
Angi terperanggah melihat keadaan kamar hotel yang di jadikan sebagai kamar pengantin nya . Berbagai kelopak bunga berserak kan di atas ranjang .rasanya ia Tidak tega untuk merusaknya .
"Akhirnya tinggal kita berdua sayang ." ucap Joshua pada istrinya yang masih berada dalam gendongan nya .
"Turun kan aku Jos ." ucap Angi ia merasa gerah dan ingin cepat mandi dan istirahat , hari ini terasa capek melakukan pesta pernikahan dua tempat , di jogya dan di Batam .
"Kita mandi bareng saja ,biar lebih cepat dan hemat waktu sayang ." ucap Joshua . Tanpa menunggu jawaban dan persetujuan dari Angi , Joshua langsung membawa Angi ke kamar mandi .
Joshua membantu istrinya yang kesulitan membuka retsleting bajunya . Angi merasa kaku dan canggung ini hari pertama baginya mandi berdua dengan lawan jenisnya .
pertama kali pula ia berdiri tanpa busana di depan lawan jenisnya . Benar Joshua telah menjadi suaminya tapi tetap saja ia merasa segan .
"Sini sayang biar aku bantu gosok punggung kamu ." ucap Joshua sambil menuntun Angi . Mereka berdua berdiri di bawah guyuran shower . Biar Air yang mereka pakai hangat hangat kuku tapi bagi Angi sangat terasa gerah . Sorot matanya tak mampu menatap ke satu arah .
"Kenapa sayang , kelak kita akan sering lakukan begini , untuk hemat waktu dan hemat air juga . Balik kan badan mu ."ucap Joshua sambil meraih spkns dan menuangkan sabun cair ke atasnya . Angi menerima semua perlakuan Suaminya dengan hati berdebar .
"Sayang gantian bantu aku gosok punggung aku ." ucap Joshua sambil menyodorkan spons ke pada istrinya . Angi menerimanya dengan susah payah ia menelan air ludahnya . Tak lama kemudian mereka sudah selesai mandi .
Joshua meraih handuknya dan membantu istrinya mengeringkan badan . Angi benar benar di buat mati kutu oleh perlakuan Joshua . Setelah selesai Joshua.tidak membiarkan angi untuk berjalan ke luar kamar mandi . Ia ingat istrinya kesakitan seharian berdiri di atas sepatu highels nya .
Pelan pelan Joshua membaringkan badan istrinya dan menarik selimuy untuk menyelimuti mereka berdua . Joshua memiringkan badan nya menghadap istrinya sambil tangan nya ia taruh di atas perut istrinya .
"Sayang , Aku mau kamu memberiku seorang putri , bidadari yang cantik dari Rahim mu ini . Aku akan beri dia nama berawalan A ." ucap Joshua .sambil mengecup kening istrinya .
Angi ikit meletak kan tangan nya di atas tangan suaminya ." bagaimana kalau aku melahirkan seorang anak cowok ." ucap Angi , naluri seorang ibu terkadang akan jadi kenyataan . Bibir bilang ini tapi hati paling dalam mengatakan yang lain .
"aku akan buat kamu mengandung lagi , hingga kamu melahirkan seorang putri untuk ku ." ucap Joshua .
"Ahh berat sepertinya . Ya Alloh bantu hambamu ini , Suamiku sangat merindukan seorang putri , aku akan memberinya nama Angel , bagaimana sayang ." ucap Angi.
"bagus dia malaikat tak bersayap kita . Semoga dia akan tumbuh sepertimu sayang ." ucap Joshua .
"kamu yakin , aku hidup penuh dengan rintangan , hidup aku tidak mudah untuk sampai detik ini ." ucap Angi .
"Sayang malam ini malam pertama kita seharusnya kita bahagia bukan ingat ingat yang sedih . Sudah lama kan kita tunggu malam ini ." ucap Joshua sambil menangkup kedua pipi istrinya .
Joshua mengucap kata bismilah sebelum memulai malam pertamanya , awal kehifupan baru yang akan mereka mulai dari malam ini ." Aku mencintai mu istriku ." ucap Joshua.
"Aku juga mencintaimu mas ." sahut Angi .
Malam itu benar benar malam pertama yang tak terlupakan oleh Joshua dan Angi , malam yang penuh dengan ******* dan kenikmatan seakan dunia milik berdua . Bahkan mereka melupakan akan putranya Jonathan yang telah menghubunginya berulang ulang kali .
"Oma , nenek Dady dan Momy tidak angkat telepon dari aku ." ucap Jonathan dengan bibir yang cemberut .
"Bukan nya Oma udah pernah beri tau kamu , dan kamu juga udah janji dengan Dady tidak akan menganggu kalau Momy dan Dady berduaan ." ucap Oma .
"Apa itu Artinya , Momy dan Dady akan segera beri Jonathan adik bayi ." ucap Jonathan polos . Nagita dan Surti tersenyum mendengar ucapan Polos anak kecil itu .
"Sayang , semua itu butuh proses , serahkan dan percayakan semua pada Alloh , tanpa ijin Alloh adik bayi tidak akan lahir ." ucap Surti . Jonathan mencerna ucapan neneknya .
Setelah menikah dengan Joshua Angi tetap mengutamakan rumah tangganya . Merawat anak dan suaminya , cita citanya yang dulu ingin jadi guru tidak ia lanjutkan kembali .fokus kebahagiaan nya sekarang rumah tangganya .
Malam itu Joshua pulang dari kantor sudah terlalu malam . Ia langsung masuk ke dalam kamar putranya . Ia melihat anak dan istrinya telah tertidur lelap .bila Joshua lagi lembur maka Angi akan tidur menemani putranya .
Joshua membenahi letak selimut jonathan sebelum memindahkan istrinya ke kamarnya . Setelah membaringkan tubuh istrinya Joshua pergi ke kamar mandi membersihkan badan nya . Ia menghela nafas berat saat melihat sesuatu yang ada di tong sampah .bukan Joshua kecewa melihat benda benda dimana menunjuk kan bahwa Angi belum kunjung hamil . Padahal umur pernikahan mereka sudah genap enam bulan .
Joshua setelah memakai baju piyama nya segera naik keatas tempat tidur . Ia singkap selimut istrinya yang menutupi perutnya . Dengan pelan Joshua mencium perut istrinya dengan penuh kasih sayang .
" Sayang kenapa kamu belum hadir dalam Rahim Momymu , kasihan Momymu , Dady tau pasti dah banyak air mata yang di tumpah kan oleh Momy untuk menunggu kehadiran mu. Jangan biarkan Momy menunggu terlalu lama ." ucap Joshua dan kembali mencium perut istrinya .
Joshua ikut berbaring dan membenahi selimutnya untuk dirinya dan istrinya .Joshua menatap wajah Angi , mungkin dia mendengar apa yang di katakan oleh dirinya . Joshua melihat linangan air mata di pipi istrinya .
CUP
CUP
Joshua mencium kedua mata istrinya ." Jangan menangis lagi ." bisik Joshua . Angi menyembunyikan wajahnya di antara dada suaminya .
" maaf ." ucap Angi .
"kenapa kamu minta maaf , kamu tidak bersalah ." ucap Joshua .
"karena sampai sekarang aku tidak bisa memberimu ket..." Joshua segera membungkam bibir istrinya dengan bibirnya .
"Jangan pernah katakan sesuatu yang buruk , Apa kamu tidak pernah dengar , kata kata adalah do'a . Dan aku tidak mau itu , Apapun yang ada pada mu , akan berubah seperti apa dirimu , kamu tetaplah istriku , tidak akan ada yang berubah ."
"Mas ..
"Iya sayang . Tidurlah aku tau kamu pasti lelah , oleh putra kuta yang begitu manja dengan mu . Mungkin cintamu masih ingin kamu curahkan pada Jonathan , sehingga adiknya belum ingin menganggu ." Joshua mengelus punggung istrinya dengan sabar , ia biarkan istrinya menumpahkan rasa sedihnya lewat air matanya .
( part ini benar benar part yang melelehkan , aku kirim 3 x di tolak terus . Karenaalam pertama di bilang ,menyalahi aturan terlalu vulgar dan porno . Jadi cuma aku ganti perbincangan aja )