The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
119



Killa mulai membuka matanya dan ia dikejutkan oleh sosok Fira yang berada diatas tubuhnya dengan cengirannya.


"Astagfirullah.. bikin kaget aja kamu." kata Killa sambil mengelus dadanya.


"Hehehe.. maaf kak Killa. Kakak dan teman-teman kakak jadikan bantuin Fira?" ucap Fira meminta maaf dan bertanya pada Killa tentang Killa yang akan membantunya.


"Iya... jadi kok, kamu tenang aja kakak dan yang lain akan bantu sampai selesai." jawab Killa sambil tersenyum pada sosok Fira yang masih setia duduk diatas tubuhnya itu.


"Sekali lagi terima kasih kak.." ucap sosok Fira sambil tersenyum dengan wajah pucatnya.


Tak lama kemudian Jessie mulai membuka matanya saat mendengar pembicaraannya Killa dan sosok Fira yang berada disampingnya.


"Selamat pagi Killa dan Fira.." sapa Jessie.


"Pagi juga Jess/kak Jessie." sahut Killa dan sosok Fira bersamaan.


"Betah banget kamu duduk diatas badannya Killa." kata Jessie sambil menguap.


"Hehe.." sosok Fira hanya menyengir dengan bibir dan wajah yang pucat.


"Aku mau mandi dulu deh..." kata Killa yang langsung diangguki oleh Jessie juga sosok Fira.


Killa pun beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan keluar kamar, sedangkan sosok Fira telah menghilang sebelum Killa bangun. Tak lama kemudian Jessie pun menyusul Killa yang telah lebih dulu keluar dari kamar. Saat Jessie keluar dari kamar, ia melihat semua sahabatnya sudah berkumpul kecuali Killa.


"Morning semuanya.." sapa Jessie sambil tersenyum.


"Morning to.." jawab mereka bersamaan.


"Killa mana Jess?" tanya Felix.


"Katanya sih mau mandi dia.." jawab Jessie yang diangguki oleh Felix.


"Hari ini kita akan menuntaskan satu masalah lagi, kalian udah siap?" tanya Alex.


Tak lama kemudian, Killa muncul diruang tengah dengan membawa sarapan untuk mereka semua lalu disusul oleh Melani dan Neneknya. Killa dkk dan yang lainnya pun lalu sarapan bersama sebelum membantu sosok Fira. Disaat mereka sedang menyantap sarapan, sosok Fira muncul dengan bergelantungan diatas lemari sambil melompat-lompat. Killa dkk yang melihat sosok Fira hanya bisa menggelengkan kepala melihat hantu anak kecil satu itu.


Setelah selesai sarapan Killa dkk berpamitan untuk mencari orang yang telah membunuh sosok Fira, yang tentunya diikuti oleh sosok Fira.


"Fira.. harus kemana kami mencari orang itu?" tanya Felix yang diangguki oleh yang lainnya.


"Dia ada didesa sebelah kak.. tak jauh dari sini." jawab sosok Fira sambil menunjuk arah desa sebelah.


"Kamu tau kan desanya?" tanya Siska pada sosok Fira.


"Iya Fira tau kak..." jawab sosok Fira.


"Kamu tunjukkan jalannya sama kita ya..." pinta Alex pada sosok Fira.


"Baiklah kak dengan senang hati..." ucap sosok Fira.


Killa dkk saling berpandangan dan menganggukkan kepala. Killa dkk pun masuk kedalam mobil untuk menuju desa yang dimaksud oleh sosok Fira. Saat diperjalanan, Killa dkk tak ada satupun yang mengobrol didalam mobil. Mereka semua merasa khawatir dan sedikit gelisah tentang apa yang akan mereka hadapi nanti saat berada didesa itu. Tak lama kemudian Killa dkk pun sampai didesa yang dimaksud oleh sosok Fira. Killa dkk pun turun dari mobil yang diikuti oleh sosok Fira dengan cara melayang. Killa dkk melihat desa itu tampak normal seperti desa-desa lainnya, tak ada yang aneh. Hanya saja disana nampak banyak sosok-sosok hantu yang berada disetiap titik.


Saat mereka semua sudah turun dari mobil Killa melihat seorang wanita dewasa yang berada dibalik pohon dengan semak-semak dan menurut Killa gerak-geriknya itu mengundang kecurigaan siapapun yang melihatnya.


"Guys... coba kalian perhatiin deh cewek itu, mencurigakan banget gak sih?" ucap Killa kepada semua sahabatnya sambil menunjuk dengan dagunya.


Semua sahabat Killa melihat kearah wanita yang dimaksud oleh Killa. Benar saja apa yang dikatakan oleh Killa, mereka melihatnya juga merasa curiga.


"Wanita itu ngapain ya disitu? Dia gak takut ada uler apa?" tanya Riri beruntun.


"Kalo kita tau.. mana mungkin kita curiga Riri." jawab Jessie kesal.


Saat Killa dkk membicarakan wanita yang membuat mereka curiga, tiba-tiba saja wanita itu berbalik berjalan kearah mereka. Sosok Fira yang melihat wanita itu seketika berubah sangat marah dan dendam. Killa dan Felix yang menyadari perubahan raut wajah pucat sosok Fira hanya bisa menebak-nebak saja. Killa dan Felix memutuskan untuk nanti saja bertanya kepada sosok Fira perihal perubahan yang ia tunjukkan saat melihat wanita itu.


Killa dkk akhirnya melanjutkan perjalanan mereka mencari informasi tentang pembunuh Fira, saat itu pula Killa dkk dikejutkan oleh.....