My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
56



"Jangan di gigit terus , bibirmu akan semakin merah ." Joshua menunduk dan mengecup bibir itu dengan lembut . Jantung Angi berdetak lebih kencang karena ulah Joshua .


"jangan kamu menyakiti dirimu sendiri , aku tidak suka melihatnya ."kata Joshua pandangan matanya mengunci tatapan Angi .


Angi mengedipkan matanya ia tidak kuat di tatap seperti itu .hatinya sungguh lemah di tatap dengan pandangan teduh Joshua , namun ia juga tidak bisa berpaling .


"Apa mama ku menyakiti mu ? ." tanya Joshua tanpa memutus pandangan mereka , tanpa sadar Angi mengangguk dua kali.


Joshua menarik nafas dalam , ia tidak menyangka mamanya akan bertindak sejauh itu . Ia tidak pernah berpikir akan mendapat pertentangan dari sang mama.


"Senja , aku minta maaf atas perlakuan mama yang telah menyakiti hati mu ."ucap Joshua , nada suaranya syarat akan penyesalan .


CAku tidak apa apa , tapi Jonathan ..." Angi tidak melanjutkan perkataan nya saat tatapan mata Joshua menajam .


"Jonathan kenapa ? ." tanya Joshua tidak sabar . Akhirnya Angi menceritakan semua yang terjadi di mall tadi siang , juga perlakuan Lena tak luput dari ceritanya .


Joshua mengepal kan tangan dan mengeratkan rahangnya . Angi mengelus punggung tangan Joshua .


"Jangan marah dengan tante Nagita , dia hanya terhasut oleh kata kata Lena . Aku yakin tante Nagita akan tau sendiri suatu saat nanti .." kata Angi berharap mampu meredam emosi Joshua .


Joshua menarik nafasnya dalam dalam dan menghembuskan nya pelan pelan ." Apa Jonathan sudah lama tidur ." Joshua mengalihkan pembicaraan


" ya lumayan lama , mungkin sudah ada satu jam." ucap Angi . Joshua mengangguk .


" Kita menginap di sini ya sayang ." Joshua meminta ijin kepada Angi . Angi langsung menggeleng tegas .


"kalau Jonathan boleh , tapi kamu tidak ." tolak Angi .


"kamu pilih kasih , sayang ." ucap Joshua .


" iya karena kalau Jonathan tidak akan buat ulah malam malam . Beda kalau sama kamu ." ucap Angi.


Pada akhirnya Joshua tetap saja menginap di rumah Angi tanpa persetujuan dari Angi . Ia segera mengelar karpet dan selimut tebal di ruang tamu . Ia tidak mungkin tidur di sofa , karena panjang dan lebar sofa tidak mampu menopang tinggi besar badan Joshua .


Joshua segera tidur tanpa membersihkan badan nya terlebih dahulu . Padahal sejak pulang kerja ia belum mandi . Ia masih mengenakan pakaian kerja yang sama sejak pagi tadi .


Angi yang berkacak pinggang di depan kamarnya di abaikan begitu saja oleh Joshua . Joshua langsung berbaring dan tidur dengan berbantalkan kedua tangan nya .


"Joshua ." teriak Angi .


"Iya sayang." jawab Joshua dengan santai .Angi hanya menggelengkan kepala ia tidak akan menang berdebat dengan Joshua .


"mandi dulu sekalian dengan Jonathan biar hemat air ." ucap Angi lalu melenggang ke dapur untuk membuat masakan untuk makan malam .


"Siap Momy ," ucap Joshua lalu bangkit dan segera masuk ke dalam kamar Angi untuk membangunkan jagoan nya . Saat ia membuka pintu kamar Angi ternyata Jonathan sudah bangun . Jonathan sedang menyingkirkan selimutnya dan turun dari kasur .


"hai jagoan Dady ." sapa Joshua .


"Hsi Dady . " balas Jonathan ."Mana Momy ." tanya Jonathan lagi .


"Ayo kita mandi dulu sebelum Momy mu marah marah ."ucap Joshua dan Jonathan dengan diam mengekori Dadynya dari belakang keluar dari kamar .


Joshua melangkah menuju kamar mandi sambil sesekali bersiul dan bernyanyi untuk menggoda Angi. Jonathan dan Joshua sama sama masuk ke dalam kamar mandi .


Joshua dan jonathan sudah siap untuk mandi , badan telah di guyur air semua tapi naas saat mau menyabuni badan nya , sabun cairnya sudah habis .


"Yang , sabunnya habis ." teriak Joshua dari dalam kamar mandi .Angi menepuk jidatnya . Ia lupa belum belanja bulanan lagi .dan kebetulan keperluan mandi , sabun , sikat gigi dan odol juga sampo dah menipis .


"Iya , aku belum belanja , kalian pakai seadanya dulu aja ," ucap Angi .


"Ini sudah habis yang ." ucap Joshua lagi dari dalam kamar mandi . Angi meletak kan pisaunya di atas meja .


"berikan botolnya padaku ." ucap.Angi setelah mengetuk pintu kamar mandi .Joshua membuka pintu kamar mandi dengan mengunakan handuk kimono .di belakangnya berdiri Jonathan yang juga memakai handuk kimono dengan warna senada . Joshua memberikan botol sabun pada Angi .


Angi membuka tutup botol itu dan mengisi nya dengan sedikit air, kemudian ia kocok sebentar dan Angi mengembalikan kepada botol itu ke tangan Joshua .


"pakai dulu ini dah ada busanya . Lanjut lagi mandi kalian ." ucap Angi


Joshua nyengir menggaruk kepalanya .ini pertama kalinya ia melihat ada orang kehabisan sabun , tapi cukup menambahkan air ke dalam botol yang sudah kosong , tapi ajaibnya Air itu masih bisa ia gunakan untuk mandi .


"Botol sabun kosong , di isi dengan air bisa keluar busanya Dad ." ucap Jonathan kagum . Joshua tidak bisa menjawab tapi ia terkekeh sambil geleng kepala .


"Lanjut mandi aja boy ." ucap Joshua . Ia tidak mau banyak protes yang ada Angi akan mengusirnya .


Angi telah selesai memasak dan menghidangkan makanan nya .Joshua dan Jonathan telah selesai mandi sejak tadi dan telah lama duduk di meja makan .sekarang keduanya menyodorkan piring secara bersamaan ke arah Angi .


"Jonathan mulu yang di utamakan .aku kapan? ." sunggut Joshua saat Angi mengambil piring Jonathan lebih dulu .


"dady kan sudah besar ,bisa ambil makan sendiri kan ." ucap Jonathan .yang mengundang senyum di bibir Angi .


"Kamu juga sudah besar , seharus nya juga bisa ambil makanan sendiri ." sewot Joshua


"sudah sudah jangan ribut ,bawa sini piring kamu Jos ! , " Joshua segera memberikan piringnya dan Angi mengembalikan nya setelah piring Joshua telah terisi penuh makanan .


Mereka bertiga mulai memakan makan malam mereka dengan tenang . tiada seorangpun yang bicara hanya sendok dan garpu yang berdenting nyaring karena bersentuhan dengan piring . Setelah selesai makan malam , Angi mencuci piring kotor .


Jonathan di temani Dadynya duduk di ruang tamu untuk nonton tv di ruang tamu .


"Jo ," panggil Joshua kepada putranya dengan suara pelan dengan sesekali menoleh ke arah dapur .


"Bagaimana acara jalan jalan nya dengan Momy dan juga Oma tadi siang ." tanya Joshua , bukan iya tidak percaya dengan ucapan Angi , tapi ia iingin dengarkan cerita versi jonathan .


Akhirnya jonathan menceritakan apa yang terjadi siang tadi .,"tante itu jahat Dad , dan Oma tidak percaya dengan Jonathan .." ucap Jonathan di akhir cerita . Dan cerita jonathan tidak jauh berbeda dengan cerita Angi tadi sore .


Joshua mengangguk kan kepala ,ia tidak habis pikir kalau mamanya akan berbuat seperti ini . Ia juga tidak pernah menyangka wanita yang dia kenal lemah lembut dan pengertian itu bisa berubah seperti ini .