My Teacher My Husband

My Teacher My Husband
Tidak untuk nanti malam



Rekaman dimatikan dan menyimpan dengan otomatis,Lalu ajeng menaruh hpnya di samping Hp rafi dan melanjutkan makannya,Rafi mengembalikan Raut wajahnya menjadi datar dan dingin,dengan telaten Rafi menyuapi ajeng.


Selesai makan Ajeng membantu rafi membereskan Barang barang suaminya karena akan pulang dari rumah sakit nanti malam.


"Raf"


"Hm"


"Mama papa kesini lagi gak?"Tanya ajeng yang sedang membereskan baju baju rafi dan dirinya.


"Mboh"Jawab rafi cuek


Merasa kurang puas dengan jawaban rafi,ajeng bertanya dengan pertanyaan yang sama.


"Emangnya mama papa gak kesini lagi tadi,buat makan?"Tanya ajeng


"Gak"Jawab rafi acuh tak acuh


Setelah selesai membereskan barang barang,ajeng duduk di sofa kamar inap rafi dan meletakan kepalanya di bahu rafi.


"Kenapa?"Tanya rafi Sembari mengecup puncak kepala ajeng.


"Sekolah aku gimana?"Tanya ajeng dengan wajah sedih.


"Ajeng,kamu gak bisa lanjutin ulangan kamu karena kertas soal dan jawaban sudah dikumpul di dinas"Rafi mengatakan hal jujur tentang kelangsungan pendidikan istrinya tersebut.


"Berarti aku gak lulus SMA dong?"tanya ajeng dengan wajah sedih dan menatap Rafi dengan mata berair.


"Hm,kalau kamu bersedia ulang lagi"Rafi berucap sambil mengusap lembut wajah ajeng dengan tangannya.


"Aku kan pernah bilang,Setelah kamu lulus kita tinggal di spanyol"Kata rafi dengan tangan yang mulai tidak bisa dikondisikan.


"Tapi kan aku gak lulus"Ajeng berusaha menahan tangan suaminya tersebut.


"Keputusan ada ditangan kamu"Tangan rafi mulai membuka satu persatu kancing baju ajeng,ajeng berusaha menahan tangan suaminya tersebut namun tak bisa karena tenaga suaminya jauh lebih besar dari dirinya.


"Aku ikut kamu"Ajeng membulatkan keputusannya,ia akan mengikuti suaminya itu,dan patuh akan perintah suaminya.


"Yakin?"Tanya rafi memastikan.


"Ya"


"Raf,jangan aneh aneh"Ajeng memperingatkan suaminya tersebut agar tak berbuat lebih.


Sekarang,bukan hanya tangannya yang bergerak namun kepalanya ikut bergerak dan menempatkan kepalanya di area favorite nya.


Rafi menenggelamkan kepalanya belahan dada ajeng dan sesekali mengecupnya membuat ajeng menggeliat.


"Rafi Stop!"Ajeng menjambak rambut rafi pelan.


"Jangan ganggu sayang"Rafi mendorong tubuh ajeng hingga terlentang,lalu rafi menimpanya dan mendaratkan kepalanya di belahan dada Ajeng,kini posisi mereka begitu intim Rafi diatas ajeng dibawah.


Rafi masih sadar,ia hanya ingin bermain main saja,tak berbuat lebih ia tahu dimana dirinya dan ajeng sekarang.


"Sayang?"Tanya ajeng.


"Hm"


"Kita tinggal di spanyol ya?"Tanya ajeng sambil memainkan rambut rafi.


"Hm"


"Kenapa gak tinggal di Swiss aja?"Ajeng membayangkan pemandangan indah Swiss,negara yang dikelilingi Gunung gunung indah dan tentunya pria pria tampan jomblo yang tinggal di negara itu.


"Terserah kamu"Ucap rafi masa bodo dengan dengan apa yang diusulkan istrinya,yang terpenting baginya adalah Ia bersama ajeng kemanapun ia atau ajeng pergi,Mereka harus bersama.


"Kita tinggal di swiss aja ya?"Tanya ajeng memastikan.


"Hm"


Hening


Hening


Hening


"Raf"


"Hm"


"Kamu masih inget abun?"Tanya ajeng dengan hati hati,karena ia sangat tahu jika suaminya ini sangat tidak menyukai Abun.


"Hm"


"Hm"


"Ih jangan Ham hem ham hem aja dong,Jawab yang bener!"Ajeng kesal mendengar suaminya hanya mengucapkan "Hm" jika ditanya.


"Hm"


"Argh!Udah ah sana jangan sentuh sentuh tubuh aku lagi,Ngeselin!!"Ajeng memaksa rafi untuk beranjak dari atas tubuhnya,Tapi ancaman ajeng sama sekali tak didengarkan rafi,Ia hanya diam dan melanjutkan kesenangannya bermain di area favorite nya.


"Hm"


Hening


Hening


Hening


Tiba tiba isakan kecil mulai terdengar,membuat rafi menjeda kegiatannya dan menatap ajeng.


Ia melihat ajeng yang sedang menangis tersedu sedu,Rafi Bangkit dan duduk kemudian membenarkan pakaian istrinya tersebut,dan memeluk ajeng dari samping.


"Kenapa nangis?"Tanya rafi mengangkat dagu ajeng.


"Hiks hiks hiks"


"Jangan nangis,aku minta maaf kalau ucapan aku bikin kamu bete dan tersinggung"Rafi Mencium Wajah ajeng Tanpa henti,membuat ajeng tertawa dengan kelakuan rafi.


"Ih jangan cium cium,Rafi jahat"Ajeng Ngambek sambil mengembungkan kedua pipinya,membuat dirinya begitu imut dimata rafi.


"Ulu ulu,Jangan ngambek dong sayang,Kamu mau apa?beli apa?"Ucap Rafi berusaha membujuk istrinya itu agar tidak marah pada dirinya.


"Gak mau"Ajeng menolak dengan Menggelengkan kepalanya dan menyilangkan kedua tangannya di depan Dada.


"Seriusan gak mau eskrim?"Rafi membujuk ajeng dengan makanan kesukaan istrinya itu,Sayangnya Keberuntungan kali ini tak memihak rafi,Ajeng menolak dengan keras tawaran eskrim.


"KAMU MAU BIKIN AKU GENDUT YA!?"Ajeng menolak dengan memelototkan kedua matanya ke rafi.


Rafi kewalahan menghadapi istrinya itu,ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu sambil berfikir.


"Sayang maafin Rafi yang ganteng ini dong"Ucap rafi dengan memeluk ajeng erat dan membuat raut wajahnya menjadi melas melas.


"GAK MAU!"


"LEPASIN IH!"


"AH KAMU MAU NGAPAIN!?"


"RAFIIIIIIIII"


Rafi mengendong ajeng dan menaruhnya di Hospital Bed lalu menimpanya.


"Maafin aku atau kita bikin dedek bayi disini?"Rafi mengancam dengan senyum menawan miliknya.


Ajeng membulatkan matanya tak percaya dengan ucapan suaminya itu,dengan cepat ia menolak tawaran rafi,ia memilih memaafkan rafi.


"I-iya aku maafin kamu,udah sana jangan aneh aneh,awas ih aku mau panggil dokter dulu mau nanyain kamu kapan bisa pulang"Ucap ajeng mengalihkan pandangannya ke arah pintu,dan mendorong bahu rafi agar menjauh.


Untuk sementara rafi mengalah dan membiarkan ajeng lolos,tapi tidak untuk nanti malam.


Rafi senyum menyeringai melihat ajeng melangkah keluar meninggalkan dirinya seorang diri di ruang inap ini,lalu rafi bergumam.


"Kamu bisa lolos untuk sekarang,tapi tidak untuk nanti malam,Aku akan buat kamu gak berdaya,hahaha"Gumam rafi dengan diiringi tawa kecil,lalu mengambil handphone miliknya dan menelpon Mang jono agar mengantarkan mobil miliknya ke rumah sakit.


***


Hi,Jangan lupa Vote My teacher my husband ya,Jika kalian ingin double eps seminggu penuh di minggu depan,Aku gak maksa ya...Buat yang mau saja,Oh iya Baca juga novel Aku yang lainya


-The bad twins


-perjodohan


Dan lain lain,bisa kalian check di profil ku~


Rate Five,like dan komen ya,Soalnya Novel Itu akan Aku buat kelanjutannya,Seperti The bad twins dan perjodohan^


Jangan lupa like dan komen ya,Semoga kalian pada gak bosen baca ceritaku~Jika kalian ada pertanyaan silahkan Komen dibawah atau bisa PC pribadi aku ya~


Terima kasih sudah membaca


SALAM DARI AUTHOR CANTIK


Jeje