
back to story
.
.
.
Setelah melalui hari hari yang sulit,Akhirnya Hari yang tak ingin dinanti nanti Siswa siswi pun tiba Hari ujian.
Selama seminggu penuh ajeng Belajar dengan giat agar bisa lulus dengan nilai sempurna dan membanggakan orang tuanya.
Dalam masa belajar,Rafi membantu ajeng diluar sekolah ia membuka les 'Khusus Ajeng' karna permintaan ajeng.
Saat ini Ajeng sedang berada di kelasnya sambil menunggu bel masuk ia membaca baca kembali materi yang di berikan rafi semalam.
Raisha:Eh ajeng,Tumben belajar?Dapet pencerahan dari mana lo?
Ajeng:Huh Jangan Berisik Sha,Gue lagi serius Udah udah sana jangan ganggu,mendingan lo belajar.
Raisha:Ya maaf Jeje cantik,Yaudah Bye Selamat belajar.
Ajeng tak menggubris Omongan Temannya Tersebut,Ia Kembali fokus dengan buku buku Di mejanya sekarang.
10 menit berlalu,Akhirnya waktu ujian tiba.
Tet..tet..tet..
"Kepada seluruh siswa siswi SMA garuda agar memasuki ruangannya masing masing,Ujian akan segera dimulai dan guru pengawas akan segera datang"Ucap salah satu guru piket yang menggunakan mikrofon.
Ajeng:(Menghela Nafas)Semangat Lo pasti bisa,Demi Orang tua Dan Rafi.SEMANGAT!
(Ucapnya Dalam hati sambil mengepalkan tangannya semangat)
Ketua kelas:Woy Keluar kita disuruh baris,Cepat!(Setengah berteriak)
Mendengar Itu sesegera Ajeng Membereskan buku bukunya dengan terburu buru,Sangking terburu burunya Ia bahkan tak sadar kalau beberapa buku yang seharusnya ia simpan di tasnya Malah ia simpan di Laci mejanya.
Lalu ia keluar Dan berbaris di depan kelas.Setelah itu satu persatu Setiap anak dikelas Tak terkecuali kelas ajeng pun diperiksa Agar memastikan tidak ada kecurangan.
Handphone Setiap siswa disita selama ujian berlangsung dihari itu dan akan dikembalikan kalau siswa selesai mengerjakan soal.
Tas pun ditaruh didepan dekat meja guru agar siswa tidak bisa melakukan kecurangan.
°°°
Soal soal pun dibagikan ke setiap siswa,setelah diberikan arahan bagaimana cara mengerjakannya,mereka langsung mengerjakan soal tersebut.
Mereka mengerjakan soal matematika dan b.indonesia.mereka diberikan waktu 4 jam untuk mengerjakan kedua soal itu sekaligus.
1jam berlalu Guru pengawas pun mulai berkeliling ke penjuru ruangan,Guru itu memeriksa Setiap laci.
Hampir semua laci yang diperiksa guru pengawas tidak berisi apapun.Kosong.
hingga guru itu berhenti dan terdiam tepat dimeja ajeng,Guru itu membulatkan matanya
Pengawas:Heh Ajeng,kamu Main curang ya?(Tanyanya dengan melototkan matanya,dan tangannya mulai mengambil buku buku yang ada di laci ajeng)
Perkataan Guru pengawas tersebut,menuai perhatian siswa siswi lainnya yang sedang mengerjakan soal.
Ajeng:Hah? Ngga kok bu,Saya jujur.eh eh bu..ibu mau ngapain?
Pengawas:Jujur kamu bilang?Terus ini apa hah!?(ucapnya dengan suara meninggi sambil menunjukan buku buku tersebut kepada ajeng)
Ajeng:Ta-
Deg...Oh no!
Ajeng:Please bu,demi tuhan saya ga ngelakuin itu hiks..hiks (Dengan nafas tersengal karna menahan tangis)
Ajeng:Saya bersumpah bu,Dengerin penjela-
Pengawas:HAH! Sudah cukup,Ini sudah ada buktinya,Saya kan sudah bilang tadi sebelum membagikan tugas kalau buku,handphone,Tas,Catatan lainnya Dikumpul didepan,Apa kamu tidak mendengar perkataan saya?Sudah lah,Silahkan kamu keluar dengan Cara baik baik atau kamu mau saya Seret sampai ke ruang guru?
Ajeng:Tap-
Pengawas:SAYA BILANG KELUAR!
Dengan Sangat terpaksa ajeng keluar ruangannya,Tujuannya saat ini adalah ruangan rafi.
Dengan Langkah terseret dan penampilan yang berantakan ia berjalan melewati banyak kelas,Hingga akhirnya ia sampai didepan ruangan rafi.
Disaat yang bersamaan saat ajeng ingin membuka pintu disaat itu pula rafi juga membuka pintu.
Ceklek..
Rafi:Sia-(Ucapnya tanpa melihat kearah orang tersebut)
Ajeng:(Langsung memeluk rafi kencang hingga rafi dibuatnya mundur beberapa langkah)Hiks..Hiks..Rafi..
Rafi:Eh? ajeng?Kok kamu ada disini?kan seharusnya kamu masih ujian kan?(Ucapnya sambil menutup pintu)
Mereka terdiam,Ajeng yang masih menangis dan rafi yang mencoba menenangkan ajeng dengan raut wajah bingung sekaligus khawatir.
Hingga Ajeng kembali berbicara sambil menangis
Ajeng:Hiks..aaaa Rafi,Gimana ini?Gimana!(Berbicara dengan histeris)
Rafi:Apanya yang gimana?Coba kamu minum dulu (Memberika segelas air)
Ajeng merampas dan meminum air itu dengan Cepat,Ia menarik nafas lalu mengembuskan nya,Menenangkan pikirannya yang kacau,Lalu ia kembali berbicara.
.
.
.
.
.
.
.
Buat Hari ini Yang mau double eps,Vote novel ini dulu sampai masuk 100 besar👍
Habiskan Poin poin kalian buat Vote novel ini😁
Miss tunggu sampai Nanti Sore jam 3,kalau belum masuk 100 besar?Miss ga double up😋
Terima kasih sudah membaca
Salam sayang
Miss je