My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
99



Sepanjang perjalanan menuju ke restoran , Miranda lebih banyak diam . Ia hanya menjawab seadanya saja dari pembicaraan yang di lontarkan oleh Andre . Miranda sudah mencoba untuk tidak perduli dengan sikap yang Jonathan tunjuk kan di kampus tadi . tapi hati dia tidak bisa di bohongi , sikap cuek dan tidak perduli Jonathan membuat hati nya tidak nyaman .


Saat sore tiba Miranda pulang dengan di antar oleh Andre , dan Bilyam sedang duduk sofa ruang tamu rumahnya , sambil makan cemilan buatan istri tercintanya Monalisa .


"Sore pa ." ucap Miranda yang sudah menyiapkan mentalnya unyuk di ceramahi oleh papa . Tapi ternyata papanya hanya tersenyum dan mengangguk .


"Papa tidak marah sama Mira kan ." tanya Miranda .


"memangnya kamu buat kesalahan apa sampai sampai papa harus memarahi kamu ." tanya Bilyam heran dan balik bertanya , sambil menatap ke arah putri pertamanya itu . Miranda terdiam , dia ragu ingin mengatakan hubungan nya dengan Andre .


Miranda telah meresmikan hubungan nya dengan Andre saat makan siang tadi . Walau dengan perasaan ragu Miranda menerima ungkapan cinta dari Andre , laki laki yang dia kagumi selama ini .


"Apa karena kamu telah berpacaran dengan laki laki yang telah lama kamu impikan ." Bilyam mengatakan itu karena miranda lama tidak menjawab pertanyaan nya .


"Papa tau dari mana ." Bilyam mengangkat bahunya cuek .


"Ya , papa tau tadi saat di restoran . Tanpa papa duga laki laki itu juga mengungkapkan perasaan cinta padamu ." ucap Bilyam acuh .


"Papa tidak marah , aku pacaran dengan andre ." tanya miranda dengan hati hati .


"Papa tidak marah , papa juga tidak melarang kamu pacaran dengan siapa saja . Papa hanya berharap laki laki itu benar benar bertanggung jawab dan menjagamu kelak . Karena Jonathan sudah tidak mampu menjaga mu kelak ." ucap Bilyam sambil menghembuskan nafas beratnya .Miranda berjalan mendekat ke arah Bilyam dan duduk di sampingnya .


"Ma...maksud papa apa , maksudnya Jonathan tidak mau menjaga miranda lagi ." ucap Miranda dengan menelan ludahnya susah payah .meskipun ia tidak memiliki perasaan yang lebih pada Jonathan tapi ia juga tidak mau Jonathan pergi menjauhinya .


"Jonathan akan pindah kuliah , dia akan melanjutkan kuliahnya ke taiwan . Itu yang dia katakan tadi pada papa ." ucap Bilyam .Miranda tertunduk diam .


"Papa pasti bohong . Karena Jonathan tidak pernah bilang padaku tentang kepindahan nya itu ." ucap Miranda .


"Papa tidak bohong , dia baru saja pulang dari sini lima menit sebelum kamu pulang . Karena itu dia mengatakan tidak akan bisa menjaga kamu lagi .maka karena itu papa berharap kamu bawa laki laki yang kamu cintai itu bertemu dengan papa . Papa ingin mengatakan padanya , agar dia benar benar menjagamu bukan untuk merusak mu ." ucap Bilyam .


"Ya nanti aku akan beri tau Andre untuk menemui papa . Sekarang Mira ke kamar dulu ya pa , mira mau mandi dulu ." ucap Miranda . Bilyam mengangguk mempersilahkan putrinya untuk pergi ke kamarnya .


Sampai di kamarnya Miranda tidak langsung pergi mandi melainkan mengambil ponselnya untuk menghubungi Jonathan . Ia ingin tau kebenaran nya tentang Jonathan yang akan pindah kuliah .


Berulang ulang kali Miranda mencoba menghubungi Jonathan . Tapi berulang kali pula pangilan nya tidak di angkat oleh Jonathan . Akhirnya miranda menyerah . Ia letak kan ponselnya dan pergi untuk mandi .


***


 sementara Jonathan yang hanya memandangi ponselnya sedang berada di ruang tamu , ia tidak hanya memandangi seorang diri . Tapi dia di temani oleh keluarganya yang juga ikut menatap ponsel Jonathan yang berdering berulang ulang .


"Iya Mom , aku tidak ada gunanya di sini , hanya akan menambah luka di hatiku ." jawab Jonathan .


"Abang mau pergi , bagaimana dengan aku , siapa yang akan menyayangi aku , Dady tidak ijinkan aku dekat dengan pria ." ucap Angela .


"Benar kamu mau dengar kata , Abang ." Angel mengangguk . Jonathan merentangkan kedua tangan nya . Angel segera berlari ke dalam pelukan Jonathan .


"Abang akan titipkan kamu pada sahabat Abang , dia pemuda baik soleh dia seorang yatim piatu , selama ini dia tinggal di panti asuhan . Tapi dia juga sekolah ke pondok kalau malam hari , dan siang hari dia bekerja di kampus Abang . Nama dia Menteng malik ibrahim ." ucap Jonathan .


Jonathan menatap Ke dua orang tuanya ." Hanya ini yang bisa aku lakukan untuk Angel Mom , aku melihat cahaya cerah di wajah Malik setiap saat . Mom aku tidak ingin Adik ku seperti Miranda ," ucap Jonathan .


"Bagaimana menurut kamu Sayang , apa kamu akan menuruti keinginan Abangmu ." tanya Angi . Angel mengangguk menatap Jonathan .bukan menatap Momynya .


***


Keesokan harinya Miranda membawa mobil sendiri dari rumah . Dan pergi lebih pagi menuju ke kampus ia akan menemui Jonathan lebih dulu di kampus , dia masih penasaran dengan rencana kepindahan Jonathan .


Saat Miranda sampai di parkiran mobil entah sengaja atau memang kebetulan , mobil milik Jonathan juga baru datang dan di parkir tepat berada di sampingny . Miranda segera bergegas keluar dari mobilnya , dan menunggu Jonathan keluar dari mobilnya .


"Jonathan ." panggil Miranda saat Jonathan tidak kunjung menyapa dirinya , seakan tidak mengenalnya .


"Iya ? ." jawab Jonathan dengan datar .


"Boleh kita bicara sebentar ." tanya Miranda . Jonathan kelihatan berpikir sejenak kemudian mengangguk setuju . Mereka tetap berada di parkiran sana .


"Apa benar kamu mau pindah kuliah ke luar negri . Papa bilang kamu akan ke taiwan ." tanya miranda langsung pada titik permasalahan nya . Dan Jonathan hanya mengangguk .


"Kamu akan pindah kuliah ,dan tidak memberi tau aku ,kamu anggap aku ini apa Jo ." ucap miranda kelihatan marah dan kecewa . Jonathan menghela nafas kasar , sebenarnya ia juga tidak mau pindah . Hanya saja dengan masalah ini ia terpaksa mengikuti saran Dadynya untuk menemani Johanes yang punya kepintaran di atas rata rata .


Di usianya yang baru lima belas tahun ia di terima kuliah di universitas ternama di taipei taiwan . Sementara di taiwan keluarga dari kakeknya sudah pindah ke shanghai cina . Sehingga Johanes tidak ada sanak dan saudara di sana . Joshua memintanya untuk menemani sekalian meneruskan kuliah di sana . Jonathan tidak bisa menolak dan tidak mungkin membiarkan Johanes sendirian di negara orang . Sekalian Jonathan ingin menata hati dan hidupnya .


"Johanes di terima kuliah di universitas ternama di taiwan . Dan Dady memintaku untuk menemaninya yang artinya aku juga harus meneruskan kuliah di sana , tempat Dady kuliah dulu juga ." jawab Jonathan .


"Kenapa mendadak sekali ." ucap Miranda .


"Tidak mendadak , ini sebenarnya sudah lama di rencanakan . Satu bulan yang lalu , dan ini bukankah bagus Untukmu ?. Aku tidak akan pernah menganggu kamu lagi . Jika kamu mau dekat dengan pria yang kamu idam idamkan ." ucap Jonathan sedih .