The Ghost Hunter

The Ghost Hunter
Rumor Kampus Angker



Siska mengalihkan pandangannya dari sosok penampakan itu, dan segera mengajak semua temannya pulang.


"Guyss.... pulang yok."ajak Siska.


"Kenapa Sis?"tanya Jessie.


"Aduhh.. dimobil aja gue ceritain."jawab Siska.


Mereka pun setuju untuk pulang, setelah didalam mobil Siska pun menceritakan apa yang ia lihat tadi.


"Guys... tadi gue liat penampakan deket tangga gak jauh dari mading."cerita Siska.


"Hah !!"kaget mereka semua.


"Gimana gue mau cerita tuh penampakan Kunti serem amat, sebelas dua belas tuh kayak Daniel."kata Siska.


Mendengar perkataan Siska sontak membuat mereka tertawa ngakak, Daniel yang disamakan dengan penampakan Kunti pun hanya bisa mendengus kesal.


"Canda Niel... jangan ngambek dong, ntar gak ganteng lagi lohh."kata Siska.


"😳😳😳"Daniel.


"Ada yang ngeblushh nih..."goda Jessie.


Melihat Daniel ngeblush, mereka pun tertawa kembali. Daniel yang digoda seperti semakin ngeblush dan malu.


Skip di mansion Killa


Saat ini mereka berkumpul di mansion Killa, mansion Killa berubah menjadi camp berkumpul mereka setiap hari. Killa pun tak keberatan. Sampai....


"Guys... besok udah masuk kuliah kan ya?"tanya Raka.


"Iya Rak... gak kerasa ya kita udah kuliah aja."jawab Riri.


"Heem... bener banget. Ehh tapi guys... kayaknya bener deh rumor kampus kita itu angker."sahut Daniel.


"Lo tau dari mana dah kalo itu bener..."kata Felix.


"Sebenernya... gue liat ada penampakan saat kita berkeliling kemarin sama hari ini juga."jawab Daniel lagi.


"Apaaaaa?"teriak mereka bersamaan.


"Ehhh busetttt.... lo semua pada hobi banget dah teriak-teriak. Budeg ntar nih kuping gue woii..."protes Daniel.


"Maaf Niel, kan kita kaget... btw lo liat penampakan apaan dan dimana? Kok lo gak cerita sama kita-kita?"tanya Jessie beruntun kepada Daniel.


"Iya Niel, dimana? Ceritain dong ke kita.."pinta Alex.


"Jadii...."


Flashback On


Saat Daniel dkk berkeliling dihari mereka mendaftar, saat itu ia melihat seperti pocong tapi hanya sekilas saja. Bahkan Daniel pun tidak yakin apa yang ia lihat, ia pikir itu hanyalah tumpukan karung pasir yang tak sengaja berbentuk seperti pocong. Sampai akhirnya ia tak sengaja mendengar Jessie yang berbicara dengan Killa kalau dia melihat penampakan pocong, lalu percakapan mereka di tanggapi juga oleh yang lain karena mereka juga mendengarnya. Daniel juga sempat melihat dimana Jessie menunjuk keberadaan pocong itu.


"Ada apa Jess?"tanya Killa.


"Tuhh liat ada pocong."jawab Jessie menunjuk arah pocong itu berada.


Daniel yang ikut melihat ke arah tempat dimana Jessie menunjuk, ia sangat terkejut. Karena apa yang ia lihat dan juga ia berpikir bahwa itu adalah tumpukan karung pasir yang kebetulan berbentuk seperti pocong itu adalah salah, ternyata itu benar-benar pocong yang ia lihat sebelumnya.


Sadar dari rasa kagetnya, Daniel pun mengalihkan pandangannya ke arah dekat mading ia malah melihat Kuntilanak disana. Karena Daniel merasa seperti ada seseorang yang sedang mengawasi dia juga semua sahabatnya. Saat ia melihat ke lantai atas betapa kagetnya ia saat itu, Daniel melihat sosok hantu perempuan dengan penuh luka ditubuhnya. Saat itu juga Daniel mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Untunglah saat itu juga Siska mengajak untuk pulang, tapi saat keluar dari gerbang kampus Daniel melihat ada sosok hantu bermuka rata sedang berdiri menghadap jalanan. Ia langsung saja mengalihkan pandanganny lagi ke arah teman-temannya.


"Yaudah yok kita pulang..."ajak Siska.


Tapi Daniel sempat bertanya dengan sahabatnya itu saat ia tersadar dari keterkejutannya...


"Ehh tunggu guys... kalian liat gak tadi ada Kuntilanak di pojokan dekat mading?"tanya Daniel.


Tak disangka-sangka, dari pertanyaan iseng Daniel itu Raka mengalami hal yang sama.


"Gue liat Niel."jawab Raka.


"Kalo kalian?"tanya Daniel lagi.


Dan pada saat hari pengumuman dan juga pembagian kelas, Daniel kembali melihat sosok penampakan perempuan dengan banyak luka di tubuhnya dilantai atas. Daniel pun dengan cepat mengalihkan pandangannya, karena menurut Daniel sosok itu sangat menyeramkan.


Flashback Off


"Jadi gitu guys ceritanya..."kata Daniel.


"Jadi lo liat tuh pocong juga.. tapi kok bisa lo mikirnya itu karung pasir yang kebetulan berbentuk kayak pocong?"tanya Jessie.


"Karena gue liatnya cuma sekilas doang Jess makanya mikir kayak gitu awalnya."jawab Daniel.


"Ehh tapi gue penasaran sama sosok perempuan yang tubuhnya penuh luka seperti dibilang oleh Daniel..."kata Killa.


"Lah lo malah penasaran sama demit."sahut Alex.


"Bukan gitu Alex... kalo feeling gue kayaknya dia ada sesuatu yang mau disampaikan, soalnya kan gak mungkin dia tiba-tiba menampakkan diri sama Daniel sampe dua kali."kata Killa menjelaskan.


"Gue setuju apa yang dikatan oleh Killa.."sahut Felix.


"Nah kalo yang Kuntilanak di dekat mading itu gue liat, tapi di dekat tangga sebelah mading waktu liat pengumuman."jawab Siska.


"Menurut gue kayaknya itu Kuntilanak yang sama."jawab Riri.


"Iya kayaknya sih.."sahut Jessie.


"Tapi... kenapa mereka menampakkan diri secara bersamaan ya.."kata Alex.


"Apa mungkin... ada sesuatu hal yang belum terungkap dan mereka menampakkan diri secara bersamaan karena kasus mereka saling berkaitan."sahut Raka.


"Hmm... entahlah gue juga belum yakin akan hal itu."sahut Jessie.


"Ehh udah sore ini, kita pulang yok.. nanti kita bahas ini lagi jika mereka menampakkan diri lagi gimana?"saran Siska.


Mereka semua hanya mengangguk tanda setuju. Karena hari sudah sore mereka semua pun kembali ke rumah masing-masing.


*********


Skip malam harinya....


Jam menunjukkan pukul 22.23 malam, Killa pun mulai merebahkan tubuhnya dan mulai memasuki dunia mimpi.


Di dalam mimpi, Killa berada di Fakultasnya Ia melihat ada sosok perempuan dengan banyak luka di tubuhnya seperti yang di ceritakan oleh Daniel tadi sore.


Killa pun mendekati sosok perempuan penuh luka itu dengan pelan. Saat Killa hampir mendekati sosok itu, sosok itupun mendongak melihat Killa. Lalu...


"Tolong... tolong aku... hiks... hiks..."kata sosok perempuan penuh luka.


"Apa yang bisa aku bantu untukmu.."jawab Killa.


"Tolong.. bebaskan aku dari belenggu fakultas ini."kata sosok itu.


"Memangnya apa yang terjadi?"tanya Killa lagi.


"Nanti akan aku ceritakan saat kita bertemu..."jawab sosok itu lalu menghilang.


Killa pun terbangun dari mimpinya, ia merasa mimpi itu sangat nyata. Lalu ia mengambil ponselnya yang berada di nakas dan mengirimkan pesan di grup mereka tetapi tidak ada balasan karena Killa pikir ini sudah sangat larut. Tapi saat Killa ingin menaruh ponselnya tiba-tiba ponselnya berbunyi tanda ada yang meneleponnya. Saat Killa lihat ternyata itu dari Felix...


"Halo... Assalammualaikum Lix.."salam Killa saat menjawab telpon Felix.


"Walaikumsalam Kil... ada apa kil kok kirim pesan tadi?"tanya Felix.


"Lix, gue abis mimpi sosok perempuan yang penuh luka ditubuhnya... persis banget sama cerita Daniel tadi sore lalu dia bilang tolong aku dari belenggu di fakultas ini."cerita Killa pada Felix.


"Lalu apa lagi?"tanya Felix lagi


"Waktu gue tanya apa yang terjadi dia hanya bilang, nanti saja aku cerita kalo kita bertemu di fakultas lalu dia menghilang."jawab Killa.


"Yaudah... nanti kita bahas besok di fakultas sama yang lain. kamu tidur lagi aja Kil."saran Felix.


"Yaudah Lix, lo juga."jawab Killa.


Setelah telpon di tutup Killa kembali tidur seperti yang disarankan oleh Felix.


Skip pagi harinya....