
Joshua membawa Angi menemui pemilik acara dan berbasa basi sebentar . Setelah itu mereka pindah ke tempat lain dan bertemu lagi dengan kenalan Joshua dalam dunia bisnis . Angi hanya diam setia mendampingi Joshua karena ia juga tidak paham dwngan apa yang mereka obrolkan .kadang kala Angi ikut tersenyum bila Joshua atau temannya menatapnya .sebagai tanda basa basi juga , mereka tertawa Angi juga ikut tertawa tidak tau apa yang lucu dalam perbincangan mereka .
Tatapan mata Angi berhenti pada sosok orang yang dia kenalnya . Tapi Angi menggelengkan kepalanya pelan . Reyhan mantan nya tidak mungkin hadir di pesta itu juga , walau Reyhan anak orang berada .karena Reyhan bukanlah orang yang suka menghadiri acara acara formal seperti ini .
"Pak , mau ke toilet sebentar ." ucap Angi pada Joshua yang masih asyik bercengkrama dengan teman koleganya . Joahua mengalihkan pandangan nya kepada Angi .kemudian pamitan kepada teman nya dan mengantar Angi ke lorong yang ada tulisan petunjuk toiletnya .
"Pak , aku bisa sendiri ." ucap Anhi .
"Tidak saya temani , saya takut kamu tersesat ." Alibi Joshua . Padahal ia hanya takut Angi akan tertarik dengan salah satu pria pria muda yang ada di pesta ini . Dan memperhatikan penampilan Angi sejak tadi . Joshua telah berjanji Angi tidak boleh mencintai atau menyukai pria lain selain dirinya dan Jonathan . Angi mendengus .
"Aku masih punya ingatan yang baik pak , jadi bapak tidak perlu repot seperti ini . "ucap angi .
"Tidak apa apa , saya tidak merasa di repotkan ." ucap Joshua dengan cepat .
"Terserah Bapak lah ."ucap Angi dan pergi meninggalkan Pria itu di lorong dekat pintu toilet Perempuan .
Tidak lama kemudian Angi keluar dari toilet lima belas menit kemudian .setelah menyelesaikan buang hajatnya sekalian memperbaiki riasannya .
Baru saja melangkah keluar pintu toilet dua langkah tiba tiba ada orang yang menarik tangan nya dari belakang . Tentu saja membuat Angi terkejut dan reflek Angi menghentak kan tangan nya dengan keras .
Joshua yang berdiri tidak jauh dari mereka juga melihat apa yang di alami oleh Angi . Karena itu ia melangkah dengan langkah lebar lebar untuk menghampiri Angi .
"Lama tidak bertemu Pelangi ." sapa pria yang menarik tangan nya tadi sambil tersenyum ramah .
"Reyhan ?."
"Syukurlah , ternyata kamu masih mengingatku ." ucap pria itu lagi .
"Senja kamu tidak apa apa ." tanya Joshua . Sambil menarik Angi ke belakang badan nya . Joshua pasang badan untuk melindungi Angi . Dari tatapan mata mesum pria itu
"aku baik baik saja pak ." bisik Angi di samping telinga Joshua . Ia berjinjit untuk mengintip Reyhan dari balik bahu Joshua .
"Maaf bisakah saya berbicara sebentar saja dengan pelangi ." tanya Reyhan dengan sopan .
"Pelangi ." Joshua tidak suka pria itu memangil Angi dengan panggilan itu untuk Angi .
"Pak , aku ingin..
"Tidak bisa , kita pulang sekarang ." Joshua kembali posesif memeluk pinggang Angi dan pergimeninggalkan Reyhan yang berdiri bingung . Ia tidak tau di mana letak kesalahan nya .dia hanya ingin menyapa mantan terindahnya .
***
"kamu mengenal laki laki itu ." tanya Joshua di tengah perjalanan saat mereka pulang . Angi mengangguk .
"ya , dia mantan kekasih aku . Kita putus di awal tahun lalu ."jawab Angi santai . Seakan jawaban nya tidak memiliki efek apapun .
"sebenarnya berapa banyak mantan kekasih mu ." desis Joshua kesal . Membayangkan deretan laki laki yang pernah menjalin hubungan dengan Angi .
"Tiga ? Tigakamu bilang tidak banyak ." Joshua tidak bisa membayangkan bagian mana saja dari tubuh Angi yang telah di jamah oleh para b******n itu .
Angi menatap Joshua dengan tatapan aneh ." Bapak juga pasti punya banyak mantan . Mungkin juga lebih dari tiga ." tebak Angi .
"saya hanya punya senjani saja , sepanjang hidup saya ." jawab Joshua .
"Tapi teman tidur banyak kan? ." tanya Angi lagi . Joshua terdiam mendengar pertanyaan Angi . Ia tidak bisa mengelak dari ucapan Angi .Memang dalam hidupnya ia hanya mencintai senjani istrinya . Tapi untuk teman tidur Joshua tidak munafik , ia pria normal yang mempunyai kebutuhan .
Di sisa perjalanan mereka diam tak ada pembicaraan lagi . Joshua terdiam dan Angi juga tidak ingin banyak bertanya lagi .
Joshua menghentikan mobilnya di depan kontrakan Angi . Saat Angi turun , Joshua juga ikut turun .
"Kenapa bapak ikut Turun juga ? ."tanya Angi .
"Apa kamu di dalam punya makanan , aku lapar ." Angi mengerutkan alisnya dan tidak lama kemudian ada bunyi nyaring dari dalam perut pria itu . Joshua membuang pandangan nya karena salah tingkah .
"salah sendiri , kenapa langsung seret aku pergi tanpa menikmati hidangan yang ada dulu ." ucap Angi .
"Ayo masuk ." tak urung Angi menyuruh Joshua untuk masuk ke kontrakannya .
Angi akan membuat nasi goreng untuk Joshua . Karena masakan itu akan lebih cepat dan praktis . Tanpa menganti bajunya Angi segera menuju ke dapur mengeluarkan semua bahan yang akan di butuhkan dari dalam kulkas .
Joshua menunggunya duduk di meja makan sambil memperhatikan kelihaian Angi di dapur . Dia begitu cekatan memotong sayuran dan sosis yang akan di jadikan tobing nasi goreng .
Tidak lama kemudian nasi buatan Angi telah selesai .Angi menghidangkan nasi goreng di atas piring besar dan ia letak kan di meja makan . Angi juga mengambil piring kosong untuknya dan Joshua .
"Selamat makan ." ucap Angi kepada Joshua . Keduanya diam menikmati makan malam mereka . tak ada yang bicara semua diam ingin mengisi perut masing masing .
"Saya mau nambah lagi ." ucap Joshua . Ia akui masakan Angi sangat lezat di banding koki yang ada di rumahnya , kalau seumpama di adu lomba maka Angi pasti pemenangnya .
"Tunggu sebentar ." ucap Angi , sambil membawa piring bekas ia menuang nasi goreng tadi ke dapur . Angi menuang semua sisa nasi gorengnya . Dan ia letak kan di meja depan Joshua .
Joshua menuang separuh nasi goreng ke piringnya dan diam menikmati makanan nya lagi .Angi tersenyum melihat joshua menyukai masakan nya hingga nambah dua kali .
Setelah selesai makan Angi pergi mencuci bekas masakan dan piringnya . Joshua masih menunggu di meja makan hingga Angi selesai nyuci .
"Sebentar pak , saya mau ganti baju dulu ." ucap Angi dan pergi tanpa menunggu jawaban dari Joshua .
"Benar benar tidak sopan ."gumam Joshua .kemudian Joshua pindah ke ruang tamu kontrakan Angi , ia meraih remot dan menyalakan televisi .
Televisi kecil berukuran tiga puluh dua inchi . Joshua mengonta ganti chanel tapi tidak ada yang cocok dan sesuai keinginan nya . Tentu saja karena televisi Angel bukan televisi prabayar .
Akhirnya Joshua menekan tombol off . Karena tidak menemukan tontonan yang cocok untuknya . Tak lama kemudian Angi keluar dari kamarnya , tapi make uap di wajah nya belum ia hapus .tapi dia sudah menganti bajunya dengan piyama tidur dengan karakter hello kity .