Our Secrets

Our Secrets
Ch. 115. Pengungkapan Rasa



Bab. 115


Zacky bersimpuh di depan Sila, meraih tangan wanita itu dengan penuh kelembutan serta cinta yang luar biasa Zacky berikan kepada wanita yang tengah mengandung keturunannya tersebut.


"Apa yang kamu lakukan, Mas?" Sila tampak bingung dengan sikap Zacky. Kenapa suaminya ini mendatangkan seluruh teman-teman sekolah dan rekan kerjanya malam ini. Di tambah lagi tanpa sepengetahuan dirinya. Bisa-bisanya Zacky melakukan ini. Memang minta dihukum pria nakal ini.


Sedangkan Zacky tersenyum lembut.


"Sayang ...." panggil Zacky dengan suara penuh kasih sayang.


Sementara itu Sila merasa malu di kala Zacky bertingkah seperti ini di hadapan keluarga besar serta para teman-temannya.


Lalu tanpa sengaja ia melihat ke arah Yuan dan Melani, di mana mereka berdiri bersandingan di posisi tengah-tengah teman SMA mereka. Dua wanita itu mengangguk samar ke arah Sila dengan senyuman begitu tulus. Sampai-sampai membuat Sila meneteskan air mata.


Baru kali ini ia merasakan besarnya rasa sayang mereka terhadap dirinya. Terutama pada tatapan teduh dua orang lanjut usia yang berdiri dengan di apit oleh mami serta papi mertuanya. Mereka mengangguk samar serta nenek yang beberapa kali mengusap matanya yang berair.


Kembali pusat perhatian Sila mengarah ke suaminya. Di mana pria itu bersimpuh di depannya dan dengan sabar menunggu perhatiannya berpaling kepada Zacky lagi.


"Mas ..."


"Sayang ... terimakasih sudah menolongku dari sesuatu yang mungkin tidak akan bisa aku lewati dampaknya. Dan justru aku malah melampiaskan semua itu kepadamu. Maaf, tetapi aku tidak menyesal sama sekali dengan apa yang kulakukan kepadamu. Karena ternyata begitulah takdir mempertemukan kita dan mengikat kita selama-lamanya. Terlebih lagi kamu memberiku dua malaikat yang sebentar lagi akan menyapa dan bertemu dengan kita, Sayang. Kamu juga dengan sangat sabar membuatku sadar, akan apa arti cinta serta pengorbanan yang sesungguhnya," ucap Zacky menatap penuh cinta ke arah Sila. Tak sedikit pun pria itu memalingkan tatapannya ke arah lain.


"Aku juga berterimakasih, karena kamu lebih memilih untuk menjaga mereka. Di hadapan keluargaku, serta keluargamu, dan juga para teman-teman kamu malam ini, aku, Rizacky Ardhian Rayyansyah, malam ini meminang wanita yang bernama Arsila Quuenara Diandra sebagai pendamping, serta menjadikannya sebagai satu-satunya wanita yang berada dalam hidupku. Sesuai janji tertinggi yang pernah aku ucapkan dihadapan para keluargamu, aku akan menepatinya. Membahagiakan serta menjagamu dan anak-anak kita nanti semampuku. Maukah kamu menjadi satu-satunya wanita milik Rizacky Ardhian Rayyansyah, Sayang?" ujar Zacky dengan kalimat yang sungguh menyentuh hati.


Bahkan para sahabatnya yang juga datang pun, mereka tersenyum tipis. Tidak menyangka jika Zacky bisa sebucin itu pada Sila. Bahkan mengungkapkan di depan orang banyak.


Buliran bening itu menetes begitu saja dari mata Sila tanpa bisa ditahan sedikit pun. Bahkan tidak bisa untuk di hentikan.


"Terima! Terima! Terima!"


Begitulah teriakan dari para sahabat, keluarga, serta teman-temannya yang lain. Mereka juga terlihat menangis melihat momen yang sangat haru saat ini.


Sedangkan Sila, beberapa kali mengusap matanya yang basah. Ia tidak menyangka akan mendapat pengakuan seperti ini. Bahkan pernyataan perasaan suaminya ini begitu romantis menurutnya. Meskipun tidak diperjelas dengan kalimat cinta yang Sila inginkan. Namun, sikap Zacky selama ini sudah bisa mewakili kesemuanya. Oleh sebab itu, Sila tidak mempunyai alasan untuk menolaknya. Toh, mereka juga sudah menjadi suami istri. Konyol sekali memang.


"Iya, Mas," jawab Sila seraya mengangguk.


Zacky bangkit langsung. Lalu memeluk erat sang istri. Mengecup puncak kepala Sila serta perutnya yang sudah besar tersebut.


"I love you, Sayang," bisik Zacky membuat Sila membeliakkan mata. Belum selesai keterkejutannya, Zacky melakukan hal yang mampu membuat pipi Sila merona merah.


Anu, Yaang. ini kok bau baunya anu, ya? ituloh ... emm ... anu ituloh Yaang🙈