My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
100



"Aku lega akan hal itu , tapi bukankah kita sudah berteman sejak lama , seharusnya kamu ceritakan ini juga padaku , kita berteman sejak kecil bukan ." ucap Miranda .


"Aku tidak tau , kamu bodoh atau pura pura bodoh ." ucap Jonathan , dan membuat miranda mendelik tidak terima di katakan seperti itu oleh Jonathan


"Kamu tau kalau aku punya perasaan yang lebih kepada kamu , dan dengan kelakuan kamu seperti ini membuat aku berharap dan berpikir , kalau kamu juga punya perasaan yang sama kepada ku ." ucap Jonathan .


"Kamu jangan sembarang ngomong yang engak engak . Kalau aku cinta sama kamu , aku tidak mungkin menerima cinta Andre . Sekarang kita sudah jadian ." tegas Miranda sambil tersenyum mengingat momen di mana Andre mengungkapkan cintanya .


"Selamat...semoga kalian langgeng ." ucap Jonathan dan langsung pergi meninggalkan Miranda yang masih berdiri di belakang nya .


Miranda menarik napasnya , dan menghembuskan nya pelan pelan . Seharusnya ia senang dan bahagia melihat Jonathan pergi tapi sepertinya hatinya tidak rela melepas Jonathan pergi .


"ini pasti hanya perasaan aku saja , karena kita selalu bersama sejak kecil , dan sekarang dia akan pergi . Tidak apa apa lama lama pasti akan terbiasa ." gumam Miranda yang kemudian pergi meninggalkan parkiran .


Miranda melangkah menuju ke kelasnya . Saat mau masuk ke dalam kelas Miranda melihat Jonathan tersenyum kepada wanita lain . Yang Tidak Miranda kenal . Dia menggelengkan kepalanya saat muncul rasa tidak suka di hatinya melihat senyum Jonathan untuk perempuan lain .


"Assalamu alaikum Bang Jo ." sapa Malik dari balik dinding koridor .


"Kamu benar benar mirip hantu kesiangan tahu tidak ." ucap Jonathan .


"Itu karena hati Abang yang lagi galau , ada apa bisa cerita , sini tong sampah aku masih kosong ." ucap Malik sambil tersenyum dan memukul tong sampahnya


Jonathan mengangguk dan menarik Malik ke tempat yang sepi ." Lik aku mau pindah ke taiwan ." ucap Jathan .


"Dekat amat Bang ." Jonathan tertawa mendengar jawaban Malik .


"Iya Lik , Adik ku di terima kuliah di sana , jadi aku harus menemaninya , Tapi ada satu yang tidak bisa aku lepaskan di sini ." ucap Jonathan .


"Apa Bang , bisa aku bantu ." ucap Malik .


"Aku bangg padamu , lik . Kita bertemu juga tidak sengaja , siapa kamu aku juga tidak tau . Tapi kamu baik pada semua orang ." ucap Jonathan .


"Aku hanya mencari berkah Bang , siapa tau Alloh membalasku di masa depan aku ." ucap Malik .


" pasti , asal kamu mau berusaha , Alloh pasti akan memberi mu ."


"O ya apa.kesusahan yang Bang Jo hadapi ." tanya Malik .


"Adik perempuan aku , dia berharap punya sahabat dekat seorang laki laki . Dia masih berumur sepuluh tahun . Aku akan taruh dia di pesantren tolong jaga dia ." ucap Jonathan .


"Insya Alloh Bang ." Jonathan mengeluarkan beberapa lembar uang untuk Malik dan adik adik pantinya . Saat mereka sedang berbicara mereka mendengar percakapan beberapa orang . Jonathan mengenal itu dan segera menyuruh Malik pergi .


" Malam ini aku akan melakukan rencana taruhan itu . Dan kamu bersiap siaplah untuk kehilangan mobil sport kalian itu ." ucap Andre pada kedua teman nya yang mengadakan taruhan dengan nya itu , mereka bernama Bagas dan Adit .


"Mereka sudah tidak bersama lagi , entah aku tidak tahu apa yang telah terjadi antara mereka , yang pasti Jonathan sudah tidak perduli dengan miranda . Buktinya kemarin dia cuek aja saat lihat aku gandeng tangan miranda . Biasanya kalau tau aku gandeng tangan miranda dia langsung marah , dan berusaha pisahkan miranda dari aku dan langsung ia bawa pulang ." ucap Andre .


Memang miranda tidak cerita retaknya persahabatan dia dengan Jonathan . Andre juga tidak mau tau yang dia pedulikan adalah , hadiah mobil sport tari teman nya itu ,bila ia berhasil m*****i miranda .


" kalau begitu ,semoga berhasil teman ." teriak kedua sahabat Andre dengan remeh dan menepuk bahu Andre . Andre mengcungkan jempolnya sambil tertawa lebar . Ia membayangkan akan segera mendapatkan dua buah mobil sport milik teman nya yang membuat Andre menjadi lebih semangat .


Tanpa mereka sadari kalau Jonathan mendengarkan rencana mereka semua .inilah yang Jonathan inginkan , melihat mereka segera melaksanakan rencananya dan ia bisa mengkap basah Andre .


Jonathan segera meninggalkan tempat itu . Tujuan nya sekarang adalah kantin . Dan di tengah jalan ia berpapasan dengan miranda .


"Jonathan ."panggil miranda , tapi Jonathan diam tak menjawab ia terus berjalan ke kantin dan tidak menghiraukan gadis itu .miranda memandang punggung Jonathan sedih. Ada rasa tidak suka saat Jonathan mengabaikan nya .


Miranda merasa hubungan nya dengan Jonathan tidak sedekat dulu lagi , hubungan mereka semakin jauh sejak dia dekat dengan Andre .


"Mira ." miranda membalikkan badan nya , dan senyum dia mengembang lebar saat melihat Andre yang berada di belakang nya . Laki laki yang menjadi pujaan nya.


"hai ," sapanya lembut .


"kita jadi jalan, kan ? nanti malam ." tanya Andre , ia sudah tidak sabar mau menjalankan rencana busuknya . Miranda mengangguk .


"Jadi , tapi kamu harus datang ke rumahku minta ijin dulu ke papa aku ." ucap Miranda .membuat Andre mendengus jengah .


"Kamu saja yang minta ijin , dan nanti malam aku tinggal kamu saja ."jawab Andre yang jelas jelas tidak mau ketemu dengan papanya miranda .karena setelah misi'nya selesai ia tidak akan berurusan lagi dengan miranda .


"Tapi papa baru akan ijinkan , kalau kamu yang datang dan bicara langsung ." ucap Miranda ia ingat dengan ucapan papanya kemarin yang menyuruh nya membawa Andre pulang kerumah untuk di kenalkan .


"Kamu aja dulu yang minta ijin , pakai alasan apa gitu , aku belum siap untuk ketemu dengan papa kamu ." Andre tetap menolak .


"Ya sudah nanti aku coba minta ijin ." ucap Miranda mencoba untuk mengalah .


"Ok kalau begitu sampai ketemu malam nanti ." ucap Andre sambil mengecup pipi miranda dan pergi meninggalkan gadis itu , dengan senyum penuh kemenangan di sudut bibirnya .


"Dasar gadis bodoh ." ucap Andre dalam hati .


Saat malam telah tiba , Miranda mematut diri di depan cermin full body . Malam ini dia memakai baju biru cerah sepanjang lutut , dengan gambar motif bunga bunga . Ia memoles tipis wajahnya yang kelihatan begitu natural.


Melihat penampilan nya yang begitu sempurna ,miranda segera keluar dari kamar dan menuruni anak tangga . Ia sudah mendapat pesan dari Andre kekasihnya itu , kalau dia sudah sampai di depan gerbang rumahnya .


"Mau kemana kamu Mira ." tanya Lisa yang sedang duduk di ruang tamu bersama sahabatnya , ibu sambung Jonathan , Angi . Yang kebetulan ingin berbagi lebih tepatnya curhat , masalah anak anak mereka .