My Teacher My Husband

My Teacher My Husband
Bangun Telat



Pukul sudah menunjukkan angka setengah delapan pagi tetapi gadis yang satu ini tidak kunjung bangun.


"IVY......." teriak Citra(mama Ivy) dari bawah tetapi tidak ada jawaban dari Ivy.


" Ini anak ya...kalau udah tidur kayak kebo, udah jam berapa ini? apa dia gak sekolah huh!?" geram mamanya dengan tingkah anak satunya ini.


"Biar Lia aja ma yang bangunin. mama sarapan aja duluan" kata lia ke mamanya, karena memang cuma ivy yang ditunggu dari tadi untuk sarapan.


"lia kalau tu anak gak bangun juga lo siram aja pake air biar cepet bangun" canda Rendi kepada lia, Rendi jarang banget panggil kakak adek, kalau ada maunya aja baru panggil kakak atau adek.


"ia ia, selow kali gak dikasih tau gue juga akan ngelakuin itu" kata lia.


dan lia pun menaiki anak tangga menuju kamarnya ivy karena kamarnya berada dilantai 3.


Ya, memang rumah keluarga Dimitri cukup besar hingga lantai 3 dan dilantai 3 itu adalh kamar mereka ber4 sedangkan lantai 2 itu kamar orang tuanya dan ruang spesial keluarga mereka dan lantai 1 itu dapur dan kamar pembantu juga ruang tamu untuk tamu duduk, rumah mereka juga dilengkapi dengan lift, bioskop kecil, dan ruangan ruangan yang lain, sedangkan halamannya jangan tanya sangat luas kira kira buat acara yang besar bisa dibuat disitu, ditambah kolam renang, dan taman bunga. (horang kaya). Akhirnya lia sampai didepan pintu kamar Ivy yang bertulisan 'kamar ivyana' dan lia langsung mengetok pintu kamarnya.


'tok tok tok' suara ketukan pintu


tapi tidak ada balasan dan akhirnya lia masuk kedalam dan memang pintunya tidak dikunci.


"dek.." panggil lia kpd ivy sambil mengguncang guncangkan badannya ivy, tapi ivy juga tidak kunjung bangun.


"bangun gak, kalau kamu gak bangun kakak siram ya!" ancam lia yang sudah mulai geram dengan adeknya yang satu ini. mendengar kata siran itu ivy langusng membuka matanya dengan terpaksa dan berusaha mengumpulkan nyawanya kembali.


"apaan sih kk, gangu banget tau gak!" ucap ivy yang masih amat mengantuk


"udah jam berapa ini?! kamu gak pergi sekolah huh?"bentak lia


"emangnya ini jam berapa sih?"tanya ivy, dan kemudian ivy berbaring lagi memeluk bantal guling kesayanganny.


mendengar kata papa, ivy langsung bangkit dan berlari menuju kamar mandi tanpa menghiraukan kakaknya yang mulai tertawa melihat tingkah adiknya.


"cepetan mandinya jangan pake lama, ini udh jam 8" teriak lia dari balik kamar mandi


"apa jam 8?" ucap ivy yang terkejut mendengar jam sudh menunjukkan pukul 8.


"aduhhh matilah aku pasti hari ini karna terlambat" gerutu ivy sambil menokok nokok kepalanya pelan .


30 menit kemudian ivy sudah siap mandi dan pakaian, dan dia langsung turun kebawah untuk pergi kesekolah.


"bi, kemana semua orang?" tanya ivy yang heran karna rumah terlihat sangat sepi


"nyonya dan tuan pergi kekantor nona, tuan muda rendi pergi kekampus sama dengan nona muda lia, sedangkan nona muda chelsea pergi kesekolah diantar oleh pak Anto non" jawab bi ana menjelaskan panjang kepada ivy.


"oh.. yaudah bi, ivy pergi dulu yah bi" pamit ivy sama bi ana


" ia non hati hati dijalan" jawab bi ana dengan tersenyum dan masih melihat ivy yang sudah mulai menjauh dari rumah hingga tak terlihat lagi.


###


hai guys, tolong dong kasih likenya sama tekan lovenya bagi yang suka sama novel aku, sorry ya kalau misalnya banyak yang kurang soalny aku pertama kali menulis novel mohon readers maklumi y. 😅


dan komen kalian juga sangat aku perlukan untuk membuat aku tambah semangat, jangan lupa komen yahhhh🤗


#Lizah😊😊