My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
119



Jonathan menghentikan mobilnya di jalanan yang sepi . Ia duduk menghadap Mira menatap nya dengan tatapan intens . Mira sendiri menatap ke arah jalanan ia tidak mampu membalas tatapan Jonathan .


"Mira will you mery me ." ucap Jonathan spontan membuat Mira membalik kan badan menatap ke arah Jonathan .


"Are you sure , don't kiding ." tanya Mira pelan .


"I'm sure , aku tidak bercanda .selama di Taiwan aku tidak pernah melupakan perasaan aku padamu , walau aku menjalin hubungan dengan Raina . Tapi perasaan cintaku padamu semakin bertambah ." jawab Jonathan .


"Kalau memang kamu mencintaiku , kenapa kamu menjalin hubungan dengan Raina hingga sampai kamu akan menikah dengan perempuan itu ." tanya Mira .


"Karena aku berpikir , selama ini kamu tidak pernah mencintai ku , karena berulang kali aku menyatakan perasaan padamu , kamu selalu menolak aku , jadi aku mencoba menjalin hubungan dengan Raina . Mencoba untuk melupakan kamu . Tapi nyata nya aku tidak mampu mengeluarkan kamu dari sini ," jelas Jonathan . Sambil meletak kan tangan Miranda di dada Jonathan .


"Lalu bagaimana dengan Raina , apa dia tidak akan marah ?." Jonathan kembali merasa bersalah kala di ingatkan tentang Raina .Jonathan berusaha menampilkan senyum terbaiknya untuk menenangkan Mira .


"Sejak awal dia sudah tau , kalau aku tidak mencintainya . Dia pasti bisa menerima perpisahan ini ."ucap Jonathan .


"Lalu apa yang harus kita lakukan kedepan nya ."tanya Miranda lagi .


"Kita temui kedua orang tua kita , kemudian kita minta restunya unyuk kita menikah ." ucap Jonathan , sambil tersenyumgemas melihat ekspresi miranda .kemudian ia menarik kepala Miranda dan menyatukan bibir nya dengan bibir Miranda .


Jonathan mengecup lembut bibir Miranda dan m******nya dengan pelan dan memberi jeda kepada Miranda . Ia menatap miranda dengan perasaan penuh.Rasanya bahagia saat mendapati wanita yang di cintainya berada dalam pelukan nya .


Saat Jonathan akan mencium bibir Miranda lagi . Tiba tiba kaca pintu mobil nya di ketuk orang dari luar . Jonathan dan Mira sontak menoleh . Mereka terkejut karena banyak orang mengelilingi mobilnya .


"Keluar Mbak , Mas ." ucap salah satu dari mereka .


"Ok aku keluar dulu , kamu tunggu di sini , ok." ucap Jonathan , Miranda mengangguk ketakutan ia memegang tangan Jonathan saat laki laki itu ingin keluar .


"Semua akan baik baik saja , kamu jangan takut ." ucap Jonathan menenangkan miranda . Lalu ia melepaskan tangan miranda dari tangan nya . Kemudian Jonathan keluar langsung menutup pintu mobil , kemudian menekan lock pada remot mobilnya .jika terjadi sesuatu maka Miranda akan tetap aman .


"Ada apa ya pak ? ." tanya Jonathan kepada mereka yang berkumpul .


"Mas dan Mbak ikut kami ke dinas sosial , kalian berdua telah terbukti melakukan tindak asusila di tempat terbuka ." ucap salah satu dari mereka .


"Kami tidak melakukan apa apa pak .tidak melakukan hal yang seperti bapak tuduhkan ." ucap Jonathan menyangkal .


"Aduh Mas . Jadi laki ngak modal banget sih , masak melakukan nak enak di pinggir jalan . Mana pacarnya cantik banget lagi ." sahut seorang wanita di antara kerumunan orang orang .


"tapi kami benar.-.


"Nanti mas bisa bicara atau jelaskan di kantor dinas sosial saja . Sekarang mas ngikut saja dulu , sama mbaknya ." ucap bapak bapak tadi .


Setelah Jonathan dan Miranda mengikuti orang orang itu , Bastian keluar dari tempat persembunyiaan nya . ia tertawa puas melihat wajah bodoh Jonathan .


Bastian yang melaporkan Jonathan dan mira kepada warga , kalau mereka sedang melakukan tindakan yang tidak senonoh . Anggap saja ini balas dendam Bastian atas rasa sakit di wajahnya .


***


Sekarang Jonathan dan mira telah berada di kantor dinas sosial . Miranda duduk di samping Jonathan dengan wajah memerah . Mereka juga sudah di laporkan kepada orang tua masing masing . Jonathan sedang bernegosiasi dengan petugas Dinas sosial agar bisa segera pulang .


"Mira ." mira menoleh kepada suara yang sudah begitu ia kenal .


"Kenapa kalian bisa ada di sini ." tanya Angi yang datang bersama Lisa . Mira menyembunyikan wajahnya di balik punggung Jonathan . Sungguh swkarang ia benar benar merasa malu . Rasanya ia tak sanggup menatap wajah mereka yang datang di sana .


"cek ck ck ." Joshua berdecak sambil menggelengkan kepala .melihat wajah putranya yang lebam lebam . Dia berpikir kalau putranya telah di keroyok oleh warga . Sementara Bilyam hanya diam dengan wajah dingin .


Tidak lama setelah kedatangan kedua orang tua mereka . Mereka pun di ininkan untuk pulang . Dan sekarang mereka sedang berkumpul di rumah Bilyam .


"Lima tahun yang lalu , Om pernah menawarkan pernikahan yang sah kepadamu dengan Miranda , tapi kamu menolaknya . Dan sekarang kamu perlakukan putri om seperti w***********n .apa kamu pikir ini hal yang menyenangkan ?." ucap Bilyam .


"Om , aku berani bersumpah , kami tidak melakukan hal seburuk itu . Kami hanya membicarakan perasaan kami ." jawab Jonathan dengan tegas .


"haruskah di tepi jalan yang sepi seperti itu ?." ucap Bilyam tak kalah tegas .


"Maaf Om . Aku akui kalau aku salah memilih tempat ." Jonathan terus menerima pertanyaan pertanyaan yang menyudut kan dari Bilyam . Sat Mira hendak membela , Bilyam selalu menyuruh nya untuk diam .


"terus ,sekarang apa yang akan kamu lakukan , untuk mengatasi ini ? Karena nama baik kalian akan tercemar bila masalah ini sampai di ketahui oleh publik ." tanya Bilyam .


"Maafkan dengan keputusan aku lima tahun yang lalu Om . karena waktu itu Mira tidak mencintai aku , jadi aku menolak tawaran Om ." ucap Bilyam .


"Ooo , benarkah putriku , Jonathan pernah mengatakan cinta padamu , dan kamu tolak . Setelah ajonathan pergi baru kamu tau siapa laki laki yang kamu cintai ." tanya Bilyam .dan Mira hanya berani menunduk tapi mengangguk .


" Om , restui kami kembali , kami akan menikah ." ucap Jonathan yakin .


"menikah , bukan nya kamu punya sudah punya calon tunangan . Jangan kamu permainkan perasaan Mira karena dia juga mencintaimu ." ucap Bilyam .


"Hubungan kami sudah berakhir Om ." jawab Jonathan .


"Nak ,jangan kau mempermainkan perempuan . Kalau kamu ingin mengakhiri hubungan dengan Raina kamu harus bicara baik baik kepada orang tuanya ." ucap Angi menasehati putranya .


"Aku sufah membicarakan nya dengan orang tua Raina , Mom . Ya memang mereka kecewa , tapi tetap saja mereka menghargai semua keputusan yang aku ambil ." ucap Jonathan .


"Ya sudah kalau begitu ,cepat urus semua surat surat mu segera kalian menikah ." ucap Bilyam membuat mereka menarik nafas dengan lega .


Hari ini Jonathan dan Miranda berada di sebuah pesta pernikahan . Tapi itu bukanlah pesta pernikahan nya tetapi pesta pernikahan Raina . Ya kedua orang tua Raina menjodohkan nya dengan pria lain untuk melindungi nama baik keluarga juga , rasa malu yang akan di terima oleh Raina karena gagal menikah .


Raina membuang pandangan nya saat bersitatap dengan mata miranda .


"selamat Raina , semoga keluarga mu sakinah mawadah warohmah , langgeng sampai maut memisahkan . Maaf kan aku , kalau tanpa sengaja atau dengan sengaja . Aku telah melukai perasaan kamu ." Raina mengangguk dan tersenyum tipis .


Miranda mengulurkan tangan nya untuk mengucapkan selamat , tapi Raina tidak menyambutnya ia membuang pandangan nya .


"selamat ya semoga kalian bahagia ." ucap miranda kemudian melangkah pergi meninggalkan pesta itu .Raina menatap kepergian miranda dan Jonathan ia masih marah kepada miranda dan Jonathan . Tapi apa boleh buat ia tidak bisa berbuat apa apa .setelah pesta pernikahan selesai ia harus pergi pindah ke luar kota mengikuti suaminya .


"jangan pernah berpikir untuk berbuat macam macam kalau tidak aku sendiri yang akan menghukum mu ." ucap pria yang tidak lain adalah suaminya .pria itu telah mencari tau terlebih dahulu siapa wanita yang akan di nikahinya .karena kalau raina berbuat macam macam maka nama baik keluarganya yang di pertaruhkan .


Raina hanya bisa mengangguk .karena pria yang ia nikahi termasuk pria galak dan kejam . Ia tak ingin terjadi KDRT di hari pertama ia menikah .


***


" aku tidak mengira kalau Raina akan menikah lebih dulu ." ucap miranda setelah keluar dari gedung pernikahan Raina .


" aku malah berpikir kalau Raina akan marah dan balas dendam seperti di cerita dalam novel novel itu ." lanjut miranda .Jonathan mengendikan bahunya .


"Aku tidak memikirkan itu atau Raina .aku hanya memikirkan tentang pernikahan kita dua minggu lagi . Dan kamu akan menjadi milik ku seutuhnya ." ucap Jonathan sambil.tersenyum dan mengedipkan matanya .miranda melengos .


"tak ada kah yang lain , selain itu di pikiran mu ." ucap Miranda .


"tidak ada sayang , yang ada hanya kamu di pikiranku sekarang ."


"jangan bercanda .-.


"Aku serius Miranda ." ucap Jonathan menatap miranda dengan tatapan serius .


"Apa ?." tanya miranda melihat tatapan mata Jonathan .


"Aku ingin minta maaf , sejak aku pulang dari taiwan , aku telah membuatmu sering menumpah kan air mata -...


"Ini bukan salahmu , seandainya aku menyadari perasaan aku sendiri lebih awal maka hari ini tidak akan terjadi ." ucap miranda .


Jonathan ingat akan ucapan nya kepada miranda di masa lalu .kini ia ucapkan kembali ." Aku mencintaimu , sejak pertama kali kita bertemu .Dan saat itu aku berpikir akan selalu bersamamu ,Dan akan ikuti kemana pun kamu pergi ." ucap Jonathan .


"Aku juga mencintaimu Jo . Terimakasih karena kau masih tetap mempertahankan aku di dalam hatimu , setelah sekian banyak ku melukaimu di masa lalu , begitu dalam


." ucap Miranda dengan mata berkaca kaca .


Jonathan menarik miranda dalam pelukan nya . Mereka ingin melupakan masa lalu dan membuka lembaran baru untuk saling mencintai menyanyangi setelah pernikahan nanti .


.............TAMAT...


Terimakasih yang telah membaca coretan saya . Saya ucapkan terimakasih banyak . Setelah membaca ini silahkan lihat kisah Angela di REY (ISTRI KEMBAR CEO)