The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Kuntilanak Yang Merindukan Anaknya 4



"Bunda... hanya ingin kamu tahu sendiri Lex."jawab tante Kunti/Bunda Alex.


"Tante Kun... kenapa sewaktu kita semua berada dikantin tidak memberitahukannya langsung?"tanya Riri yang diangguki oleh semua orang yang berada di sana.


"Belum saatnya saya menceritakan semua apa yang saya alami kepada kalian."jawab tante Kunti/Bunda Alex.


"Tante Kunti... boleh diceritakan apa yang terjadi?"tanya Daniel agak sedikit memaksa.


"Baiklah... mungkin ini waktu yang tepat untuk menceritakan semuanya."jawab tante Kunti/Bunda Alex.


"Iya ceritakanlah tante Kunti... kami akan mendengarkannya dengan baik."kata Felix ikut menimpali.


"Jadi, duluu..."


Flashback On


Bunda Alex yang bernama Laura, saat itu ia dan Alex sedang berada di mansion hanya berdua dan Alex saat itu berusia 7 tahun. Ayah Alex saat itu sedang pergi beberapa hari ke luar kota untuk melakukan rapat.


Alex yang saat itu diminta oleh Ayahnya untuk menemani Bundanya tidur dikamar saat ia sedang diluar kota. Alex pun menurut, ia melakukan apa yang dikatakan oleh ayahnya.


Dimalam hari...


Waktu menunjukkan pukul 21.00 malam, Kamar Bundanya juga Alex berada dilantai atas. Kamar mereka sebenernya bersebelahan, Alex pun menuju kamar Bundanya, mengetuk dan masuk setelah Bundanya meminta. Alex yang sudah berada di kamar Bundanya itu pun membaringkan tubuhnya untuk tidur begitu pula dengan Bundanya.


Saat tengah malam, ada 4 orang yang menyelinap masuk ke mansion Alex dari area samping mansion tanpa sepengetahuan sang penjaga.


4 orang yang menyelinap itu pun mencari cara untuk masuk kedalam, dan mengambil barang berharga yang ada di mansion itu. Setelah 4 orang tadi berhasil membuka pintu belakang mansion, mereka pun masuk dengan sangat hati-hati agar mereka tidak ketahuan.


Karena mansion itu sangat luas, mereka pun membuat kelompok menjadi 2. Lalu mereka pun mulai berpencar, kelompok pertama bertugas dilantai bawah mencari dan mengambil barang apa saja yang mereka temui di mansion itu. Sedangkan kelompok kedua mereka menuju lantai atas.


Saat itulah para penjahat kelompok kedua masuk kedalam kamar Bundanya yang sedang tertidur dengan Alex. Bundanya Alex yang terganggu dengan suara yang ada dikamarnya pun terbangun saat ia melihat para perampok berada di kamarnya. Bundanya pun membangunkan Alex pelan-pelan yang sedang tertidur dan berbisik agar perampok itu tidak menyadari.


"Alex bangun nak...."bisik Bunda kepada Alex.


Alex yang mendengar bisikan Bundanya itupun langsung terbangun dan bertanya...


"Bunda ada apa?"tanya Alex kecil.


"Alex..."panggil Bundanya.


"Iya bunda."jawab Alex.


"Cepat kamu keluar dari kamar bunda tapi hati-hati agar mereka tidak menyadari kalau kamu pergi dari kamar ini dan bawa ponsel ini lalu telpon ayahmu segera."kata Bunda yang menjelaskan sambil berbisik.


Alex yang mendengar penjelasan Bundanya itu langsung keluar dari kamar seperti yang dikatakan oleh Bunda sebelumnya.


Setelah Alex keluar dari kamarnya, barulah Bundanya berteriak sekencang ia bisa.


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....."teriak Bunda Alex.


Para perampok yang tadinya fokus mencari barang berharga terkejut mendengar suara teriakan Bunda Alex.


"Ehh diem lo berisik banget."kata salah satu perampok.


"Pergi kalian..."jawab Bunda Alex.


Salah satu perampok itupun kesal lalu membunuhnya dengan cara menembak Bunda Alex. Bunda Alex pun tewas ditangan perampok. Awalnya penjahat itu hanya berniat mengambil barang berharga saja tidak berniat untuk membunuh Bundanya Alex. Perampok itupun bergegas untuk pergi dari sana.


Alex yang saat itu sudah selesai menelpon ayahnya dan meminta pulang karena mansion dirampok, ia mendengar suara tembakan dari kamar Bundanya. Lalu ia pergi kekamar Bundanya, ia melihat Bundanya penuh dengan darah karena tembakan.


Flashback Off


"Begitulah ceritanya."kata tante Kun/Bunda Alex setelah menceritakan semuanya.


"Hiks...hiks... maaf bun, maafin Alex. Karena untuk melindungi Alex Bunda jadi meninggal hikss...hiks..."tangis Alex kembali.


"Tidak apa-apa nak itu keinginan bunda sendiri, maafkan bunda yang tidak bisa menemanimu lagi Lex. Bunda lega melihat kamu baik-baik saja, Alex jaga diri kamu baik-baik ya, urusan bunda telah selesai dan saatnya bunda pergi dari dunia dan menuju kealam selanjutnya."jawab tante Kun/Bunda Alex.


Tak lama kemudian muncul cahaya berwarna putih, lalu Bundanya Alex tertarik cahaya itu dan cahaya itu perlahan menghilang bersamaan dengan itu tante Kunti/Bundanya Alex pun ikut menghilang menuju alam selanjutnya dengan tenang.