?"tanya Raka sambil menahan tawanya.
"Enak aja kamu..."marah Kuntilanak merah.
"Tante Kunti itu kayaknya baik, apa ada yang membuat tante Kunti melakukan ini?"tanya Killa tiba-tiba.
Sosok Kuntilanak itu pun sontak menoleh kearah Killa dan berkata.. "Yaa.. saya ingin membalaskan dendam saya pada orang-orang sekte itu."jawab Kuntilanak merah itu.
Setelah menjawab pertanyaan Killa, sosok Kuntilanak merah itu menghilang entah pergi kemana. Tetapi Felix yang saat itu tak sengaja melihat kearah cermin yang berada tak jauh dari ruang tengah melihata adanya tulisan.
Tulisan itu... "Kalian semua akan mati...."
Felix yang terkejut setelah membaca tulisan itu, langsung saja meminta semua sahabatnya juga Arga untuk melihat kearah tulisan itu. Seketika mereka semua terkejut, kecuali Felix.
"Maksudnya apaan nihh..."kata Raka kesal.
"Udahh Rak.. besok kita bahas lagii, ini udah larut banget. Liat tuh udah jam 02.45 malam, untung kita ngampusnya siang."kata Alex menenangkan mereka semua.
Keesokkan harinya....