
Killa yang saat itu tengah melihat kejendela, ia melihat ada sosok Kuntilanak yang sedang bergelantungan dipohon sambil mengayunkan kakinya...
"Hadeh.. si tante Kunti gak kenal waktu banget kalo muncul." gumam Killa yang didengar oleh kekasihnya Felix.
Felix yang mendengar gumaman Killa pun menoleh kearah pohon yang Killa lihat, ia pun sama melihat Kuntilanak yang sedang bergelantungan.
"Udah yank jangan diliatin.. ntar dia deketin kita lagi." kata Felix kepada Killa.
Killa yang mendengar penuturan dari Felix pun hanya menganggukkan kepalanya, ia juga paham apa yang dimaksud oleh Felix. Killa pun akhirnya mengikuti saran Felix agar tak melihat pada sosok yang mereka lihat sebelumnya, Killa yang kembali merasa bosan hanya bisa menyadarkan tubuhnya agar sedikit rileks sambil memejamkan matanya. Felix yang melihat Killa bosan akhirnya mengajaknya mengobrol...
"Kamu bosen hem?" tanya Felix sambil mengelus rambut Killa.
"Banget..." jawab Killa sambil mengerucutkan bibirnya.
Saat Killa dan Felix sedang bicara, Laura yang sedari tadi duduk bersama Felicya disamping Arga beralih duduk dipangkuan Felix yang berada dikursi penumpang.
"Hadeh... Lau bikin kaget aja deh." kata Felix dan Killa bersamaan.
"Hehehe maaf kak.. Lau bosen didepan sama kak Feli dan kak Arga jadi Lau kesini aja deh." sahut Laura sambil cengengesan.
'Laura gak bisa liat orang seneng banget... padahal baru aja mau berduaan sama ayank beb.' batin Felix.
Felix dan Killa hanya bisa menggelengkan kepala saja dengan kelakuan adiknya itu dan kembali melanjutkan mengobrol. Sedangkan Laura duduk anteng dengan menonton kartun di youtube memakai ponsel Felix.
"Tapi kira-kira kita berhasil gak ya bantuin Melani seperti yang sebelumnya kita lakukan..?" tanya Killa agak sedikit tak yakin.
"Kamu tenang aja... ini pasti berhasil." jawab Felix meyakinkan Killa sambil mengelus kepala Killa sayang.
"Hadehh... dunia berasa milik berdua yang mah cuma ngekos.." celetuk Siska.
Killa dan Felix pun menoleh kebelakang, melihat Siska yang sambil nyengir saat melihat tatapan tajam dari mereka berdua.
Skip
Setelah perjalanan panjang, Killa dkk dan juga lainnya sampai didesa neneknya Melani. Melani pun mengajak mereka semua untuk beristirahat dikediaman neneknya. Sedangkan neneknya Melani dengan senang hati menerima mereka semua karena rumah sedikit ramai dengan kedatangan mereka lalu mereka semua pun masuk kedalam rumah. Saat itu Killa dkk tak sengaja melihat kearah dapur, Killa dkk melihat sosok Pocong berada didekat pintu dapur. Sosok pocong itu hanya diam berdiri disana dengan wajah yang sangat menyeramkan, Killa dkk hanya bisa saling berpandangan dan tak menceritakan kepada siapapun.
Jam menunjukkan pukul 16.19 WIB, Killa dkk juga yang lainnya sudah selesai membersihkan tubuh mereka. Killa dkk dan lainnya pun duduk lesehan sambil bersantai juga mengobrol tentang desa neneknya Melani.
"Desanya adem banget ya..." kata Arga memulai pembicaraan.
"Iya memang adem kak tapi disini banyak loh..." sahut Alex sambil menakut-nakuti Arga.
"Lex ,udah gak usah nakut-nakutin kakak ya!!" kata Arga sambil menjitak kepala Alex pelan walaupun ia sendiri memang sudah ketakutan.
"Nanti besok pagi kita kesana Kil.." jawab Melani sambil memandang Killa.
"Oke deh..." sahut Killa dkk.
"Kil.. besok kakak sama kak Arga ikut ya, kakak pengen liat tempatnya kali aja bisa buat spot foto-foto disana.." pinta Felicya pada Killa sambil nyengir.
"Aiih... sejak kapan kak Feli jadi narsis gini?" tanya Riri.
"Baru aja dek..." jawab Felicya sambil bersandar dikursi.
"Ya boleh aja sih kak, tapi nih bocil siapa yang jaga ntar?" tanya Killa melihat kearah Arga dan Felicya.
"Ajak aja dekk." sahut Arga yang langsung dianggukki oleh Killa dkk juga Melani.
Skip
Menjelang malam, setelah selesai melaksanakan sholat magrib Killa dkk juga Melani membantu neneknya Melani untuk memasak makan malam untuk mereka semua. Setelah selesai memasak, mereka memanggil yang lainnya untuk segera makan malam. Saat mereka semua sedang makan malam, Killa dkk melihat sosok Sundel bolong dari jendela yang memang berada diluar rumah. Sontak saja membuat killa dkk berhenti memakan makan malam mereka, Arga yang melihat Killa dkk kompak menghentikan makan malamnya pun bingung dan bertanya kepada pada adiknya itu...
"Dek.. kenapa kalian kompak banget berhenti makan?" tanya Arga sambil menatap Killa dkk satu persatu.
Killa dkk yang mendengar pertanyaan kakaknya pun menoleh..
"Maaf kak.. tadi kita liat sosok yang buat kita berhenti makan." jawab Killa yang dianggukki oleh ketujuh sahabatnya.
"Sosok?" tanya Nenek Melani.
"Iya Nek.." jawab Jessie.
"Sosok apa yang kalian lihat?" tanya Nenek Melani lagi.
"Sundel bolong Nek.." jawab Killa dkk kompak.
"Haduhh... Kil kita kesinikan mau ngelepasin tuh Genderuwo dari gue tapi kok malah sosok yang lain pada muncul sih..." sahut Melani ketakutan.
"Udah gak apa-apa Mel... sosoknya gak ganggu kok." kata Daniel memberitahu yang disetujui oleh Killa dan keenam sahabatnya.
"Yaudah... kalian lanjutkan makannya." kata Nenek Melani yang diangguki oleh Killa dkk juga Melani.
Akhirnya Killa dkk juga Melani melanjutkan makan mereka yang tadi tertunda. Setelah selesai makan malam, Killa dkk juga Melani kembali membantu nenek Melani membersihkan piring bekas mereka makan. Setelah selesai mencuci piring Nenek Melani, Killa dkk juga Melani duduk santai diruang tengah sambil mengobrol sampai lupa waktu. Saat jam sudah menunjukkan pukul 23.30 WIB Neneknya Melani pun pamit untuk beristirahat lebih dulu, tak lama kemudian Killa dkk juga Melani memutuskan untuk beristirahat juga karena malam semakin larut. Lalu Killa dkk juga Melani masuk kedalam kamar masing-masing dan mulai menjemput sang mimpi.
Pagi harinya...