
Angi terus berjalan tanpa Arah hingga sampai di tengah pusat keramaian tempat perbelanjaan itu . Hingga sore hari ia memutuskan untuk membeli buah buahan .Agar tidak sia sia waktu pelariannya itu . Setelahnya Angi keluar menunggu taxsi online yang sudah ia pesan lewat ponselnya .
Dari tempat Angi berdiri ia melihat Joshua sedang berjalan dengan seorang pria yang juga sudah ia kenal ,sahabat dari mantan kekasihnya itu . Tapi yang aneh nya baru saja Jonathan mengatakan padanya kalau dia sedang kerja keluar kota , kurang lebih selama empat hari .
Angi mengeryitkan dahinya ia ingin memastikan bahwa laki laki yang ia lihat benar benar Joshua di dalam rumah itu . Angi menutup matanya kesal .
***
Angi mendesah lelah setelah turun dari taxsi online pesanan nya , lama ia berdiri di depan pintu rumah kontrak kan nya
"Pelangi ." tiba tiba ada seseorang menepuk bahunya dari belakang . Angi menoleh dan melihat Reyhan dan erick yang berada di belakangnya .
"Tante pelangi ." sapa Erick .
"Kamu sendirian." tanya Reyhan sambil mencari seseorang di belakang Angi ,mungkin ada seseorang yang menemaninya .Angi mengangguk dua kali .
"Ya aku datang sendirian ." Angi memperjelas.
"Aku pikir kamu bersama kekasihmu , sebab kami bertemu di atas tadi ." ucap Reyhan .Angi mengangkat bahunya cuek .tapi sorot matanya tidak bisa di bohongi kalau sedang menyimpan kesedihan .
"Jangan bilang kalau hubungan kalian berakhir ." tebak Reyhan asal . Namun saat melihat senyum sendu di wajah Angi , membuat Reyhan mengambil kesimpulan . Bahwa hubungan Angi dan Joshua benar benar berakhir .
"Apa ini semua karena Lena ." tanya Reyhan dengan ekspresi wajah mendingin . "wanita satu itu rupanya belum juga menyerah ." pikir Reyhan dalam hati .
"Aku tidak bisa menyalahkan Lena dalam masalah ini .hanya saja ada satu hal yang tidak bisa aku ceritakan ke orang lain ." ucap Angi .
Reyhan mengangguk ,ia tetap merasa Lena punya Andil dalam masalah ini dan wanita itu perlu di beri pelajaran agar tidak menganggu Angi lagi .
Tiba tiba dari belakang ada orang yang mendorong Reyhan ke depan cukup keras bagian bahu Reyhan .
"Hei Bro , apa masalahmu ." ucap Reyhan dengan kesal . Tapi kekesalan nya hilang setelah tau siapa orang yang telah mendorongnya itu .
"Ini adalah tempat umum dan kalian menghalangi jalan saya ." ucap Pria itu sinis dan menatap tajam tepat ke arah mata Angi .
"Ahh , pelangi benar kata pria ini , kita berada di tengah jalan . Sebaiknya kita cari tempat lain saja ." ucap Reyhan ,Angi mengangguk kaku dengan usul Reyhan .
" kita ke restoran saja sekalian makan malam kita bisa makan pizza ." ajak Reyhan kembali . Angi mengangguk lagi dan tatapan pria di depan nya semakin tajam . Membuat bulu kudu Angi berdiri . Dan saat Angi hendak melangkah pergi , tangan nya di tahan erat oleh mantan kekasihnya itu .
"Joshua lepas ." ucap Angi seraya terus menarik tangan nya .
"Kamu kembali lagi dengan pria itu ." tanya Joshua dengan suara datar , ia merasa tidak terima Angi kembali dengan pria itu . Joshua tau cepat atau lambat Angi pasti akan menemukan laki laki lain sebagai penganti dirinya ." tapi tidak harus secepat ini , di mana dirinya masih sangat mencintainya ."
"Aku kembali atau tidak dengan dia.itu bukan lagi urusan kamu ." jawab Angi . Joshua membuka mulutnya hendak menyangkal ,tapi tak sepatah katapun yang keluar dari mulutnya .
"Lepaskan ." ucap Angi sambil menepis tangan nya dengan kuat . Dan Joshua pun melepaskan tangan Angi . Tanpa mengatakan apa pun Angi pergimeninggalkan Joshua yang berdiri terpaku.
"Sepertinya dia masih sangat mencintaimu ." ucap Reyhan saat mereka telah duduk kursi di restoran .Angi hanya tersenyum tidak percaya mendengar ucapan Reyhan . Karena jika Joshua masih mencintainya dia tidak akan meninggalkan nya dan bahkan dengan tega nya dia menyakiti hatinya .
"Reyhan maaf , aku tidak bisa makan dengan kalian ."ucap Angi sambil berdiri . Ia sudah tidak punya selera makan sama sekali .
"Erick , maaf tante tidak bisa menemani kamu makan .tante pulang dulu ya ." pamit Angi . Reyhan menayap punggung Anhi yang semakin menjauh . Andai Angi memberinya kesempatan sekali lagi , maka inilah waktu yang tepat untuk nya memulai kembali hubungan itu . Namun kelihatan nya Angi telah menutup rapat rapat hati nya untuk dirinya .
***
Angi mendesah lelah setelah turun dari taxsi online . Lama ia berdiri di depan pintu kontrakan nya , engan rasanya untuk menginjak kan kembali kakinya ke dalam rumah itu . Terbersit di pikiran nya untuk menginap dihotel ,atau menginap di rumah Nisa sahabatnya saja.
Angi baru saja membuka pintu kontrakan nya kepalanya langsung di serbu oleh kenangan kenangan bersama Joshua dan Jonathan .ia muak dengan kisah percintaan nya yang selalu berakhir menyedihkan .godaan untuk pulang kampung pun semakin besar .mungkin kembali ke kampung halaman adalah keputusan yang terbaik untuknya .
Sudah tiga hari semenjak Angi dan Jonathan mengobrol di taman belakang sekolah . Hubungannya semakin baik selain bertemu di sekolah mereka meluangkan waktu sebentar untuk ngobrol . Hingga ultimatum dari Nagita datang padanya .
" menjauhlah dari cucuku , jangan kau buat dia bergantung padamu . Karena yang saya tau hubungan kamu dan Joshua sudah berakhir ." itulah isi pesan dari Nagita .
Selain mendapat pesan dari Nagita Angi juga mendapat pesan dari Joshua yang berisi peringatan .
"Kamu bukan lagi pengasuh Jonathan , jadi kamu tidak perlu menjaganya . Dan cukup lakukan tugas kamu sebagai gurunya dan jangan berlebihan ."
Air mata Angi menetes saat membaca pesan dari Joshua . dalam waktu yang bersamaan hati Angi terluka kembali . Ia hanya ingin menyayangi anak itu saja ,tidak ada maksud lain . Tapi niat baiknya ternyata tidak di terima dengan baik juga .
Menghindari Jonathan bukanlah hal yang mudah . Jonathan sangat peka anak yang sangat perasa. Dengan dirinya yang berdiam saja , dia tau kalau dirinya punya salah . Dan Angi tidak sanggup melihat kesedihan Jonathan .
Angi melakukan apa yang di minta oleh Joshua dan Nagita , tapi ia tidak mampu bertahan ,hanya satu minggu , satu minggu saja Angi bisa bertahan dan akhirnya dia memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan nya , sebagai seorang guru dan pulang ke rumah orang tuanya .
Angi butuh ketenangan , ia juga butuh suasana baru untuk melupakan semua masalah yang sedang ia alami sekarang . Angi juga butuh untuk menata hatinya , kelak ia juga harus menerima cinta yang baru . Namun itu semua juga butuh waktu yang lama .karena cintanya sekarang masih ada untuk Joshua seorang . Ia juga masih berharap adanya sebuah keajaiban tentang cintanya dengan joshua .