The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Diikuti Sosok Perempuan Bergaun Pengantin



Killa dkk yang lainnya sedang berada dicafe hotel untuk sarapan, Killa dkk meminta pada Arga agar mereka berbeda meja tentu saja Arga menyetujui permintaan adik satu-satunya itu. Killa dkk tak ingin mereka semua tahu terlebih dahulu sebelum Killa dkk mencari tahu tentang sosok yang mengikuti mereka sedari perjalanan menuju hotel yang mereka tempati saat ini.


"Guys... gue dan Killa semalem ngerasain sosok perempuan bergaun pengantin itu ngikutin kita sampe kehotel ini, lo semua pada ngerasain hal yang sama nggak...?" tanya Jessie yang diangguki oleh Killa.


"Kirain kita aja yang ngerasaian kalo itu sosok ngikutin kita, ternyata lo berdua juga." jawab Raka meewakili kelima sahabatnya itu.


"Ntar dulu deh... gue kok ngerasa ada yang aneh sama itu sosok." sahut Killa yang membuat ketujuh sahabatnya itu langsung menoleh kearah killa.


"Maksudnya...?" tanya ketujuh sahabatnya.


"Gue enggak yakin sih guys sama apa yang gue rasain..." jawab Killa sambil melihat semua sahabatnya juga memakan sarapannya.


"Tapi Kil... menurut selama ini kan tebakan lo selalu benar dan tepat sama kayak sebelumnya." kata Riri yang disetujui oleh keenam sahabatnya.


"Bener Kil kata Riri..." sahut Alex.


"Kita buktikan aja dulu aja gimana?" tanya Felix.


"Setuju.." jawab mereka bersama.


Setelah selesai sarapan, mereka pun kembali kekamar masing-masing, kecuali Killa dkk yang memutuskan untuk bersantai dipinggiran kolam renang hotel.


Entah kenapa saat didekat kolam, perasaan janggal yang dirasakan oleh Killa tentang sosok perempuan bergaun pengantin itu semakin kuat dihotel ini. Killa juga merasa kalau sosok perempuan itu sengaja membuat mereka pindah dari hotel sebelumnya menjadi kehotel ini.


"Guys... gue merasa yakin banget kalo sosok perempuan itu ada hubungannya sama hotel ini, apa mungkin ya sosok itu menyuruh kita untuk mencari sesuatu yang berhubungan dengan kematiannya ya?" tanya Killa sambil melihat kearah kolam.


"Bisa aja sih... karena kita selalu memecahkan masalah hantu-hantuan dimanapun." jawab Siska


"Iya Kil... dari tadi gue mikir sama kayak lo tapi gue takut pendapat gue salah makanya gue diem aja." sahut Jessie.


"Seperti kata Felix sebelumnya, kita harus mencaritahu dulu deh Kil... karena sosok perempuan itu ada diujung kolam tak jauh dari kita dengan wajah penuh luka dan menyedihkan". ajak Daniel dan menunjuk kearah tempat sosok itu muncul.


"Iya Niel... gue setuju sama saran lo. Guyss kalian siap mencaritahu tentang sosok itu?" tanya Killa pada semua sahabatnya sambil melihat arah yang ditunjuk oleh Daniel sebelumnya.


"Kita selalu siap kok Kil..." jawab semua sahabatnya dengan mantab.


"Tapi kita harus ngasih tau tentang ini ke kak Arga dan yang lainnya, supaya mereka nanti bisa lebih hati-hati dan waspada." kata Felix yang diangguki oleh Killa dan keenam sahabatnya.


Setelah mengatakan itu Killa langsung menghubungi Arga dan meminta untuk mengumpulkan semua orang, lalu Killa dkk pun beranjak menuju kamar Arga. Sesampainya Killa dkk dikamar Arga semua orang yang telah berkumpul melihat kedatangan Killa dkk dengan tatapan penuh tanya dan juga penasaran.


"Dek.. ada apa? Apa yang mau kamu bicarakan sama kita semua?" tanya Arga dan Bimo bersamaan.


"Hadehh... kalian ini, kita nanya serius malah diajak bercandaan." sahut Arga yang hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Jadi... kenapa kalian meminta kita semua berkumpul?" tanya Papa Chandra.


"Iya Kil... buat kita penasaran aja deh kalian ini !!" kata kak Lia.


"Okeoke, jadi... Killa juga mereka merasa sosok perempuan itu mengikuti kita sejak kita mencari hotel dan mengarahkan kita untuk pindah kehotel ini." jawab Killa.


"Lalu, sosok perempuan itu tadi berada dikolam hotel ini dengan wajah penuh luka dan terlihat sangat menyedihkan berbeda saat berada dihotel sebelumnya." lanjut Felix.


"APAAAAA !!!" teriak mereka bersamaan karena terkejut dengan jawaban yang diberikan oleh Killa dan Felix.


"Jadi maksud kalian bilang gitu ke kita kenapa Nak?" tanya Mama Ana.


"Killa dkk cuma mau kalian hati-hati dan waspada disaat kita mencaritahu atau mengungkap tentang kematian sosok hantu perempuan itu nantinya..." jawab Killa santai tanpa dosa.


Setelah mendapat jawaban dari Killa, mereka semua terdiam dengan pikiran mereka masing-masing. Mereka semua antara takut dan khawatir akan terjadi sesuatu menimpa mereka nantinya.


"Kalian tenang aja, gak akan terjadi apapun..." kata Killa membuka obrolan dan meyakinkan mereka semua.


"Iya... kita akan menjaga satu sama lain." lanjut Raka yang diberi anggukan Killa dan keenam sahabatnya.


"Baiklah..." kata mereka bersama.


"Kalo gitu kita mau kembali kekolam renang lagi, kita akan memulai hari ini." kata Killa yang diangguki oleh mereka semua.


"Hati-hati..." sahut mereka semua.


Skip


Sesampainya dikolam renang, sosok perempuan itu masih berada dipojok kolam renang. Lalu Killa dkk pun mendekatinya, saat didekati sosok perempuan itu seperti sudah menunggu kedatangan Killa dkk dihotel itu.


"Hai..." sapa Killa dkk


"...." sosok perempuan itu menoleh.


"Kamu kenapa?" tanya Daniel.


"Aku...." jawab sosok itu