The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Teror Di Mansion Killa Part 2



Jam menunjukkan pukul 12.00 siang, tetapi Killa dkk juga Arga masih belum juga bangun dari tidurnya. Tak lama pun Killa bangun dari tidurnya dan beranjak menuju kamar mandinya untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai, Killa pun turun kebawah untuk makan siang.


Saat Killa turun ke bawah dan hendak menuju meja makan, terdengarlah suara bel mansion.


Tingg...tongg... Tinggg...tongggg.....


Bibi yang mendengar suara bel pun langsung menuju pintu depan untuk membukanya. Saat Bibi membuka pintu, ia tidak melihat siapa-siapa tapi ia melihat ada kotak seperti paket juga tertera nama Arga (paket dari shopee kali bi 🤭). Bibi pun mengambil kotak tersebut dan membawanya masuk ke dalam.


Bibi yang melihat Killa sedang makan pun langsung memberikannya untuk di berikan kepada Arga kakaknya. Killa pun menerima paket yang di berikan oleh Bibi.


Setelah bibi memberikan paket itu ia langsung pergi menuju dapur lagi. Tak lama bibi pergi kak Arga dan teman-temannya pun datang, Killa yang melihat ada kakaknya juga langsung saja memberikan paket yang di berikan oleh bibi tadi kepadanya.


"Kak ada paket tuh... Killa gak tau dari siapa dan belum di buka sama sekali."kata Killa sambil memberikan paketnya.


"Coba sini kakak liat.."pinta Arga.


Arga pun mengambil paket yang di berikan oleh Killa, tapi saat ia melihat tidak ada nama pengirimnya. Lalu Arga pun membuka paket itu perlahan dan melihat ada kepala boneka yang terpisah dari badannya juga ada sedikit percikan darah di sekitar boneka itu.



Arga yang melihat boneka itu terpisah dari badannya dan juga adanya percikan darah membuat Arga secara spontan melemparkannya.


"Gila... siapa sih yang ngirim beginian ke mansion?"tanya Arga.


"Killa juga gak tau siapa kak."jawab Killa.


"Kayaknya kita harus segera mencari siapa pelakunya guys...."saran Raka.


"Iya bener... ngomong-ngomong Kil, di mansion lo ini ada CCTV gak sih?"tanya Siska.


"Ada Sis... kayaknya kita harus mengawasi lewat CCTV biar kita semua tau siapa yang ngirim benda kayak itu."jawab Killa.


"Tapi guys... gue mau tanya sama kak Arga. Kak ada gak sih karyawan atau client kakak yang gak suka di perusahaan yang kakak pimpin saat ini?"tanya Jessie.


"Secara kan kak Arga yang megang perusahaan alm. ayah kalian."lanjut Jessie.


"Atau ada juga yang pernah kakak tolak kerja samanya mungkin terus dia merasa dendam sama kakak dan mencoba untuk membalasnya."sahut Alex.


"Dari pada kita menduga terus kayak gini, mending salah satu dari kita harus ada yang ikut kak Arga ke kantor besok biar kita tau guys..."saran Felix


"Gue setuju sama idenya Felix."jawab mereka kompak.


Setelah makan siang selesai, Killa dkk juga Arga pun duduk di ruang tengah sambil menonton tv. Mereka hanya diam asik menonton tv, sampai akhirnya....


"Lumayan..."jawab para cowok.


"Yaudah... kita ngegame ajalah mau nggak?"tanya Raka.


"Boleh..."jawab para cowok.


Para cowok pun akhirnya bermain game untuk menghilangkan rasa bosan mereka, begitu pula dengan Arga. Mereka bermain dan menonton tv sampai sore hari, Para lelaki yang bermain game sangat berisik sampai-sampai mereka tidak ada satu pun yang mendengar adanya suara misterius di dekat mereka.


"Woiii kalian heboh banget sih mainnya gak bisa gitu ya gak berisik dan heboh gitu?"tanya Riri yang kesal.


"Maaf Ri... abisnya ini seru."jawab Raka.


"Udah guys... ini kan udah sore juga stop napa main mulu kalian."kata Killa.


Akhirnya para lelaki pun menuruti maunya Killa, berhenti bermain game. Mereka pun bergegas menuju kamar masing-masing untuk membersihkan diri mereka sebelum adzan magrib berkumandang.


*************


Killa dkk juga Arga saat ini sedang makan malam, seperti biasa hanya ada keheningan dan suara dentingan sendok juga garpu yang saling beradu. Di saat mereka sedang menikmati makan malam, Mereka semua tanpa terkecuali mendengar suara tawa tante Kunti yang sangat menyeramkan....


"Hihihihihi.... Hihihihi....."tawa tante Kunti.


Mereka yang mendengar itu seketika langsung berhenti menyantap makanan mereka masing-masing. Mereka saling berpandangan satu sama lain tanpa bersuara sedikitpun. Suara tawa tante Kunti itu pun menghilang, Killa dan yang lainnya melanjutkan makan malam mereka yang sempat tertunda.


Setelah makan malam mereka kembali menuju ruang tengah berencana untuk menghabiskan waktu bersama. Seperti biasa mereka mengobrol, bercanda, dan saling menjahili sampai akhirnya semua berhenti di karenakan teror itu kembali muncul di mansion.


Banyak sosok makhluk tak kasat mata yang berada di dalam mansion, sosok itu menampakkan diri satu persatu dengan Killa, Arga, juga teman-temannya.






penampakan tuyul kembar