
"Menurutmu apa yang harus aku lakukan dengan cincin ini ." tanya Angi setelah selesai menceritakan semua kejadian pada Nisa .
"Cincin apa ?."Angi menoleh ke belakang , karena suara itu bukan siara yang berasal dari ponselnya .
"Joss ? ."Angi mematikan sambungan telepon nya dengan Nisa secara sepihak .dan menyembunyikan cincin itu di kepalan tangannya .
"Kamu sejak kapan di situ ." tanya Angi .
"sejak kamu mulai menelpon Nisa ." ucap Joshua dan menarik Angi ke dalam pelukan nya . Wanita itu terlihat memasuki toko pakaian . Pria itu berbalik dan menatap Angi intens .
" Sudah selesai belanjanya . "tanya joshua pendek .
"Jos kamu jangan marah sama mamamu ."
"Pasti berat melalui seharian dengan mama iya kan ? ."tanya Joshua .
"Sejujurnya ia sangat berat , tapi karena aku sangat mencintaimu , maka aku akan bertahan sampai mamamu mau menerima hubungan kita ." Joshua terharu dengan pernyataan Angi .
" Aku juga sangat mencintaimu Senja ," (Tapi aku tidak bisa melihatmu selalu di sakiti ,dan di perlakuka seperti ini ) ." ucap Joshua dalam hati .
" Jonathan di mana ." tanya Angi .
"Pergi sama papa , katanya mau mancing ."jawab Joshua .
"kenapa kamu tidak ikut mancing ." tanya Angi .
"Karena aku lebih suka di sini sama kamu ." ucap Joshua sambil mengerlingkan mata genitnya .dan kembali memeluk tubuh angi sambil mengecup pucuk kepala kekasihnya itu .
"kapan lagi aku bisa berduaan begini denganmu ,tanpa ada gangguan dari Jonathan ." Joshua kembali mengedipkan matanya dua kali . Ia tertawa geli melihat ekspresi Angi yang ingin muntah .
"Aku lapar ." ucap Angi sambil memegangi perutnya , karena ia belum makan sejak pergi ke mall tadi hingga sekarang .
"kamu belum makan siang." tanya Joshua ,Angi menggelengkan kepala.ia tidak kepikiran untuk makan siang .pikiran nya terlalu sibuk memikirkan kejadian di toko perhiasan tadi . Hingga melupakan waktu makan siangnya .
Joshua kemudian berdiri menggulung lengan kemejanya hingga siku ." tunggu di sini aku akan memasak untukmu ." ucap Joshua .
"kamu bisa masak ." tanya Angi tidak percaya ekpresinya meragukan pria itu .
"Aku akan mencobanya ." kata Joshua , sebenarnya ia sudah mempelajari itu di internet beberapa hari ini . Dan dia juga sudah mempraktekkan nya , sehingga dia merasa percaya diri .akan masak pertama kalinya untuk wanita yang ia cintai .selama bersama senjani ia tidak pernah punya pemikiran untuk masak , karena senjani sendiri juga tidak pernah sibuk di dapur .
Angi duduk dengan tenang di meja makan ,ia penasaran dengan masakan pujaan hatinya itu . Benar tidak butuh waktu lama , cukup sepuluh menit Joshua telah menyelesaikan masakan nya .
" silahkan di makan sayang ." ucap Joshua dengan lembut sambil.mengelus kepala Angi .
"Terimakasih sayangg ." balas Angi . Angi mulai menyuapkan masakan buatan tuan Joshua wang , walau hanya telur mata sapi setengah matang , tapi itu usaha dan rasa cinta laki laki itu untuk dirinya . Angi menghargai usaha Joshua walau hanya nasi putih dan telur dadar .
***
Kejadian satu minggu yang terulang lagi . Di hari minggu ini Nagita kem;ali mendatangi Angi untuk menemaninya belanja lagi . Angi sudah memutar otaknya untuk mencoba menolak , dan swmua cara ia sudah pernah ia pakai. tapi tekad Nagita sudah bulat untuk mengajak Angi pergi .
"Tapi tante ,saya sudah ada janji dengan Jonathan .hari ini saya akan menemaninya ." ucap Angi .itu bukan alasan tapi nyata karena hari ini Joshua pergi menemui klien nya .
"Enggak apa apa kita ajak Sekalian Jonathan . Sekarang kita jemput dia sekalian jalan , bagaimana ." tanya Nagita kekeh penuh semangat .ia tidak mau melepas Angi. Mau tidak mau akhirnya Angi terpaksa menganggukkan kepalanya .
"Jonathan sama Oma sini .Momy Angi mau bawakan belanjaan Oma ."ucap Nagita
"Boleh Mom ." Tanya Jonathan , membuat Nagita membuang mukanya melihat cucunya bertanya dulu Kepada Angi untuk berdekatan dengan dirinya . Jonathan memperlakukan dirinya selayaknya orang asing .Angi mengangguk kan kepala .
"Tentu saja boleh , sayang ." jawab Angi dan mengambil alih belanjaan Nagita yang sudah di bayar .Nagita benar benar mau mengerjai Angi dengan belanjaan yang sangat banyak. Nagita terlihat sangat puas melihat Angi kesusahan .
"Momy ,Jo mau bantu in bawa ." ucap Jonathan dan langsung mengambil dua paper bag dari tangan Angi .
"Terimakasih sayang ." ucap Angi tersenyum pada Jonathan .
"Jo , nanti kamu kesusahan , biar di bawa Momy kamu semua saja ." ucap Nagita tidak begitu suka , kenapa Angi begitu mendapat perhatian dari cucunya begitu besar ?
"Benar apa yang di katakan oleh Lena . Wanita ini telah membawa pengaruh buruk , aku benar benar harus secepatnya memisahkan mereka bertiga . Aku tidak mau jonathan dan Joshua semakin jauh dariku ." gumam Nagita dalam hati .
"Kamu bisa bawa dengan baik tidak sih." teriak Nagita ketika melihat Angi tidak sengaja menjatuhkan tas barang belanjaan nya .
"Maaf tante..
"kalau gaun ku rusak kamu tidak akan bisa mengantinya .." maki Nagita . Angi hanya bisa menunduk kan kepalanya di saat beberapa pengunjung menatap ke arahnya .
"Dasar tidak becus ." maki Nagita lagi lalu berjalan pergi tanpa menghiraukan Angi yang kesusahan mengambil barang belanjaan nya ,tiba tiba ada tangan yang mengambil barang barang dari tangan Angi
"Dady ." teriak Jonathan . Dengan senang .
"Jos ." Angi menelan ludah melihat ekspresi dingin dan datar di wajah Joshua .
"Bukan nya kamu ada krrjaan ." ucap Angi sambil melirik Nagita yang sudah jauh di depan . Wanita itu sudah memasuki sebuah toko pakaian .
"sudah selesai ." tanya Joshua pendek .
"Jos kamu jangan marah sama mama kamu ." ucap Angi menghentikan langkah Joshua .
"Seharusnya kamu menolak , jika di ajak berbelanja dan hanya di jadikan sebagai pesuruh , senja . dan kamu Jonathan , seharusnya kamu belain Momy kamu . Lihat Momy kamu kamu kesusahan ." omel Joshua pada kedua orang yang ada di depan nya yang hanya bisa diam menunduk .
"Aku sudah berusaha menolak tapi ...
"ok ini yang terakhir kalinya , jika mama meminta mu menemaninya lagi , menolaklah ." ucap Joshua , ia tidak sanggup melihat ekspresi kedua orang di depan nya . Maka ia menyudahi acara amarahnya .
Angi mengangguk" " ok lain kali aku akan menolaknya ." ucap Angi dengan tersenyum manis berharap bisa mengurangi amarah pria itu .
"Jonathan ."
"Jo bersama Momy saja Dad ." jawab Jonathan polos .
"Ya sudah kita pulang sekarang ." ajak Joshua .
"tapi , mama kamu ..
" Biarkan aku akan mengirim pelayan untuk menemani dia ." ucap Joshua .Joshua tidak berpikir dua kali kalau apa yang dia lakukan adalah bencana bagi Angi .
Niat hatinya ingin melindungi dan menjaga kekasih hatinya .tapi bagi hati Nagita yang telah terkontaminasi oleh kata kata Lena perbuatan Joshua adalah penghinaan .