My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
97



"Momy ." teriak Angela wang . Anak ke empat Joshua dari pernikahannya dengan Angi .anak perempuan satu satunya . Dari pernikahan mereka anak pertama lahir laki laki bernama Johanes wang dan anak kedua bernama Abraham wang .


" Angel bisa tidak kamu tidak teriak teriak , kamu anak gadis yang kalem sedikit ." ucap Jonathan yang baru saja meletakan pantatnya di atas sofa . Pemuda itu juga baru saja pulang dari kampus . Usia Jonathan sekarang sudah menginjak dua puluh satu tahun


"Abangggg ." rengek Gadis itu . Biasa Jonathan yang selalu memanjakan dan melindunginya nya dari kejahilan ke dua Abangnya . Angela sekarang telah berusia Sepuluh tahun . Karena Abraham mendengar sendiri kalau cowok itu mengatakan cintanya pada Angel adiknya .


"Ada apa lagi hem." tanya Jonathan setelah menyesap jus yang batu di hidangkan oleh pelayan nya .


"Bang Johan dan Bang braham nakal , Bang ." adu Angel , matanya berkaca kaca menahan tangis .


Sementara yang punya nama baru di sebut oleh Angel , hanya menatap malas pada adik perempuan nya .Jonathan mengalihkan pandangan nya menatap kedua adik laki laki nya.


"Apa lagi , yang kalian lakukan kali ini ." tanya Jonathan sambil tangan nua mengelus kepala adik kesayangan nya itu .


"Kita tidak melakukan apa apa Bang , kita cuma mengusir pacar nya Angel saja kok , mereka pulang sekolah bergandengan tangan. ." jawab Johanes menatap sinis adiknya yang mengeluarkan air mata buaya .


Johanes tidak punya maksud apa apa, ia hanya ingin melindungi adik perempuan satu satunya . Dari laki laki.kemarin sore yang songgong berani mengungkapkan cinta pada Adiknya satu satunya


Jonathan mengalihkan tatapan nya kepada adik perempuan nya ." Angel benarkah itu ." tanya Jonathan


"tidak benar Bang Jo , Angel tidak pacaran sama dia ." bantah Angel .


"Tapi laki laki itu mengatakan cinta padamu , dan kamu juga bilang suka padanya , Apa itu namanya kalau bukan pacaran , Angela wang ." kali ini Abraham yang angkat bicara .


"angel memang suka berteman dengan dia Bang , karena dia anak laki laki pertama yan mau berteman dengan Angel ." ucap Angel .semenjak masuk sekolah Angel merasa teman laki lakinya satu kelas semua menjauhinya .Angel juga tidak tau penyebabnya .


"Di antara laki laki dan perempuan tidak ada yang namanya teman , contohnya ada itu . Bang Jonathan dan kak mira , bang Jo mencintai kak mira , sedang kak mira tidak mencintai Bang Jo ." Johanes nyengir seketika saat mendapat tatapan melotot dan garang dari Jonathan .


Jonathan memang dekat dengan miranda hingga sekarang .karena kedekatan dan kebersamaan tiap hari tumbuh rasa yang beda pada miranda .Jo menyukai miranda tapi miranda tidak menyukai Jo . Di aini Miranda memilih menyukai Laki laki lain .


"Angela kenapa menangis ." tanya Joshua yang baru pulang dari kantor hari ini ia tidak begitu banyak pekerjaan sehingga ia pulang lebih awal . Sambil meletakan tas dan jas di sofa , Joshua mengendurkan dasi nya dan duduk menghampiri putri kesayangan nya .


"Angel menangis karena pacarnya kami usir , Dad ." ucap Johanes . Anak kedua Joshua memang suka ngadu dan cari masalah untuk ribut .


"Kamu punya pacar ?." tanya Joshua melotot pada putrinya .berita ini membuatnya terkejut , jantungnya juga berdetak kencang ,membayangkan putrinya di miliki oleh pria lain , di usia dia yang masih sangat belia , baru sepuluh tahun sudah mengenal pacar .Angela menggeleng kuat .


"Berapa usia mu , Nak ." tanya Joshua sedikit sedih dan lembut .


"sepuluh tahun bulan kemarin , Dad ." jawab Angel sambil menunduk ketakutan . Ya memang baru bulan kemarin ia merayakan ulang tahun nya yang je sepuluh .


"Angel hanya berteman dekat Dad , bahkan Angel tidak tau dengan apa yang kalian katakan , apa itun pacaran ." jawab Angel .


"Jangan membantah lagi Angel , mulai besok Dady akan masukan kamu ke pondok pesantrin khusus hanya ada perempuan saja ."ucap Joshua dan keputusan Joshua sangat di setujui oleh ketiga anak laki laki nya .


"siapa yang akan pindah sekolah ," sahut Angi yang baru muncul dengan dari dapur dengan cemilan di tangan nya juga minuman .


 Angel langsung berlari , Abraham yang melihat adiknya langsung meraih bawaan Momynya , ia tidak mengkhawatirkan adiknya ,tapi menyayangkan makanan buatan Momynya harus berakhir di lantai .Angel langsung memeluk Angi .


"Angela yang mau pindah sekolah Yang ." jawab Joshua yang langsung berdiri dan menghampiri istrinya , serta memberinya kecupan di kening Angi . Joshua juga mengelus kepala putrinya yang ada di pelukan istrinya .Angi ikut menunduk menatap putrinya yang sepertinya sedang menangis .


"Angel tidak salah Mom ." ucap Angel menumpahkan semua rasa , rasa takut yang di berikan dari ke empat laki laki yang ada di depan nya saat ini . Angel menangis ketakutan dalam pelukan ibunya .


Angi menatap ke empat pria itu satu persatu , dari suaminya ,jonathan , johanes dan abraham.


"Apa yang kalian lakukan kepada Angela ." selidik Angi dengan perasaan lelah . ia kasihan kepada putrinya yang selalu.di kekang oleh ke empat pria itu . Padahal umur putrinya baru sepuluh tahun .


"Angel punya pacar ,mom . Karena itu Dady akan memindahkan dia ke pondok pesantren putri ." ucap Johanes memberi tau Momynya .


"Benar sayang , kamu punya teman cowok ."tanya Angi lembut . Angel mengangguk .


"Iya Mom , dia teman cowok satu satu nya , yang Angel kenal ." ucap Angel .


"Mereka tidak hanya berteman Mom . Cowok itu menyatakan cinta nya pada Angel . Dan Angel juga menerima cinta cowok itu ." tambah Abraham .


"Bukan kah itu bagus ." tanggapan Angi membuat Joshua melotot .


"Bagus di mana nya Sayang . Mereka masih kecil , baru berumur sepuluh tahun , aku tidak rela putriku mulai mencintai lawan jenisnya ." ucap Joshua .


"Mereka hanya berteman ." bela Angi .


"Tetap saja tidak bisa ." bantah Joshua dengan tegas . Angel semakin mengeratkan pelukan nya di perut Momynya .


Angi diam ia melotot menatap ke arah suaminya , yang bicara dengan mada keras di depan anak anak nya . Joshua yang menyadari dengan kesalahan nya langsung mengubah mimik wajahnya , menyampaikan kata maaf pada istrinya tanpa suara .


Angi langsung membawa putrinya masuk ke kamarnya tanpa bicara apa apa , kepada anak anaknya dan juga suaminya .


Sampai di dalam kamar Angi memberi wejangan kepada putrinya , sekolah di pondok juga tidak buruk banyak teman dari berbagai macam daerah , mungkin juga negara .