
Hati Reymon menghangat . Tapi tidak lama karena tiba tiba ada yang menyapa Angi . Dengan perawakan dan kriteria yang pernah Angi sebutkan .
"Senja ."sapa seorang pria menghentikan langkah mereka . Reymon menatap pria itu dengan teliti . Kemudian Reymon teringat dengan kriteria laki laki yang pernah di ucapkan oleh Angi kepadanya beberapa hari yang lalu .kriteria yang Angi sebutkan waktu itu semua ada pada pria itu .
"Dia siapa ."tanya Reymon penasaran .
"Dia dulu Bos aku , mas ." ucap Angi sambil berbisik , tapi Reymon tidak percaya semudah itu , karena ia melihat kerinduan di mata Angi pada pria itu .
"Hallo pak ." sapa Angi pada Joshua dengan canggung , mata Joshua melotot mendengar perkataan Angi , dan dia menjadi semakin kesal saat Angi memanggil pria itu dengan sebutan " Mas " itu merupakan sebuah panggilan yang kedengaran begitu intim di telinganya .
" sialan , ." umpat Joshua dalam hati dia juga ingin di panggil Mas oleh Angi , walau dia bukan orang jawa , tapi masih ada darah indonesia di tubuhnya.
"Bos ." Joshua mengulangi tidak percaya ia menatap Angi dengan kecewa , jadi selama ini Angi juga tidak benar benar mencintainya . Dan juga tidak pernah menganggapnya sebagai kekasih .
"Iya kan , memang dulu Anda Bis saya kan .maaf ya pak , kami duluan ." ucap Angi lalu menggandeng tangan Reymon masuk ke dalam restoran pizza tersebut .
Joshua tidak mau tinggal diam , ia juga ikut masuk ke dalam restoran itu .dan memutuskan untuk menunda makan siangnya dengan klien nya .
"Persetan dengan perusahaan , yang terpenting sekarang hanyalah hatiku sekarang ." gumam Joshua .
"Maaf aku tadi datang sendirian , jadi kalian tidak keberatan kan kalau aku ikut duduk di sini ?." ucap Joshua , tanpa menunggu jawaban Angi ataupun Reymon , Joshua langsung . Dia dengan santai membuka buku menu dan langsung memesan makan siangnya .
Terdengar dengusan kasar dari mulut Angi .dan Joshua tidak menghiraukan nya .
"pelayan ." panggil Joshua dan mengatakan semua apa yang ingin di pesan nya ia juga memesan kan makanan untuk Angi dan juga Reymon .
"Karena kalian belum pesan makanan jadi sekalian aku pesan kan ." ucap Joshua santai .
"Terimakasih Pak ." ucap Angi dengan santai pula .
"Kamu pulang ke desa kapan ." tanya Reymon mencoba mengabaikan Joshua , yang ada di depan nya itu .Dia yakin Angi ada hubungan yang special di anatara mereka selain hubungan sebagai Bos dan bawahan .
"Besok pagi ." jawab Angi .
"Apa kamu sudah beli tiket ?, kalau belum kita bisa pulang bersama ." tawar Reymon .Tapi Angi menggeleng memang dia belum membeli tiket , tapi ia berencana untuk menemui Jonathan dulu sebelum pulang . Keduanya makan sambil ngobrol , tidak memperdulikan Joshua yang mencari perhatian dengan mengunakan sendok dengan kasar .
Joshua sangat terganggu dengan panggilan Angi kepada pria itu . Hatinya benar benar terbakar melihat keakraban keduanya . Joshua rasanya ingin membawa Angi jauh jauh dari jangkauan pria itu .
"Aku..-
"Senja Jonathan ingin bertemu dengan kamu ." ucap Joshua memotong perkataan Angi . Angi menatap Joshua dengan tatapan datar .
"Jonathan bukan tanggung jawab saya lagi pak , jadi saya tidak harus menuruti apa kemauan dia . " Angi mengingatkan Joshua pada isi pesan yang pernah Joshua kirim padanya saat itu .
"Baiklah , akan aku sampaikan pada Jonathan pesan ini ." ucap Joshua sambil berdiri dan pergi meninggalkan mereka berdua . Koshua bukan pergi karena kalah , tapi ia pergi karena ia sudah menyusun rencana di kepalanya . ia pernah menggagalkan hubungan Angi dengan Dilan .maka kali ini dia juga harus bisa menggagalkan hubungan Angi dengan pria yang di panggil Mas oleh Angi itu ,berakhir .Joshua tidak akan biarkan orang lain memiliki Angi .
Nagita menarik nafasnya dalam dalam kemudian mengetuk pintu ruangan kerja suaminya untuk berbicara , Nagita mulai mengetuk pintu itu dengan pelan .
"Masuk ." terdengar suara Jorgi dari dalam ruangan . Dengan pelan Nagita membuka pintu itu .
"Ada apa ?." tanya Jorgi datar tanpa melihat ke arah Nagita . Tangam dan matanya tetap fokus dengan pekerjaan nya .
"Aku sudah merenungkan semua perbuatan aku ." ucap Nagita sambil menundukkan kepalanya .
Jorgi yang mendengar ucapan Nagita segera menghentikan pekerjaan nya . Kini ia mengalihkan seluruh perhatian nya pada sang istri yang telah dia diamkan beberapa hari ini .
"Lalu ? ." tanya Jorgi masih dengan suara datar .
" Aku tau aku salah . Apa lagi setelah melihat keadaan Jonathan yang begitu sedih . Tidak seharusnya aku memisahkan Jonathan dengan Angi , karena mereka sama sama saling menyayangi ." sesal Nagita .
Selama seminggu Nagita berpikir di mana kesalahan Angi , tapi ia tidak menemukan nya .Sehingga ia tega menyakiti hati anak dan cucunya .
Ia hanya terhasut oleh omongan busuk dari Lena . Sehingga terus menerus menolak Angi , menolak mengakui semua kebaikan dan ketulusan Angi.
"Lalu apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki semuanya ." tanya Jorgi
"Aku akan pergi menemui Angi , Aku akan menceritakan semua yang terjadi , dan aku akan memintanya untuk dia kembali kepada Joshua ." ucap Nagita .
"Apa kamu yakin Angi akan kembali kepada Joshua , setelah Joshua menyakiti hati nya , sayang ." ucap Jorgi yang telah melunak hatinya melihat niat baik istrinya .Nagita mengangguk yakin .
"Bagaimana jika yang mendapatkan perlakuan yang di dapatkan Angi selama ini adalah dirimu . Apakah dirimu mau kembali dan memaafkan mereka ." tanya Jorgi .
Nagita terdiam , mungkin bila itu terjadi pada dirinya , tidak mungkin begitu mudah untuk memaafkan . Dan kembali lagi .
"aku akan mencobanya , kalau perlu aku akan memohon pada Angi untuk kembali bersama Joshua dan Jonathan ." ucap Nagita pada Jorgi , masalah ia yang buat , maka ia akan berusaha untuk memperbaikinya , apapun akan ia lakukan demi kebahagiaan anak dan cucunya .tidak perduli berapa lama ia akan membujuk Angi , sekali dua kali di tolak ia tidak akan menyerah .
Sementara Joshua semenjak meninggalkan restoran ia menunggu Angi di lobby hotel . Ia merasa lega saat Angi kembali ke hotel seorang diri tanpa di antar pria yang tidak Joshua kenal itu . Melihat situasi ini Joshua menyakini bahwa hubungan mereka berdua belum terlalu dekat .
Joshua mengikuti langkah Angi memasuki lift . Ia tersenyum melihat wanita itu terkesiap . Tapi Angi hanya diam saja karena di dalam lift tidak hanya mereka berdua .
"Apa yang kamu inginkan ? ." tanya Angi langsung setelah mereka keluar dari lift .
"Kamu , Aku inginkan kamu kembali padaku ." ucap Joshua .
"Kita sudah berakhir Jos , tolong jangan ganggu aku lagi ." jawab Angi tegas , dan berjalan melewati Joshua yang terpaku .
Angi segera membuka pintu kamarnya . saat ia akan menutup pintu kamarnya entah sejak kapan Joshua telah berada di sana menahan pintu kamarnya agar tetap terbuka .
"Angi , Aku benar benar mencintaimu , Apa kamu sudah tidak mencintaiku lagi ." tanya Joshua pelan .