My Teacher My Husband

My Teacher My Husband
Awalys bersama



Pukul 23:09 PM Rapat selesai,Rafi menyuruh lina agar memesankan Mereka Hotel dan Taxi.


Setelah itu Rafi mendatangi ajeng di Ruangan Tadi dan sampai disana Wanita berbadan dua itu tertidur di sofa.


Tidak tega membangunkan isterinya,Ia menggendong ajeng ala bride style dan membawanya ke Taxi yang sudah dipesan lina sebelumnya.


"Nyenyak banget tidurnya" Gumam Rafi sembari menyingkirkan rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.


***


Dikamar hotel,Rafi membaringkan tubuh ajeng di Ranjang.Karena merasa ajeng risih dengan pakaian yang ia gunakan,Rafi memutuskan untuk melepaskan pakaian yang membalut tubuh istrinya kemudian menutupinya dengan selimut tebal.


Rafi Pergi membersihkan tubuhnya.Selesai,Ia membaringkan tubuhnya di samping ajeng dan memeluknya.


***


Pukul 09:00,Ajeng terbangun. Ia terkejut karena tubuhnya yang hanya memakai pakaian dalam saja.


Ajeng menyibakan selimut yang menutupi tubuhnya dan suaminya. Nafasnya tercekat saat melihat Rafi yang hanya memakai Boxer dan bertelanjang dada.


"Mentang-Mentang ini di bali seenaknya saja" Ucap Ajeng meraih ponselnya yang tergeletak di meja samping ranjang.


Saat ajeng sedang asik dengan ponselnya,Rafi memeluk perut ajeng dan menyuruhnya agar kembali berbaring di sampingnya.


"Kau ini kenapa?" Tanya ajeng ketus dan menjauhkan tubuhnya dari rafi.


"Kau ini kenapa,suami ingin bermanja manja saja tidak boleh. Ini kan di bali,tempatnya berbulan madu" Jawab Rafi kembali menarik tubuh istrinya akan mendekat ke dirinya.


"Bulan madu bulan madu,Sudah mau punya anak baru bulan madu. Telat sekali" Gerutu ajeng yang terpaksa menuruti perintah suaminya itu.


"Honeymoon untuk kita,babymoon untuk mereka" Ucap Rafi sembari mengelus perut ajeng.


"Babymoon?Apa itu,aku..tidak pernah mendengarnya" Ucap Ajeng menatap wajah bantal suaminya.


"Bulan madu itu menikmati waktu luang untuk menikmati masa baru menikah. Sedangkan babymoon itu masa liburan pasangan suami istri sebelum mereka menjadi orang tua.Babymoon dilakukan pasangan pada masa kehamilan istri." Jelas Rafi sembari mengecup tangan ajeng.


"Ah..sama saja,intinya yang kau inginkan itu menghabiskan waktu bersama ku kan?" Tanya ajeng.


"Iya"


Senyum ajeng mengembang disertai pipi yang bersemu merah,setelah mendengar Ucapan Rafi.


"Setelah Ini kita mau kemana?" Tanya ajeng mengelus rambut hitam suaminya.


"Aku hanya ingin dikamar" Jawab rafi sedikit menggoda ajeng.


"Terus kau maunya kemana?" Tanya Rafi mengalah.


"Ke pantai" Ucap ajeng sembari membayangkan pantai di benaknya.


"Ide bagus!" Ucap Rafi yang tiba tiba menjadi sangat bersemangat.


Ajeng menatap tajam Wajah Rafi "Oh jadi kau setuju dengan ide ku kepantai karena kau ingin melihat para turis turis sexy itu? Atau kau ingin tebar pesona memperlihatkan tubuh mu yang bagus itu?" Ucap ajeng ketus dan mensiniskan tatapannya.


Rafi kesusahan menjawab pertanyaan ajeng,Ada benar nya juga ucapan ajeng itu menurutnya namun ia sembunyikan agar tidak dimarahi ajeng seperti ini,Tapi tetap saja ketahuan.


"Tidak..tidak Jangan asal menuduh seperti itu,aku setuju dengan idemu ke pantai itu karena aku juga suka pantai dan sudah lama tidak kesana" Ucap Rafi sembari tersenyum dipaksakan.


"Jangan bohong! Aku tidak suka pria tukang bohong" Ucap ajeng kesal


"Aku tidak berbohong,Serius" Ucap rafi sembari mengacungkan dua jarinya.


"Awas kamu,kalau pakai baju yang terbuka di pantai nanti" Ucap Ajeng ketus.


"Iya iya aku janji" Ucap rafi.


"Aku mau mandi" Ucap ajeng berusaha melepaskan pelukan rafi di tubuhnya.


"Aish Lepaskan,aku mau mandi" Ucap Ajeng.


"Ikut" Ucap Rafi Manja,sangat manja menurut ajeng.


"Tidak usah aneh aneh" Ucap Ajeng ketus.


"Ayolah sekali saja" Ucap Rafi dengan nada begitu sensual di telinga ajeng.


"Bilangnya hanya sekali,tapi nanti minta berkali kali" Kata ajeng dalam hati.


"Sayang" Panggil Rafi manja.


"Ya sudah ayo,ingat jangan macam macam" Ucap Ajeng takut takut.


"Macam macam lah" Kata rafi dalam hati dan tersenyum menyeringai.


Mereka mandi bersama,bukan rafi jika tidak memanfaatkan kesempatan emas.


tapi bukan hanya sekedar mandi melainkan melakukan hubungan suami istri.