My Teacher My Husband

My Teacher My Husband
Abis ngapain jeng



Setelah melalui malam yang panjang dan panas,membuat pasangan muda tersebut tertidur pulas.


Tringgg Tringgg Tringgg


Alarm Berbunyi nyaring tetapi tak membuat mereka terbangun,Jangankan terbangun hanya untuk membuat mereka bergerak memindahkan posisi tubuh saja tidak.


Posisi mereka sama sekali tidak berubah dari posisi tadi malam,Saling menyalurkan kehangatan satu sama lain.


Alarm yang belum mati membangunkan Ajeng dari tidur hangatnya,Ia mematikan alarm tersebut sambil mengucak ngucak matanya,Matanya membulat ketika melihat jam menunjukan pukul 06.30 Dengan tergesa gesa ia melepas pelukan rafi dan berlari ke kamar mandi.


Merasa terganggu karna suara langkah kaki berlari cepat,Rafi terbangun dan melihat ke arah jam,ia terlihat santai karna hari ini dia tidak ada jadwal mengajar disekolah ajeng namun ada rapat penting jam 10 pagi nanti,Rafi memilih Tertidur kembali dan kembali mengingat ingat kejadian tadi malam Bibirnya tersenyum senang,ia membayangkan akan ada Rafi Junior Lahir,Senyumnya semakin mengembang melihat ajeng keluar kamar mandi dengan seragam sekolahnya dan berjalan menuju meja rias untuk mengeringkan rambutnya.


Ajeng tahu jika rafi sedang menatapnya Tapi ia memilih mengabaikannya,karna ia juga sebenarnya malu jika membalas tatapan rafi. Rafi yang merasa diabaikan akhirnya ia membuka suara dan bertanya


Rafi:Kenapa kamu mengabaikan aku?


Ajeng:Em ak-aku hanya sedang terburu buru saja aku harus cepat,Nah sudah selesai Ayok antar aku sekolah. (Ucapnya mengambil tas dan berjalan keluar)


Rafi:Dasar wanita (Ucapnya berdiri dan berjalan ke kamar mandi untuk bersiap mengantar ajeng)


Rafi sedang bersiap sementara ajeng menunggu rafi dengan wajah kesalnya,bagaimana tidak kesal sekarang jam menunjukan waktu jam tujuh kurang lima menit,Berkali kali ajeng menggerutu kesal terhadap rafi.Ia ingin naik taxi saja namun akan sangat lama karna harus menunggu taxi plus jalanan sekarang pasti sangat macet,Yes especially this is the capital and it is indeed like a routine tradition every day.


Ajeng:Ih rafi kemana sih,Siap siap aja lama banget ih kalau telatkan gua gak bisa ikut ulangan,Arghh!


Ajeng benar benar kesal ia memutuskan mendatangi rafi langsung kekamar dan meminta kunci motor mang jono pada rafi.


Dengan langkah gusar ajeng berjalan menuju kamarnya,saat ia sampai didepan pintu ia mengembuskan nafas kasar untuk membuang rasa kesalnya Hah huh hah huh hah huh Setelah rasa kesalnya mereda ia membuka pintu kamar pelan dan...


Ajeng:Oh My God,Ups Sorry Hehee


Apa kalian tahu?Saat ajeng membuka pintu kamar ia melihat rafi yang tidak memakai sehelai kain menutupi tubuhnya,Rafi yang sedang itu sedang memilih pakaian terkejut melihat ajeng berdiri didepan pintu dengan wajah terkejut dan memerah.


Brak,Pintu kamar kembali ditutup dengan kencang Rafi langsung tersadar dan buru buru memilih dan memakai pakaiannya.


Sementara ajeng kembali kebawah dan menenangkan dirinya,Ah Sial kejadian tadi malam teringat lagi.Ajeng tersenyum merekah dan mulai membayangkan kejadian kejadian tadi malam pikirannya sudah kemana mana Hingga Rafi berada di sampingnya pun ajeng tak menyadarinya,ia malahan makin tenggelam dalam fikiran liarnya.Senyuman ajeng masih terlihat bahkan sangat jelas,Secara tak sadar ia mengucapkan kata yang terdengar sangat jelas ditelinga yang mendengarnya.


Ajeng:Eum Tadi malam benar benar sangat indah dan enak,Jadi mau lagi tapi apa rafi mau ya?


Rafi mendekatkan bibirnya keajeng yang masih belum sadar akan kehadirannya dan berucap dengan suara serak.


Rafi:Jelas Mau sayang


Deg,Ajeng tersadar dari lamunan liarnya dan menoleh ke arah rafi,Cup Rafi mencium bibir ajeng dan berkata


Rafi:Jangan diteruskan Pikiran liar kamu nanti malam kita lakukan lagi,sekarang Ayok berangkat sekolah atau-


Ajeng:Iya iya berangkat sekolah ayok cepet cepet ih (menyela ucapan rafi karna tak sanggup bila mendengar omongan selanjutnya)


Rafi Dari tempatnya dan mengambil motor Beat milik Mang jono digarasi,Lalu berangkat mengantar ajeng.Dalam perjalanan Mereka berbicara banyak,Sesekali Rafi menggoda ajeng yang membuat ajeng kesal Rasanya ada kesenangan tersendiri saat membuat istrinya itu kesal.


Sampai didepan gerbang sekolah ajeng langsung berpamitan dengan rafi dan rafi berbalik lalu menancapkan gas motornya kerumah mamanya Untuk sarapan pagi,tapi sebelum ia kerumah mamanya ia ke rumahnya untuk menukar motornya dan berganti pakaian.


Setelah turun dari motor dan pamitan sama suami,Gua langsung lari terbirit birit masuk kedalam kelas Untung aja gerbang belum ditutup dan lebih untungnya lagi saat gua masuk kelas guru pengawas belum dateng.


Ajeng:hah hah hah (Ngosngosan karena berlari)


Raisha:Jeng!(dateng dateng menggebrak meja)


Ajeng:Eh Sayang (Ucapnya sambil memegang dadanya karna terkejut)Ih ngagetin aja lo!mau apa?!


Raisha:Lo kenapa dateng terlambat?Beruntung banget lo tuh guru belum dateng


Ajeng:Gu-gue..Bangun kesiangan,Iya kesiangan!(Ucap ajeng berusaha menyembunyikan gegugupannya)


Raisha:Yakin lo?(ucapnya menaikan sebelah alisnya)


Ajeng:Iya lah emang kenapa sih tanya tanya gitu?


Raisha:Gua yakin lo emang bangun kesiangan,Tapi sebabnya apa?kenapa lo bisa bangun kesiangan?(Ucapnya memandang curiga ke arah ajeng)


Ajeng:Lo kenapa sih nanya nanya gitu,bawel amat (Ucapnya kesal karna merasa di intrograsi temannya tersebut)


Raisha:(mendekatkan bibirnya ke telinga ajeng)Abisnya gue lihat di leher lo ada bekas kissmark,Lo abis ngapain?Atau jangan jangan lo buat Dedek bayi ya?(Ucapnya berbisik)


Raisha tersenyum menyeringai melihat sahabatnya tersebut diam membeku setelah mendengar perkataannya,ia melihat ajeng yang berusaha melihat Tanda Yang ia sebut tadi dan langsung menutupinya dengan mengancing bajunya sampai atas seperti anak culun.


.


.


.


.


.


.


.


.


Double eps hari ini~jangan lupa like dan komen ya.


Terima kasih sudah membaca


Salam sayang


Miss je