
Saat sampai disana, Killa dkk juga yang lain melihat sudah ada pihak kepolisian dan juga masih ada banyak warga yang berkerumun ditempat dimana ditemukannya jasad seorang anak kecil. Killa dkk juga yang lainnya pun mendekat kelokasi, sesampainya disana Killa dkk melihat sosok anak kecil yang sedang berada didekat jasad anak kecil yang baru saja ditemukan. Killa dkk pun meminta izin kepada pihak kepolisian untuk melihat jasad anak kecil itu, dan merekapun diizinkan. Saat Killa dkk mendekati jasad anak kecil itu, sosok anak kecil itu masih berada disana.
Killa terus memperhatikan sosok anak kecil itu dengan intensnya, lalu Killa berpaling dari sosok anak kecil itu dikarenakan penutup dari jasad anak kecil itu tak sengaja tertiup angin yang memperlihatkan wajahnya. Killa dkk sempat terkejut dengan apa yang mereka lihat, jasad anak kecil itu ternyata sosok yang dilihatnya tadi. Killa pun memandang semua sahabatnya, mereka yang mengerti arti pandangan Killa pun mengangguk tanda jika mereka juga melihat hal yang sama. Setelah itu Killa dkk pun beranjak, Killa dkk yang hendak melangkah menyadari jika sosok anak kecil itu memperhatikan mereka. Killa dkk pun menoleh dan melihat sosok anak kecil itu tersenyum kaku, lalu menghampiri Killa dkk dan mengikuti Killa dkk. Killa dkk saat melihat sosok anak kecil yang berada didekat jasadnya itu sudah merasa tidak ada yang beres.
Diperjalanan pulang kerumah neneknya Melani, Killa dkk hanya diam tak tahu harus apa sampai mereka telah tiba didepan rumah. Saat didalam rumah, sosok anak kecil itu menampakkan diri hanya kepada Killa dkk.
"Dek... kenapa kamu ngikutin kita terus sedari tadi?" tanya Daniel.
"Aku yakin kakak-kakak semua bisa melihatku.." jawab sosok anak kecil itu dengan senyumannya yang kaku.
"Baiklah kita berdelapan memang bisa melihat kamu adik kecil.." kata Jessie.
"Kakak-kakak tolong bantu Fira ya.." sahut sosok anak kecil bernama Fira sambil menundukkan kepalanya sedih.
"Bantu apa?" tanya Killa dkk.
"....." sosok Fira hanya diam saja saat Killa dkk bertanya.
"Adek kecil mau minta bantuan apa?" tanya Siska pelan-pelan.
Sosok anak kecil bernama Fira masih tetap diam tak mau menjawab, ia hanya menatap Killa dkk sedikit ragu.
"Baiklah... kalo kamu gak mau cerita sekarang tak apa." kata Raka yang diangguki oleh ketujuh sahabatnya.
Skip
Pagi harinya setelah sarapan selesai Killa dkk, Melani, dan yang lainnya memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Tetapi, saat mereka semua sudah berada didalam mobil tiba-tiba saja mobil mereka semua tak bisa menyala. Killa dkk yang memang melihat jika ada sosok Fira yang berada diatap mobil dan tak mengizinkan mereka untuk pergi. Akhirnya Killa dkk turun dari mobil, kecuali Melani dan Arga juga lainnya.
"Fira kamu ngapain?" tanya Killa pelan.
"Kak.. jangan pergi, tolong Fira." jawab sosok Fira.
"Tolong apa?" tanya Felix yang mulai penasaran.
"Bantu Fira untuk menangkap mereka.." jawab sosok Fira lagi.
"Mereka? Mereka siapa?" tanya Riri mulai ikut penasaran.
"Iya mereka... mereka yang telah membuat Fira seperti ini." jawab sosok Fira.
"Tapi kami semua tak mengerti dengan apa yang kamu alami.." kata Alex.
"Akan kuceritakan, jadi.." sahut sosok Fira.