My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
84



Joshua menghubungi nomor papanya ." Nomor yang anda hubungi berada di luar jangkauan , cobalah beberapa saat lagi ."


Joshua segera pergi menuju ke kantor papa nya , dalam perjalanan ia tidak henti hentinya menghubungi nomor telepon kedua orang tuanya , tapi hasilnya tetap sama .


Sampai di kantor papanya Joshua langsung menuju ke ruangan papanya menemui pak Rudi sekretaris papanya .


"papa kemana pak Rudi ." tanya Joshua pada sekretaris papanya yang usianya hampir sama dengan papanya itu .


"Pak Jorgi sedang Ambil cuti , pak Joshua ." jawab pak Rudi .


"Cuti , berapa lama ." tanya Joshua .


"kira kira sekitar delapan harian ."jawab pak Rudi setelah melihat Agenda atasan nya di tangan nya .


"Apa Om tau kemana papa ," tanya Joshua tanpa mengunakan kata formal lagi , hatinya sangat kacau .joshua telah menganggap pak Rudi sebagai ayahnya sendiri .pak Rudi bekerja pada papa Joshua hampir tiga puluh lima tahun . Mereka bisa di bilang sahabat , mereka bekerja sama dari nol .


Sejak kecil Joshua dan pak Rudi sudah akrab , saat dia mulai masuk sekolah papanya sedang sibuk sibuknya pak Rudilah yang datang sebagai wali muridnya .dan wanita yang dia bawa di pernikahan Nisa dan Dewangga kemarin adalah putri bungsu pak Rudi juga .wanita yang telah ia anggap seperti adiknya sendiri.


" Sayangnya , Om juga tidak tau kemana papa mu pergi , papa mu hanya bilang akan pergi menghabiskan waktunya berdua bersama istri nya ." ucap pak Rudy terkekeh kecil .sambil mengedipkan mata kepada Joshua .


Joshua tersenyum kaku dan berpamitan .ia akan minta bantuan Alex untuk melacak keberadaan orang tuanya itu.


***


Sudah dua hari sejak kepulangan Angi dari jakarta . dan tidak ada kabar sedikitpun dari Joshua . Angi percaya Joshua tidak dapat menyakinkan Nagita mama sambungnya itu . Hari itu Angi berada di rumah seorang diri kedua orang tuanya pergi ke rumah paman nya . Untuk membagi warisan peninggalan kedua orang tua Ayahnya .


Paman nya butuh ke uangan dengan jumlah yang banyak jadi ia ingin menjual tanah warisan di mana membutuhkan persetujuan dari Ayah Angi .


Karena sendirian di rumah Angi juga malas untuk masak ia hanya makan buah apel sebagai pengganjal perutnya . Angi mengupas buah apel dan memotongnya menjadinenam bagian .ia memakan apel sambil menonton tv di ruang tamu .


Saat ia akan pergi menyimpan piring kotornya ia mendengar suara pintu rumah nya di ketuk orang , Angi mengira Reymon lah yang datang . karena mereka telah berjanji untuk ketemuan siang ini .sehingga Angi tidak cepat cepat membuka kan pintu .


Angi sengaja ingin mengetes ke sabaran pria itu . Angi melangkah menuju ke dapur dan mencuci piring kotornya . Setelah selesai mencuci piring kotornya Angi melangkah dengan santai untuk membuka pintu .


Dunia seakan berhenti berputar saat melihat yang datang bukan Reymon . Melainkan Nagita dan Jorgi . Angi berdiri terpaku dengan badan yang tegang , dan jantungnya berdetak dengan cepat ,berbagai bayangan dan pikiran buruk berlomba lomba masuk memenuhi kepalanya .


"Kami boleh masuk Nak ." ucap Jorgi yang melihat Angi hanya diam terpaku menatap mereka berdua tanpa reaksi .


Bagai sebuah robot mungkin Angi shock dengan kedatangan mereka , tanpa reaksi dan bicara apa apa , Angi membuka pintu rumahnya lebar lebar menandakan dirinya mempersilahkan mereka untuk masuk .


"Tidak Om , saya tinggal bersama Ayah dan ibu . Hanya saja kebetulan Ayah dan ibu tidak ada di rumah .kebetulan mereka ada urusan di luar ." jawab Angi .


Jorgi mengangguk dan mengalihkan pandangan nya kepada istrinya yang sedang mengamati interior rumah keluarga Angi . Jorgi menyenggollegan istrinya agar bicara menyapa Angi .Nagita tersenyum sambil mengangguk .


"Sebenarnya Om di kesini hanya menemani Istri Om yang ingin bertemu dengan mu . Sekarang kalian selesaikan dulu masalah kalian , bicaralah baik baik , Om akan menunggu nya di luar ." ucap Jorgi sambil menepuk bahu istrinya sebelum keluar .


Angi diam menunggu wanita paru baya yang duduk di depan nya untuk memulai bicara dengan detak jantung yang bertalu kencang . Nagita berdiri dari tempat duduknya , dan pindah duduk di samping Angi .


"Jadi begini ..." Nagita menjeda ucapan nya , ia ingin mencari kata kata yang baik dan tepat untuk Angi .sambil meraih kedua tangan Angi .


" yang utama kedatangan tante ke sini , tante ingin minta maaf . Tante minta maaf atas perbuatan buruk dan kata kata yang menyakitkan dari tante kepada mu . Dalam beberapa bulan ini ,"Nagita menatap wajah Angi dengan tulus .


"Tante minta maaf Pelangi . Tante mengaku salah kepada kamu , pada Jonathan juga pada Joshua . Tante benar benar jahat kepada kalian , tante sudah terlalu dalam melukai hati dan perasaan kalian . Tolong maafkan saya pelangi." ucap Nagita sekali lagi .


Angi menatap wajah Nagita dengan tatapan yang sulit di artikan . Ia tidak percaya kalau semua kata kata yang di ucapkan nagita adalah permintaan maaf nya .


"Apakah Joshua yang meminta pada tante agar datang dan meminta maaf pada saya ." tanya Angi .Nagita menggeleng pelan .


"Tidak , ini murni keinginan Tante sendiri , karena tante sadar dengan kesalahan yang telah tante perbuat padamu ," ucap Nagita


"kalau kamu tidak percaya kamu bisa tanya dengan suamiku . Jishua bahkan tidak tau kalau kami berada di sini "tambah Nagita lagi .


"Jadi Joshua tidak tau kalau tante dan Om berada di rumah saya .." Angi mengeryitkan dahinya .Nagita kembali mengangguk .


"Tante tidak memberi tau Joshua kalau akan pergi menemuimu , tante takut dia akan marah lagi karena tidak percaya dengan Tante . Dia pasti mengira Tante bohong menemui kamu hanya untuk menyakitimu .sehingga kami pergi tanpa memberi tau nya . Jadi mau kah kamu memaafkan saya ." ucap Nagita lagi .


Angi menatap wajah Nagita yang penuh harap .Angi menggeleng pelan ."


"Jujur aku belum bisa melupakan semua yang tante katakan padaku , kalau aku bilang telah memaafkan tante , itu sama saja aku membohongi diriku sendiri . Aku tidak ingin jadi orang munafik , di mulut bilang memaafkan tapi di hati lain lagi . Aku tidak masalah kalau tante mengatakan aku pendendam , memang ini kenyataan nya , aku belum bisa melupakan semua nya ." ucap Angi .


"Tidak , kamu bukan gadis pendendam , tante yang keterlaluan , karena masa lalu yang tidak bisa tante lupakan , tantelah yang pendendam . Tapi jangan takut Tante akan belajar dari mu mulai sekarang ,dan ijinkan tante lebih dekat dengan mu ." ucap Nagita .


"Maksud tante ."tanya Angi .


"Tante ingin lebih mengenalmu lagi .Tante percaya suatu saat nanti kamu dan Joshua pasti akan bersama lagi , karena Joshua masih sangat mencintaimu , dia pasti akan mengejarmu lagi ." ucap Nagita .