
Seperti biasa KIlla dkk dan yang lainnya sarapan bersama sebelum melanjutkan aktifitas mereka masing-masing. Mereka sarapan dengan hening tak ada percakapan sedikitpun diantara mereka, yang ada hanyalah suara dentingan sendok dan garpu yang saling bersenggolan.
Setelah selesai sarapan, Arga berpamitan terlebih dahulu untuk berangkat kekantornya. Sedangkan Killa dkk juga sedang bersiap-siap dan setelah itu mereka memasukki mobil dan berangkat. Yoga, Laura, dan Zia juga sama mereka memasukki mobil untuk berangkat menuju sekolah mereka masing-masing dengan diantar pak supir. Setelah mereka semua berangkat, Lia membantu membersihkan piirng-piring bekas mereka sarapan dan mencucinya.
Dikampus
Mobil Killa dkk baru saja memasukki area kampus dan memarkirkan mobil mereka. Setelah itu mereka turun dan berjalan menuju ruang kelas mereka, sesampainya dikelas Killa dkk manaruh tas mereka ditempat duduk masing-masing.Tak lama Killa dkk sampai dikelas, Melani pun juga memasuki kelas dengan wajah yang lesu dan lemas. Killa dkk yang melihat Melani seperti itu pun langsung menghampirinya...
"Mel lo kenapa? Kok kayak lemes gitu?" tanya Siska mewakili ketujuh sahabatnya yang lain.
"Gue gak bisa tidur semaleman gegara dapet gangguan terus dari sosok Genderuwo itu...." jawab Melani lemas sambil menguap.
"Digangguin kayak gimana Mel?" tanya Riri penasaran.
"Semalem gue rencananya mau tidur lebih cepat, awalnya gue ngerasain apa-apa sampai akhirnya gue ngeliat ada sosok Genderuwo itu dibalik jendela sambil ngeliat kearah gue matanya itu seperti melotot tapi warnanya merah... tak lama sosok itu menghilang, gue pun mencoba memejamkan mata. Tetapi saat gue baru aja memejamkan mata, kasur yang gue tidurin itu seperti bergoyang lalu gue membuka mata tetapi tak ada apapun. Saat gue ingin berbalik kearah kejendela gue kaget banget juga takut sosok Genderuwo itu berada didepan gue mukanya serem banget apalagi sosok itu bertaring. Saat itu gue mencoba buat memejamkan mata kembali saat sosok itu telah menghilang tetapi saat gue memejamkan mata, gue selalu terbayang wajah seram Genderuwo itu..." cerita Melani panjang lebar.
"Udahh fix... lo harus balik kedesa nenek lo lagi Mel buat menyelesaikannya dan minta maaf jika telah memindahkan sesajen itu." sahut Daniel yang disetujui oleh yang lainnya.
"Iya kalian bener.... kalian masih mau bantuin gue kan?" tanya Melani berharap.
"Tentu saja Mel... kita juga akan ikut lo kedesa nenek lo." jawab Alex.
"Kalo gitu kita izin aja ya untuk beberapa hari gak masuk kuliah... sorenya kita berangkat." kata Melani memutuskan.
"Lebih cepat lebih baik." sahut Felix dan Raka bersamaan.
"Tapi Mel... kakak gue sama adik gue mau ikut gak papa ya?" tanya Killa pada Melani.
"Iya gak papa Kil.. biar makin rame." jawab Melani.
"Oke deh..." jawab Killa dkk kompak.
Tak lama kemudian, Dosen pun memasuki ruang kelas mereka dan mereka pun memulai mata pelajaran kuliah yang pertama.
Skip
Dikantin
Killa dkk dan Melani saat ini sedang berada dikantin kampus menikmati makanan mereka sambil mengobrol rencan mereka yang akan pergi kedesa neneknya Melani.
"Guys... gimana caranya kalian akan bantuin gue buat tuh Genderuwo gak gangguin gue lagi?" tanya Melani pada Killa dkk.
"Kita juga belum ada rencana sih Mel..." jawab Riri mewakili ketujuh sahabatnya.
"Nanti kita bicarain aja kalo udah didesanya nenek kamu Mel..." sahut Daniel.
"Yaudah kalo gitu... kita pulang yok!!" kata Jessie dan mengajak mereka semua untuk pulang.
"Yokk...." kata mereka semua.
Sesampainya dimansion Killa dkk melihat ada mobil Arga yang terparkir rapi dihalaman. Killa dkk pun memasuki mansion, mereka melihat Arga dan Felicya sedang berada diruang tamu bersama Laura, Zia, dan Yoga. Killa dkk pun menghampiri mereka dan duduk disofa yang masih kosong.
"Kak..." panggil Killa dkk.
"Apa?" tanya Arga sambil melihat Killa dkk.
"Besok kita akan berangkat kedesanya nenek Melani.." jawab Siska yang diangguki oleh yang lainnya.
"Kok mendadak?" tanya Felicya pada Killa dkk.
"Tadi dikampus Melani cerita soal dia yang selalu diganggu sama Genderuwo itu kak... makanya dia minta besok kita berangkat kesana." jawab Killa panjang lebar.
"Yaudah kalo gitu... kalian semua packing barang kalian aja dulu, jangan lupa barang-barang Laura, Zia sama Yoga juga dipacking." kata Arga mengingatkan Killa.
"Lohh Mbak Lia emangnya kemana kak?" tanya Riri.
"Mbak Lia lagi keluar kota katanya ada urusan, katanya sih dia gak bisa membawa Zia bersamanya..." kata Felicya menjelaskan.
Sedangkan Killa dkk hanya menganggukkan kepala saja tanda jika mereka sudah mengerti. Setelah Killa dkk mengatakan tentang keberangkatakan mereka, Killa dkk pun pamit untuk kekamar masing-masing untuk packing barangnya dan juga ketiga anak kecil itu.
*S**kip*
Keesokkan paginya...
Setelah mereka semua selesai sarapan, Killa dkk dan yang lainnya memutuskan untuk memakai satu mobil yang lumayan besar untuk menampung mereka. Killa dkk dan yang lainnya juga akan menjemput Melani kerumahnya. Killa dkk dan yang lainnya pun berangkat menuju kediaman Melani, sesampainya disana Killa dkk turun dari mobil dan mengetuk pintu...
Tok..tokk...tokk..
Tak lama setelah Killa mengetuk, pintu pun terbuka yang memperlihatkan Melani yang sudah rapi tak lupa juga dengan kopernya.
"Yok Mel... udah siap?" tanya Killa.
"Udah.. yok..." jawab Melani.
Killa dan Melani pun memasuki mobil dan mereka pun berangkat kedesa nenek dari Melani yang cukup jauh dari kota...
Dimobil
Saat sudah berada dimobil, Killa dkk juga melani sibuk memainkan ponsel masing-masing begitupula dengan Yoga, Laura, dan Zia. Arga sedang menyetir dengan ditemani Felicya yang selalu mengajaknya mengobrol disampingnya agar ia tak bosan.
Killa dkk merasa bosan hanya memainkan ponsel mereka saat berada didalam mobil, akhirnya Killa dkk pun mengobrol tentang hal apa saja yang akan mereka lakukan setelah selesai membantu Melani melepaskan Genderuwo itu. Setelah mengobrol Killa dkk juga Melani akhirnya memutuskan untuk tidur saja agar mereka tak bosan.
Jam menunjukkan pukul 11.20 Arga dan Felicya memutuskan untuk mencari restoran untuk istirahat sejenak dan makan siang. Setelah menemukan restoran, Arga dan Felicya membangunkan Killa dkk, Melani, dan ketiga anak kecil yang masih tertidur. Saat Arga membangunkan Laura, Laura yang sempat membuka matanya kembali tertidur. Akhirnya Arga memutuskan untuk menggendongnya saja lalu mereka semua pun turun dan masuk kedalam restoran dan memesan makanan.
Setelah selesai makan siang mereka melanjutkan perjalanan mereka yang masih panjang. Saat diperjalanan, Killa yang tengah melihat kejendela tak sengaja melihat....
to be continue...