My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
88



Joshua menangkup seluruh badan nya sambil bergidik tak lama kemudian ia langsung meraih kopernya dan berjalan keluar rumah Angi , paijo mengikutinya dari belakang dan mengantar Joshua ke penginapan .


Paijo memakai motor RX honda yamaha tua kesukaan nya dan membonceng joshua .


"Ayah cuma bisa antar kamu sampai di sini ." ucap Paijo setelah sampai di pelataran penginapan .


"Terimakasih Yah ."ucap Joshua dan tidak lupa menyalami calon Ayah mertuanya itu sebelum pergi .


Joshua segera pergi ke tempat resepsionis untuk memesan satu kamar untuk nya dalam waktu dua atau tiga hari ke depan .setelah selesai melakukan transaksi , Joshua ingin melangkah menuju ke kamarnya ,tapi langkahnya terhenti saat pandangan nya menangkap bayangan sepasang wanita dan pria paru baya yang di anggap sangat familiar di matanya .


Joshua percaya kalau bayangan itu , bayangan dari kedua orang tuanya . Joshua segera melangkah mendekat .


"papa , mama ? ." panggil Joshau pelan sambil menepuk bahu kedua orang tuanya .Nagita melihat kedatangan Joshua segera bersembunyi di balik punggung suaminya . Ia takut ken marah Joshua lagi .


"Apa yang mama dan papa lakukan di sini ? ." tanya Joshua .


"Mama cuma mau minta maaf sama Angi , tidak lebih ." ucap Nagita dengan cepat . Ia ingat terakhir kali Joshua marah padanya tapi malah melukai dirinya sendiri.


"Mama minta maaf sama Senja ." tanya Joshua tidak percaya .


"Maaf , mama tau mama salah , mama sadar telah menyakiti Angj , juga Jonathan . Mama sudah menemui Anhi dan minta maaf , mama tidak akan menyerah walau Angi belum memaafkan mama , mama akan berusaha tiap hari menemuinya , biar lebih dekat dan mengenal dia ." ucap Nagita sambil menghampiri Joshua dan memeluknya .


"Senja belum memaafkan mama ." tanya Joshua sambil menyambut pelukan mamanya .


"tidak apa apa ,mama tau mama terlalu dalam melukai hatinya mama akan sabar menunggu ,seperti dia sabar menerima perlakuan mama hingga habis kesabaran dia dan meninggalkan kamu dan Jonathan .Maafkan mama ya , mama juga banyak salah sama kamu dan Jonathan , o iya ngomong ngomong mana Jonathan ngak ikut dengan mu ."tanya Nagita yang menyadari ketidak hadiran Jonathan di sana ,Nagita melepaskan pelukan nya dan mencari keberadaan cucunya .


"Jonathan tinggal bersama Angi , kami sudah baikan ." senyum Joshua begitu lebar , di matanya memancarkan kebahagiaan yang telah hilang selama beberapa minggu ini , kini telah kembali lagi . Nagita ikut tersenyum tapi ia kembali menyesali perbuatannya yang membuat Joshua terpisah dengan Angi .


"Jadi kamu sudah memutuskan untuk melamar Angi sekarang ." tanya Jorgi .


"Tadinya Jos mau menghubungi mama dan papa , buat melamar Senja .tapi ponsel mama dan papa tidak dapat di hubungi sama sekali , Dan aku terpaksa modal tekad datang kemari , karena senja hanya memberiku waktu satu minggu untuk aku menyakinkan mama tentang senja ," ucap Joshua .


"Maaf , mama sengaja menonaktifkan ponsel kami , karena mama mau fokus minta maaf dan dekat sama Angi buat menebus kesalahan mama pada putra mama ini ." ucap Nagita .


"Bagaimana Angi bisa beri kamu waktu , apa kalian ketemuan atau tanpa sengaja bertemu di luar ." tanya Jorgi .


"kita ketemu beberapa hari yang lalu di pernikahan sahabatnya Senja , putri tunggal tuan Aldy dan putra tunggal tuan Dimas ." Nagita terkesiap menatap Jorgi , sengaja Jorgi tidak memberi tau hal itu kepada Nagita .ia tau itu masa lalu pahit Istrinya .


Apapun yang terjadi pada Nagita di masa lalu Jorgi tidak mengungkitnya . Yang terpenting Nagita jadi wanita sempurna di sampingnya berhasil mendidik Joshua .


Malam itu Jonathan terus melebarkan senyum nya di meja makan sambil menatap kedua orang tua Angi .


"Nenek , nenek masih ingat dengan Jonathan kan , Jonathan senang hari ini bisa ketemu dengan nenek ." ucap Jonathan .


"hemm , benar kamu Jonathan cucunya nenek yang waktu itu bicara di telepon . Hallo saya Jonathan putranya Momy Angi , waktu itu nenek hampir pingsan tau ." ucap surti .


"kenapa nenek mau pingsan . Apa waktu itu nenek sakit , kakek Jo , apa kakek sudah bawa nenek surti ke rumah sakit ." Jonathan mengalihkan pertanyaan kepada Paijo .


"Nenek surti mau pingsan bukan latena sakit , cuma kaget tiba tiba putrinya dah punya anak segede ini , gantheng lagi ." mereka tertawa melihat Jonathan menunduk malu .


"Kan putranya Momy Angi , jadi ganteng Momy juga cantik ." jawab Jonathan malu malu .


"Tapi kenapa kamu kelihatan kurus sekali ,apa Dadymu tidak mengurus mu ." tanya Surti .


"semenjak Oma nyuruh Momy pergi , Dady selalu murung , pernah Dady marah sama Oma dan melukai dirinya sendiri ," surti dan paijo menatap Angi yang sempat terkejut .


"Apa yang membuat Dady marah sama Oma ." tanya Surti .


"Oma marahi Momy pakai ponsel Dady , dan Momy pasti mengira itu pesan Dari Dady , sehingga Momy tinggal Dady dan Jo ." Angi mengelus kepala Jonathan .


"Ya maafkan Momy , Momy janji tidak akan tinggalkan daubel Jo lagi ." ucap Angi .


"Tree Jo momy ." jawab Jonathan


"Yang satu punya nya nenek surti ,ngak boleh nanti Nenek surti sendirian dong ." ucap Angi mereka tertawa bersama .


"kakek Jo , Jo boleh minta ayam goreng nya ." ucap Jo pada paijo , karena ayam gorengnya ada di depan nya paijo .


"Boleh , cucu kakek mau berapa ." tanya Paijo .


"Satu dulu kek , kalau tidak cukup baru nanti ambil lagi ."ucap Jonathan .


"anak pinter ." ucap paijo .


"Coba tebak ini Ayam goreng masakan siapa ." tanya paijo lagi .


"hemm ini pasti masakan nenek surti ." jawab jonathan .


"Masakan nenek.dan Momy tidak ada bedanya ." ucap Jonathan . Saat tidur sore tadi Jonathan tidak benar benar tidur jadi ia tahu kalau Momynya hanya dusuk melamun sepanjang sore di dalam kamar sambil menemaninya .


"Kakek , nenek besok pagi boleh Jo ikut ke ladang , Jo mau cari ikan sama kepiting ." ucap Jo.


"Boleh , harus bangun pagi lo ya ." ucap paijo .


"Kakek nenek Jo sudah kenyang mau ke kamar Momy dulu ." ucap Jonathan dan pergi meninggalkan mereka bertiga di meja makan .


"Apa kamu masih marah pada Joshua , dia mengatakan kasar padamu , sebenarnya untuk menjauh kan kamu dari tante Nagita , biar kamu tidak tersakiti kalau terus berada di sisi dia ." ucap Surti .


"Angi tau bu , tapi kata kata itu benar benar keluar dari mulut dia ." ucap Angi .


"lupakan yang berlalu jadi pelajaran, Agar kamu kelak tau bagaimana menjadi seorang ibu yang baik untuk anak anak kamu , kelak ." ucap paijo .


"Anggap tante Nagita sebagai ibumu sendiri , ibu percaya hati dia pasti terluka karena tidak bisa mempunyai keturunan sendiri , pasti berat dia membesar ka Joshua yang bukan darah dagingnya sendiri ."ucap Surti , Angi menarik nafas panjang dan mengangguk pelan .