My Teacher My Husband

My Teacher My Husband
30 detik atau Tidak sama sekali?



Rafi bergumam,dan Membaringkan tubuhnya di Hospital bed lalu mengambil handphone miliknya dan bermain game.


DILUAR


Ajeng berdiri didepan pintu kamar inap rafi,sambil menengok ke kanan dan kiri mencari Mama dan papanya,Karena tak menemukannya disekitar kamar inap rafi,ajeng mencari hingga keluar rumah sakit lalu ke taman belakang,tapi tak ada tanda tanda adanya mama dan papanya,Batang hidungnya pun tak ada.


"Mama sama papa kemana sih?"Tanya ajeng pada dirinya sendiri.


Kyuk kyuk kyuk


"Laper banget lagi,Makanan ada didalam Kamar inap rafi lagi,Malu kalau masuk situ,Rafi udah makan belum ya?"Ajeng bergumam kecil dengan wajah yang khawatir akan kondisi suaminya tersebut,Ajeng dengan cepat berlari kembali ke Kamar inap rafi,Tapi ditengah perjalanan dia bertemu Josh dan maya,Ajeng menyapanya.


"Eh ada mbak maya sama pak josh,selamat siang"Sapa ajeng Ramah dengan senyuman ciri khas nya.


"Siang ajeng"Jawab maya dan Josh bersamaan diiringi senyuman Tipis.


"Mau kemana mbak?"Ajeng bertanya dengan menatap maya intens


"Maya cuma mau keluar,mau keliling aja ajeng"Jawab Josh sambil Mengusap lembut Bahu istrinya tersebut.


"Oh"


"Ajeng,gimana keadaan rafi Sudah sembuh?"Tanya josh menatap tajam ajeng.


"Ya lebih baik dari kemarin,Terima kasih ya pak josh Sudah mau mendonorkan darahnya buat suami saya,Kalau Tidak ada pak josh mungkin saya tidak tahu Gimana keadaan rafi,Bagaimana cara saya membayar kebaikan Pak josh"Ajeng berucap dengan mata berbinar Dan menggenggam tangan Josh dan maya.


"Sama sama ajeng,Saya kan sudah bilang Cara membalas kebaikan saya dengan satu syarat,saya tunggu sampai rafi benar benar sembuh,Ya sudah saya dan maya lanjut jalan dulu ya,sepertinya rafi menunggu kamu ajeng"Josh berkata Sambil tersenyum hangat lalu kembali melanjutkan jalannya diiringi Maya dibelakangnya.


Meninggalkan ajeng yang terpaku karena ucapan josh,ajeng kemudian berjalan sambil memikirkan apa yang akan menjadi syarat Josh.


Hingga sampai di depan kamar inap rafi ajeng masih terus memikirkan Syarat apa yang akan josh Minta.


Ceklek


Pintu Kamar inap rafi terbuka,Ajeng melihat Rafi yang asik bermain HandPhone di tangannya,tanpa melihat dirinya yang masuk.


Ajeng menghampiri Rafi lalu duduk di samping Tempat tidur dan mengajak rafi berbicara,namun Apapun yang Ajeng bicarakan Rafi sama sekali tidak menggubris Omongannya,Rafi Sibuk dengan Game di handphone nya.


"Raf,udah makan belum?"Tanya ajeng lembut dengan mengelus wajah suaminya tersebut dengan jari tangannya.


Tak ada jawaban yang keluar dari mulut rafi,ajeng bertanya sekali lagi.


"Sayang,kamu udah makan belum?Makan sama sama yuk?"Tanya ajeng sekali lagi, Masih sama Tak ada jawaban yang keluar dari mulut rafi,membuat ajeng harus ekstra sabar menghadapi suaminya tersebut.


"Sayang,aku nanya kok kamu gak jawab?"Ajeng mengelus rambut rafi lalu mencubit pipi rafi pelan,bukan seperi apa yang ajeng inginkan,justru Rafi kesal karena diganggu Ajeng.


"Kamu ngapain sih,ganggu aja sana kalau mau makan ya makan sendiri"Ucap rafi dingin dengan pandangan tajam,membuat ajeng tak bisa berkutik dengan jawaban yang suaminya itu berikan.


Ajeng beranjak dari duduknya dan berjalan ke meja dan menyiapkan makanan untuk dimakan dirinya dan rafi.


Selesai menyiapkan makanan,Ajeng Berjalan Dan duduk di Samping tempat tidur rafi,Ajeng menyuapi rafi namun rafi hanya meliriknya sebentar.


"Sayang,buka mulutnya pesawat datang membawa makanan Wuuuuu aaaaa"Ajeng Menggerakkan tangannya seperti pesawat terbang,Membuat rafi mau tak mau makan makanan itu.


Ajeng tersenyum senang melihat suaminya itu mau mendengarkannya,lalu menyuapinya dengan gaya yang berbeda beda disetiap suapan.


"Lagi ya,Kali ini Kereta datang membawa Persediaan makanan enak Tut tut tut"Ajeng menyuapi rafi seperti seorang ibu yang menyuapi anaknya jika anaknya tersebut tak mau makan.


Hingga suapan terakhir,ajeng memberikan minum dengan gaya unik Yaitu gaya seperti seorang sales yang menawarkan barang jualannya ke pembeli.


"Halo kak Rafi,Disini Saya akan menawarkan produk yang membuat Kak rafi segar lho,Ini dia Air Putih segar langsung dari Pegunungan air bersih di impor Langsung dari Luar negri loh,Kakak bisa cobainya gratis disini,Mau coba?"Ajeng berucap dengan senyum menawannya Membuat rafi tersenyum gemas melihat kelakuan istrinya tersebut.


"Gimana kak,mau coba?"Tanya ajeng dengan memegang gelas Berisikan air putih itu.


"Hm"Rafi mengangukan kepalanya Mau.


Ajeng memberikan gelas itu ke rafi dan rafi meminumnya hingga habis tak tersisa,Membuat ajeng melongo dengan Kelakuan rafi.


Rafi menyodorkan kembali gelas itu ke ajeng,dan menatap ajeng tajam.


Ajeng hanya bisa tersenyum malu ditatap begitu sama suaminya itu.


"Sekarang kamu mau apa?"Tanya ajeng sambil menaruh Hp Rafi di Nakas.


"Peluk"Ucap rafi dengan menggeser tubuhnya agar ajeng bisa ikut berbaring di Hospital Bed bersamanya.


Ajeng menuruti perintah suaminya itu,ia berbaring menghadap rafi,Rafi Membuka satu persatu kancing baju ajeng,hingga menampilkan pemandangan indah,Rafi menenggelamkan wajahnya di tengah tengah belahan itu dan mengirup wangi raspberry yang keluar dari tubuh istrinya tersebut.


Ajeng tak bisa berkutik dan membantah dengan kelakuan rafi,ia hanya tersenyum malu dan memeluk rafi lalu mencium rambut rafi.


"Wangi banget sih rambut rafi,Enak banget lagi wanginya,pake sampo apa ya,kok bisa wangi padahal dia gak keramas"Ajeng dalam hati


"Hm Tubuh ajeng Wangi banget,Wanginya bikin menggoda,sial kalau bukan karena dirumah sakit,udah gua terkam Ajeng dari tadi"Rafi dalam hati


Mereka berdua tidak tertidur,namun hanya diam memikirkan pertanyaan yang berada di otak masing masing.


Mereka tak tidur juga kerena Takut jika ada dokter atau Suster yang memergoki mereka dalam posisi intim begini.


Sunyi


Sunyi


Sunyi


"Jeng"


"apa"


"Gpp"


Hening


Hening


"Jeng"


"Apa?"


"Kamu gak makan?"


"Udah"


"Bohong,Makan Dulu"


"Gak nafsu Makan aku"


"Aku suapin"


"Boleh"


Rafi beranjak dari Tidurnya dan berjalan menuju meja dan menyiapkan makanan untuk ajeng.


Setelah selesai Rafi kembali Mendekati ajeng dan menyuapinya.


"Aku Gak mau makan kalau kamu gak Nyuapin pakai gaya yang seperti aku tadi"Ucap ajeng menyilangkan kedua tangannya di depan Dadanya yang belum ditutupi baju.


"Hm"


"ayo cepetan"


"Hey!Ngapain kamu Video in,Jangan macam macam ya!"Rafi kesal setengah mati Karena ajeng menjebaknya,Ajeng sudah menyiapkan Kamera Handphone miliknya sendiri untuk merekam Suaminya tesebut.


"Hihihi Gak papa ya,sekali sekali dong Ayolah sayang"Ucap ajeng memelaskan Wajahnya,membuat rafi mau tak mau harus mengikuti kemauan istrinya tersebut.


"Sialan"Umpat rafi dalam hati


"Hm Rekam Jangan lama lama,30 detik saja"Ucap Rafi dengan wajah dingin


"Yah gak asik dong,kalau cuma 30 detik,2 menit ya?"Tawar ajeng dengan Poppy Eyes miliknya.


"Gak"


"Rafi Please"


"No!"


"Sayang Ayolah"


"30 detik atau Tidak sama sekali"Ancam Rafi


"Ah Ya sudah lah,Yang penting aku Video in kamu"Ajeng sudah siap dengan kamera miliknya.


"Ayo Mulai"Ajeng berkata dengan penuh semangat.


"Sebelum mulai,Kamu harus berjanji Dulu"Kata rafi


"apa?"


"Aku gak kasih tau sekarang,Yang penting kamu janji Dulu"Ucap rafi mengacungkan kelingkingnya.


"Janji"Ajeng menyatukan kelingkingnya dengan kelingking rafi.


"Ayo mulai,Senyum ya jangan Datar"Kata ajeng lalu memberikan aba aba


1


2


3


Mulai


"Sayang,Makan Nih Pesawat Princes Terbang membawa Makanan kerajaan Wii wii"Ucap Rafi dengan Tersenyum Tampan dan menyodorkan Sendok suapan itu ke ajeng.


"Emm enak,lagi dong sayang"Kata ajeng dengan suara manja.


"Lagi nih,Kereta kuda putri datang membawa Makanan makanan Khusus untuk putri cantik,Aaaaa"Rafi menyuapi ajeng dengan Senyum manis dan menirukan gaya kuda berjalan menggunakan tangannya.


"aaaaaam"


Ting


Rekaman dimatikan dan menyimpan dengan otomatis,Lalu ajeng menaruh hpnya di samping Hp rafi dan melanjutkan makannya,Rafi mengembalikan Raut wajahnya menjadi datar dan dingin,dengan telaten Rafi menyuapi ajeng.


Selesai makan Ajeng membantu rafi membereskan Barang barang suaminya karena akan pulang dari rumah sakit nanti malam.


Jangan lupa Vote My teacher my husband Ya,Vote dimulai hari ini sampai minggu malam,Kalau masuk 50 besar,Hari senin depan Miss Double eps Seminggu penuh.


Noted:Buat yang mau saja,miss tidak memaksa ya~


Terima kasih sudah membaca


SALAM DARI AUTHOR CANTIK


Jeqi