The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Boneka Hantu Part 4



Jam sudah menunjukkan pukul 23.10 malam, semua orang yang ada dimansion telah telelap kecuali Killa dkk yang masih berada diruang tengah. Mereka masih berdiskusi mencari cara untuk mengeluarkan seluruh arwah didalam boneka hantu itu.


"Guys... kalian ada saran buat ngeluarin semua arwah yang terjebak dalam boneka itu gak?"tanya Killa pada semua sahabatnya.


"Gue belum dapet ide apapun Kil..."jawab Siska.


"Sama... gue juga Kil."sahut Riri.


"Ehmm.. gue juga sama Kil."lanjut Jessie.


Killa pun beralih melihat kearah para cowok, berharap mereka mendapatkan cara membebaskan semua arwah itu.


"Apa?"jawab para cowok kompak saat Killa melihat mereka berempat.


"Kalian dah dapet belum caranya?"tanya Killa balik.


"Belum..."jawab para cowok bersamaan.


Mereka semua pun kembali terdiam, dan masih memikirkan caranya. Tapi tiba-tiba saja mereka mendengar suara langkah kaki dari lantai atas menuju kebawah. Refleks Killa dkk pun menengok kearah sumber suara, ternyata itu suara langkah Laura.


Laura yang telah sampai dilantai bawah pun melihat keberadaan Killa dkk masih diruang tengah sambil melihat kearahnya. Laura yang dilihat oleh kakak-kakaknya itu hanya memasang wajah polosnya dan tersenyum.


"Kakak... kalian kok belum tidur sih?"tanya Laura pada mereka dengan nada manja sambil berjalan menuju Killa dkk.


"Kita semua belum mengantuk Laura."jawab Killa.


"Trus... Laura kenapa turun kebawah?"tanya Felix.


"Laura tadi kebangun kak... tadi Laura gak sengaja denger suara rintihan orang, tapi waktu Laura liat diatas gak ada siapa-siapa makanya Laura kebawah. Tapi malah ketemunya sama kakak."jawab Laura.


"Rintihan?"tanya Daniel yang diangguki Laura.


"Laura dengernya itu rintihan cewek atau apa?"tanya Jessie.


"Cewek kak... tapi suara rintihannya kayak suara anak kecil gitu."jelas Laura.


Killa yang mendengar jawaban dari Laura seperti itu, mencoba untuk naik keatas dan mencari tahu kebenarannya. Saat Killa menaiki tangga, ke-7 sahabatnya dan juga Laura pun mengikuti Killa kemana ia tuju.


Ternyata Killa menuju kamarnya, dan benar saja Killa mendengar suara rintihan itu berasal dari dalam boneka itu. Killa juga tahu suara rintihan siapa itu, yaa itu suara sosok anak kecil bernama Lilis. Killa merasakan jika sosok Lilis ini sangat sedih, karena ia belum bisa terbebas dan melanjutkan kealam selanjutnya.



Laura yang melihat boneka hantu itu sangat ketakutan karena rupanya yang sangat menyeramkan. Laura pun mundur pelan-pelan dan mendekatkan diri pada Alex dan Felix, Laura pun memilih berada diantara mereka berdua. Alex dan Felix pun yang telah paham kalau Laura takut membiarkannya berada diantara mereka berdua.


Setelah merasakan ada sosok aura negatif juga disana, Killa pun segera keluar dari dalam kamar. Killa sempat terkejut dengan keberadaan sahabat juga adiknya yang berada didepan pintu kamarnya.


"Guys... ikut gue keruang tengah bawah yok, ada yang mau gue sampein sama kalian semua."kata Killa pada sahabatnya.


"Yaudah ayokk.. tapi mending lo anterin Laura dulu deh Kil ke kamar kak Arga biar ada yang nemenin dia, soalnya dari tadi dia ketakutan saat ngeliat boneka itu."jelas Felix pada Killa.


"Yaudahh... yokk Laura."ajak Killa.


Killa pun menuju kamar Arga yang masih berada dilantai atas, tetapi berada agak jauh dari kamarnya Killa. Sambil menunggu Killa mengantar Laura ke kamar Arga, ketujuh sahabatnya itu menuju lantai bawah sambil duduk santai.


Tak lama kemudian Killa pun turun kebawah dan bergabung dengan semua sahabatnya itu. Killa pun duduk dan memulai pembicaraan..


"Guyss.... tadi gue ngerasain ada sosok yang memiliki aura negatif dan itu kuat banget juga sangat dominan."kata Killa memulai obrolan.


"Lohh.... kok gue gak ngerasain sosok yang lo maksuda ya Kil, gue malah cuma ngerasain arwah yang terjebak doang diboneka itu."kata Jessie.


"Gue juga ngerasain.."sahut Felix dan Alex bersamaan.


"Tapi guys... gue kok ngerasa kalo sosok yang memiliki aura negatif itu ada hubungannya ya sama terjebaknya semua arwah didalam boneka itu."kata Killa menceritakan apa yang ia rasakan saat melihat lebih dalam boneka itu.


"Truss... kita harus gimana dong Kil?"tanya Raka yang sedari tadi hanya menyimak.


"Kita harus secepatnya mengeluarkan arwah yang terjebak itu guys... karena yang gue rasain dia sosok yang jahat juga."kata Killa.


"Apa mungkin sosok itu ada hubungannya dengan sekte yang dianut oleh keluarga arwah yang berada diboneka itu ya Kil...?"tanya Alex mengeluarkan uneg-uneg yang ia simpan sedari tadi.


"Bisa jadi Lex..."jawab Killa yakin.


Tiba-tiba saja Arga dan Laura menuruni tangga dengan tergesa-gesa dan terlihat ketakutan dari wajah mereka berdua, menuju kearah Killa dkk. Killa dkk yang melihat itu pun kebingungan juga penasaran apa yang terjadi membuat mereka berdua turun dengan wajah pucat juga tergesa-gesa seperti itu.


"Kak Arga sama Laura kenapa?"tanya Killa pada mereka berdua saat telah duduk didekat Killa.


"Kil... ada arwah dari boneka yang kamu bawa masuk gangguin kita berdua."jawab Arga yang disahuti Laura.


"Iya kak... sosok itu mengerikan juga sangat menyeramkan."sahut Laura.



Sebelumnya...