
"Wajahnya itu ternyata adalah waniita yang lo barusan ceritain ke kita Kil...."jawab Felix.
Killa dan keenam sahabatnya itu sangat terkejut mendengar jawaban Felix. Karena apa yang ia duga dan rasakan tidak akan pernah meleset. Berbeda dengan Arga yang mendengar jawaban Felix yang bingung dan juga tak mengerti sama sekali hanya bisa diam sambil menyimak saja. Sedangkan Felicya ia sudah mengetahui cerita itu dari awal dari Killa juga ketujuh sahabatnya jadi Felicya sedikit mengerti dengan penjelasan dari Felix.
Arga yang tak mengerti apa yang mereka maksudkan meminta Killa dkk untuk menceritakan dari awal. Killa dkk akhirnya menceritakan dari apa yang mereka dengar saat sedang sarapan sampai mereka kembali dari kampus dan bertemu seorang wanita yang memakai syal dilehernya. Mereka juga menceritakan sampai akhirnya Felix melihat wajah kuyang yang sama dengan wanita yang mereka lihat sebelumnya.
Setelah mendapat penjelasan dari Killa dkk, akhirnya Arga mengerti alur pembicaraan yang disampaikan oleh Felix. Daniel yang saat itu sedang memandang kearah jendela diruang tengah, tak sengaja melihat soosk kuyang yang sedang berda dipohon mangga milik tetangga Killa yang kebetulan berada tak jauh dari sana.
Dengan refleks Daniel memanggil mereka semua dan meminta mereka untuk melihat apa yang baru saja ia lihat. Mereka yang saat itu sedang mengintip sosok kuyang itupun melihat jika kuyang itu sedang menggigiti sesuatu.
Killa pun mencoba untuk melihat lebih teliti lagi apa yang sedang kuyang itu gigiti. Killa melihat ada seperti kepala kecil yang sedang digigitinya, setelah Killa sadar apa yang telah digigiti kuyang itupun sangat terkejut. Kuyang itu sedang memakan janin diatas pohon mangga tetangganya.
"Guysss... kak Arga, kak Fel."panggil Killa kepada ketujuh sahabatnya juga kakaknya.
Mereka semua yang dipanggil oleh Killa pun langsung menengok kearahnya dan juga bertanya-tanya ada apa gerangan Killa tiba-tiba memanggil mereka secara bersamaan.
"Ada apa Kil...?"tanya mereka kompak.
"Kalian sadar gak sih apa yang sedang kuyang itu lakukan?"tanya Killa lagi kepada mereka semua juga sambil menatapnya.
"Nggak Kill.... emangnya apaan sih?"tanya Jessie yang mewakili pertanyaan mereka semua.
Ketujuh sahabatnya, Arga, juga Felicya pun melongo saat mendengar jawaban dari Killa seperti itu juga ikut bergidik ngeri.
"Guyss... kita harus menyelesaikan kasus kuyang ini. Kalo nggak, akan semakin banyak janin yang ia ambil. Dan juga kuyang ini sudah sangat meresahkan dilingkungan kita."kata Raka berpendapat yang langsung mendapat persetujuan dari mereka semua.
"Iya.... yang dikatakan Raka itu ada benernya."sahut Felicya.
"Lalu..... bagaimana caranya kita mau memusnahkan kuyang itu? Kan kita gak tahu caranya?"tanya Riri.
"Gue tahu caranya.... tapi gue gak yakin, soalnya gue pernah denger dari orang pernah nangkep tuh kuyang saat dikampung gue."jawab Alex.
Mereka semua yang mendengar pernyataan Alex pun menoleh kearahnya, dan juga penasaran dengan cara apa memusnahkannya.
"Gimana caranya....?"tanya mereka kompak.
"Pertama, katanya kuyang itu bisa ditangekep. Kita coba aja dulu cara yang pertama, jika gagal... kita gunakan cara kedua. Caranya kita mencari tubuh si kuyang itu dan membakarnya dan katanya pelan-pelan kuyang itu akan mati jika ia tak bisa kembali ketubuhnya."jawab Alex sekaligus menjelaskan pada mereka semua.
Mereka semua yang mendengar itupun mengangguk mengerti atas penjelasan yang diberikan oleh Alex. Tetapi disaat itu juga mereka berdiskusi jika mereka juga akan meminta bantuan warga jika dibutuhkan. Dan mereka semua akan berbicara pada ketua RT disana.
Jam sudah menunjukkan pukul 03.00 dini hari, mereka semua pun memutuskan untuk mengistirahatkan tubuh mereka dan menjemput mimpi indah mereka.