My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
117



Raina merasa tidak terima bila wanita lain mendapatkan ucapan terimakasih dari Jonathan .


"Kamu jangan permasalahkan hal yang tidak penting . Cepat makan lah setelah ini aku akan membicarakan hal yang lebih penting dan serius dengan mu ." ucap Jonathan dan langsung menyendok makanan nya .


Raina pun mengikuti apa yang di katakan oleh Jonathan . Dia penasaran dengan apa yang oenting dan serius yang akan jonathan katakan pada dirinya . Dalam bayangan otak Raina bahwa Jonathan akan membahas pernikahan mereka yang akan di percepat dan juga membayangkan luka yang dalam di mata Miranda . Raina ingin melihat Miranda hancur , ia begitu benci terhadap miranda .


Raina sangat bahagia membayangkan khayalan nya sendiri , senyum nya pun mengembang lebar ." sudah , aku sudah selesai makan ." kata Raina dengan tidak sabar . Tapi Jonathan melirik piring Raina masih utuh baru di makan sesuap saja .Raina menyadari apa yang di lihat Jonathan .


"Aku diet , aku tidak mau saat menikah nanti gaun aku tidak bisa di pakai ." ucap Raina .


Jonathan merasa sangat bersalah , ketika melihat begitu besar harapan di mata Raina , namun ia juga tidak ingin mengurungkan Keputusan nya .


"Raina , aku minta maaf . Aku tidak bisa melanjut kan hubungan ini dengan kamu ." ucap Jonathan .


Raina membeku mendengar ucapan Jonathan . Ia melihat Jonathan dengan tatapan tidak percaya .


"Kamu tidak sedang bercanda kan . Kamu sedang berbohong kan , I- ..itu tidak benarkan .iya kan ? Wajah Jonathan kelihatan sangat serius tidak sedang berbohong atau mengerjai Raina .


"Raina , perasaan ku tetap sama seperti tiga tahun yang lalu .tidak berubah sedikit pun ,malah semakin besar untuk dia ." ucap Jonathan , Raina menggeleng kan kepalanya ia tau apa.maksud Jonathan tapi ia menolak untuk percaya .sehingga ingatan Raina kembali ke tiga tahun yang lalu .


Flasback


Tiga tahun yang lalu Raina sudah mengenal Jonathan dan adiknya Johanes selama dua tahun . Baru satu tahun belakangan ini mereka kelihatan dekat dan akrap . Hari ini Raina datang bermain ke apartemen Jonathan .


"Jonathan Wo ai ni , wo sihuan ni .( aku mencintai mu , aku menyukai mu ." ucap Raina kepada Jonathan dalam bahasa mandarin .


Sebenarnya Raina tertarik dengan Jonathan sejak pandangan pertama . Tapi sikap Jonathan yang cuek dan datar . Raina hanya bisa memandang Jonathan dari kejauhan . Setelah waktu berjalan selama satu tahun Raina bertekad untuk mendekati dan mengenal Jonathan .


Setelah memperkenalkan diri dan hubungan nya semakin dwkat Baru Raina berani mengunggkapkan perasaan nya kepada Jonathan


"Jonathan , women ciahwang hau pu hau , tang na ni bengyu ( kita menjalin hubungan sebagai kekasih )." kata Raina , jantungnya berdetak kencang menunggu jawaban dari Jonathan .


"Maaf ,Rai aku tidak bisa ." jawab Jonathan setelah diam beberapa detik .


"wei semo ( kenapa ) ." tanya Raina dengan suara bergetar .


"Karena aku tidak punya perasaan yang sama seperti kamu ." Raina bukan lah wanita pertama yang ia tolak , sebelum Raina menyatakan perasaan nya sudah banyak wanita yang datang padanya menyatakan perasaan nya .


"Aku dengar dari Johanes kamu mencintai seorang perempuan di tanah air sana .tapi perempuan itu tidak membalas perasaan mu ."Rania terpaksa mengeluarkan kata kata itu sebagai senjata terakhirnya , kalau Jonathan masih juga tidak menerimanya , maka ia akan mundur .


"Lalu ." tanya Jonathan .


"Tapi aku sudah mencintainya , bahkan sejak kami masih kecil . Dan perasaan ku semakin hari semakin besar untuk dia ." jawab Jonathan .


"aku tidak masalah . Aku yakin aku pasti bisa memiliki hatimu ." ucap.Raina memaksa . Jonathan terdiam dan melihat bayangan Miranda yang bahagia dengan laki laki lain sehingga membuat Jonathan mengangguk .


"bagaimana , kalau ternyata aku tidak pernah bisa melupakan nya ." tanya Jonathan .


"Aku akan mundur dan melepaskan kamu ." ucap Raina tapi dalam hati ia bertekad untuk mendapatkan hati Jonathan . Dia tidak akan pernah membiarkan siapapun mengambil Jonathan darinya .


Raina kembali ke Jonathan yang ada di hadapan nya ." Aku sudah berusaha selama tiga tahun ini . Sedikitpun kamu tidak memiliki rasa cinta kepada ku ." tanya Raina menyakin kan .


"Maaf ," hanya itu yang dapat Jonathan ucapkan . Raina menggelengkan kepalanya . Air matanya sudah mengalir membasahi pipi nya .


"Aku tidak akan melepaskan kamu ,Jo . Minggu depan kita harus bertunangan dan menikah tiga bulan lagi ."ucap Raina .


"Maaf , aku tidak mungkin menikahi kamu . sementara hatiku ada nama wanita lain bukan namamu . Aku hanya bisa berdo'a semoga kamu mendapatkan pria yang tulus mencintaimu ." ucap Jonathan kemudian berdiri dan meninggalkan Raina sendirian di sana .


"Miranda sialan ." maki Raina , ia marah ia sangat marah .


" Aku pasti akan membalas semua ini .Jangan harap kamu akan mendapat kan Jonathan . Kalau aku tidak bisa mendapatkan Jonathan jangan harap kamu juga akan memilikinya ."ucap Raina ia menatap punggung Jonathan yang jalan menjauh . Senyum sinis terbit di wajahnya .


" Kamu tidak akan pernah pergi kemanapun ,Jo ."


***


Setelah bertemu dengan Raina Jonathan pergi jalan jalan ke pusat perbelanjaan . Ia akan membeli kado untuk Mira . Jonathan melangkahkan kakinya untuk masuk ke sebuah toko perhiasan , ia akan membelikan hadiah perhiasan untuk Mira .


Jonathan melangkah keluar meninggalkan toko setelah mendapatkan kado yang cocok untuk Mira . Sekarang Jinathan akan pergi ke toko bunga sebagai pendamping hadiah untuk Miranda . Tapi langkah terhenti saat matanya melihat keberadaan miranda di sana dengan seorang pria .


Keduanya kelihatan sangat akrap . Jonathan melangkah mendekati mereka berdua dan mencari tempat duduk yang juga tidak jauh dari mereka berdua .Jonathan ingin mendengarkan apa yang sedang di bicarakan mereka berdua .


"Aku serius Mir , dengan ucapan aku kemarin . Aku ingin melamarmu menjad istriku ." kata Bastian dengan tatapan mata yang memancarkan kesungguhan . Meski baru bertemu beberapa kali tapi Bastian percaya bahwa sosok wanita yang ia cari selama ini ada pada diri miranda .


Miranda mengigit bibirnya dengan bimbang . Ia tidak bisa menerima Bastian begitu saja sementara hatinya masih mengingginkan Jonathan . Tapi Mira juga sadar , kalau Jonathan tidak mungkin ia miliki tapi ia butuh waktu untuk melupakan Jonathan


"Aku butuh waktu , mas Bastian ." "MAS" Jonathan langsung membalik kan badan nya dengan cepat . Miranda memanggil pria itu dengan sebutan Mas . Jonathan mendengus keras dadanya terasa sesak dan panas . Mendengar sebutan mira untuk pria itu .


Jonathan berdiri , ia tidak tahan mendengar percakapan mereka berdua . Tapi langkah Jonathan terhenti saat mendengar perkataan Miranda .


"Kita baru bertemu dan belum saling mengenal satu sama lain . Aku tidak ingin menerima lamaran kamu . Selama hatiku masih milik Jonatan .