My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
70



Mendengar ucapan Joshua bukannya ada instropeksi diri pada diri sendiri ,tapi Nagita malah merasa bahagia dengan status hubungan mereka sekarang .


"Bagus , kalau dia menyadari , dirinya tidak pantas untuk mu ." ucap Nagita .


"Bukan dia yang tidak pantas untuk ku mam .tapi aku yang tidak pantas untuk dia . Dia terlalu baik tulus ikhlas tidak pernah punya prasangka buruk pada orang lain ." ucap Joshua .


"sudah lupakan dia , besok mama akan mengundang teman mama untuk makan siang sekaligus mengenalkan kamu dengan putri dia . Dia pandai dan masih muda lagi .dan tidak kalah cantik dengan pelangi ."ucap Nagita dengan senyum yang tidak pernah hilang dari wajahnya .


Sementara Lena sudah mengundurkan diri tidak mau melanjutkan perjodohan itu dengan Joshua .dan Nagita juga sudah tidak mau menerima Lena kembali karena ia sadar Lena bukan wanita baik baik seperti yang pernah ia bayangkan .


Joshua mengeraskan rahangnya ."Aku dah katakan pada mama , aku tidak akan menikah lagi . Jadi apapun yang akan mama coba rencanakan tidak akan pernah berhasil ." ucap Joshua .


Joshua pernah berjanji pada almarhumah istrinya . Ia tidak akan pernah menikah lagi kecuali dengan Pelangi , tapj apa kenyataan nya yang terjadi hubungan mereka telah kandas .


"Itu bukan keputusan yang tepat , kamu harus pikirkan Jonathan , dia butuh kasih sayang seorang ibu ." Nagita tentu tidak setuju dengan keputusan Joshua . Ia tidak mampu mempunyai keturunan maka ia masih ingin mempunyai cucu lagi antara satu atau dua lagi .


"Dia sudah mendapatkan nya selama ini dari Senja , ma . Tapi mama yang tidak menyukai Senja , dan dia sekarang harus kehilangan semua itu ." setelah mengatakan itu Joshua berdiri dan pergi keluar dari rumah kedua orang tuanya .


Jorgi wang yang hanya mendengarkan sejak tadi sebagai kepala keluarga duduk di depan istrinya .


"Selamat , kamu dah berhasil melukai hati anak dan cucumu . Lupakan masa lalumu , tuduhan mu pada Angi sama seperti hang kamu lakukan kepada kekasih Ardy , tapi nyatanya apa tidak kan , mereka bahkan bahagia sampai sekarang . Dan sekarang itu kamu lakukan kepada Angi , apa.sekarang yang kamu bangga kan . Sayang ? Tanya pria itu .


Sudah berulang kali ia mengingat kan istrinya itu .tapi Nagita tetap saja melakukan , memang dasarnya Nagita keras kepala


"Mereka akan berterima kasih padaku suatu saat nanti , karena wanita yang aku pilih lebih baik dari Angi ." kekeh Nagita .


"Bagaimana kalau kenyataan nya wanita yang kamu pilih akan melukai Jonathan . Tidak semua wanita muda dan pintar mau menerima seorang anak yang bukan lahir dari rahim nya sendiri . Sayang , kamu juga seorang wanita tentu kamu lebih tau apa yang ada di pikiran seorang wanita sempurna masih bisa melahirkan anak sendiri dengan wanita yang tidak sempurna ." ucap Jorgi sambil menatap istrinya , ia tau banyak sedikit istrinya pasti tersinggung dengan ucapan nya . Nagita juga terdiam merenungi apa yang di ucapkan oleh suaminya .


***


Angi baru saja selesai memasak untuk makan malam , saat sahabatnya Nisa datang .


"Kamu ngak ingin pindah ke rumah yang lebih besar apa ,? Tanya Nisa sambil mencomot Ayam goreng di meja makan Angi . Sudah tiga kali Nisa menawarkan itu kepada Angi , atau pindah saja tinggal di apartemen nya sekalian . Tapi Angi tetap menolak ia sudah nyaman tinggal di rumah kontrak kan itu .


"kalau kamu tidak nyaman kamu tidak usah datang ke sini ." ucap Angi sambil mendengus


"Duh sensi amat yang baru patah hati ."cibir Nisa .


Nisa menatap Angi yang meneteskan air mata .ia tau dirinya patah hati karena Angga tapi sahabatnya itulah yang cukup menderita . Karena Angi sudah mengalami patah hati dua kali .dari Joshua dan Jonathan , ia telah begitu menyayangi Jonathan seperti anaknya sendiri .namun mereka harus berpisah .


"Rasanya sakit Nis , di sini sangat sesak . Aku ingin sekali melupakan nya . Agar rasa sakitnya hilang ." Angi menepuk dadanya berharap agar rasa sesak di dadanya hilang .


"masih banyak laki laki yang lebih baik dari dua pria itu , Ayo hapus air matamu .Joshua dan Angga adalah laki laki yang tidak pantas kita tangisi ." Angi menghapus pipi nya . Namun air matanya tidak bisa berhenti mengalir .


" Aku ada satu tempat yang bisa membuat kita melupakan mereka , walaupun hanya sejenak ."Angi menatap Nisa ragu . Ia tidak percaya kalau ada tempat seperti itu . Karena Dalam mimpi saja Joshua masih bisa hadir .


"Aku tidak yakin ada tempat seperti itu ." ucap Angi .


"Percayalah padaku ,ada . Tapi sebelum kita pergi kita harus ganti baju dan berdandan dulu ." ucap Nisa .


***


Di sinilah sekarang mereka berdua berada , sebuah Club malam terbesar di kota Batam yang sesak , ramai dan penuh dengan orang orang juga berisik .


"kamu yakin ini tempat nya Nis ." tanya Angi , dan Nisa mengangguk . Bukan pertama kalinya Angi datang ke tempat seperti itu . Dulu ia sering datang ke tempat seperti itu menemani Reyhan bertemu dengan teman temannya . Angi Hanya menemani bukan ia tidak ikit mabuk mabukan karena itu haram


 tapi kali ini Angi mencoba untuk melupakan rasa sakit di hatinya , jadi sekarang Angi dan Nisa mulai masuk ke dalam Club malam itu . Mereka menuju ke meja VIP yang telah Nisa pesan . Entah dari mana Nisa menemukan teori minum sampai mabuk bisa menyembuhkan patah hati walau hanya sebentar .


Mereka berdua hanya memesan kawa kawa enam botol masih masing tiga botol .


"kita satu orang habiskan tiga botol sanggup ." tantang Nisa pada diri sendiri juga sahabatnya . Angi mengangguk dengan antusias


"kali ini saja biar mabuk dan bisa melupakan Joshua walau hanya sejenak ." gumam Angi dalam hati .meskipun ia tahu kepala akan sakit saat bangun esok pagi .


Kemudian mereka menuang minuman keras itu ke gelas masing masing . Angi mengisi penuh gelas kaca di depan nya . Sementara Nisa hanya mengisi setengahnya saja .


Nisa menyesap minuman nya sedikit sedikit dengan elegan . Beda dengan Angi yang sekali teguk hingga tandas .


"Akhh ." Angi terpekik karena rasa panas yanga membakar di tenggorokan nya .


"Ck pelan pelan saja , tidak usah buru buru , kita nikmati saja malam ini .lihat di sana ada pria tampan sekali sedang mengamati kita ,Lihat tu di sudut paling kanan ." ucap dan tunjuk Nisa ke salah satu sudut ruangan di Club malam itu .Nisa ikut melirik dan mata Angi membola melihat pria itu .