My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
36



Joshua tersenyum membaca balasan chat dari Angi . Joshua ingin makan malam berdua saja dengan Angi . Tapi Angi menolak tanpa adanya Jonathan .dia akan pergi bila Jonathan juga ikut . Hati Joshua benar benar menghangat . Angi benar benar menyayangi putranya dengan tulus .


Joshua meletakan ponselnya setelah mengetik balasan ke Angi .hari ini adalah hari ketiga yang di janjikan oleh Angi . Joshua ingin dengar kata suka dari bibir Angi walau sebenarnya ia sudah tau jawaban nya . Tapi ia ingin hari jadian mereka lebih terkesan .


Joshua bangkit dan meraih ponselnya kembali saat mendengar nada notifikasi yang spesial ia sematkan untuk nomor Angi.


"kita otw ke kantor Bapak ." itu isi pesan dari Angi .membuat Senyum terbit di sudut bibirnya .


" lima belas menit ." suara seseorang dalam ruangan kerja Joshua . Joshua langsung mengalihkan pandangan nya dari layar ponsel nya .


"maksudnya ." tanya Joshua terkejut pada sahabatnya yang , yang entah sejak kapan dia datang dan sekarang telah berdiri di depan nya .


"Lima belas menit waktu aku terbuang sia sia dan berdiri di sini .menyaksikan kamu senyum senyum sendiri menatap layar ponsel seperti orang gila ." ucap laki laki yang tiada lain adalah Nicholis Nasution .


Joahua tidak marah atau pun tersinggung dengan ucapan sahabatnya itu . Ia malah tersenyum kembali .


"Kamu benar benar sudah gila ." ucap Nicholis sambil geleng kepala melihat kelakuan sahabat karibnya itu .


"Dia benar benar menggemaskan ." ucap Joshua sambil menunjuk kan foto Angi . Yang dia ambil secara diam diam .


"Sepertinya kamu sudah mulai membuka hatimu ." ucap Nicholis . Ia ikut senang jika Joshua kembali menemukan tambatan hatinya .


Joshua meletak kan ponselnya ." Aku tidak mencintainya , aku sekedar tertarik saja ." ucap Joshua .


"Benarkah ? Ku harap ketertarikan kamu bukan karena dia mirip dengan senjani ." ucap nicholis.


"Kamu sudah melihatnya ." tanya Joshua penasaran . Kapan sahabatnya itu beetemu dwngan Angi .


Nicholis mengangguk samar ." aku hanya melihatnya sekilas . Amira yang bertemu dan mengajaknya berkenalan .


"memang aku tertarik padanya karena sekilas dia mirip dengan senjani .bahkan mereka tidak bisa di bedakan . Tapi..."


BRAGG...


Joshua belum selesai bicara tiba tiba pintu ada yang mendobrak dari luar . Dan Joshua tidak meneruskan pembicaraan nya ketika melihat Angi datang .


"Senja .? Ah kalian sudah sampai ." Nicholis sontak mengalihkan pandangan nya pada wanita yang di panggil senja oleh Joshua .


Angi diam menatap Joshua dengan tatapan kecewa . Lalu tanpa bicara ia berbalik dan pergi meninggalkan kantor Joshua begitu saja .


Joshua mengerutkan keningnya melihat kepergian Angi . Ia tidak mengerti dengan letak kesalahan nya .


"benar benar mirip semua , bukan saja wajah tapi juga namanya ." gumam Nicholis .." kejar dia Jo ." Nicholis gemes melihat kerja otak sahabatnya yang begitu lamban .


"Kejar siapa Om ." bukan Joshua yang menjawab tapi malah Jonathan yang jawab .


"kenapa harus di kejar , mungkin dia kebawah ada barang nya yang ketinggalan ." ucap Joshua dwngan ragu ragu .


"Wanita itu sedang kecewa ,Bung ." ucap Nicholis .


"Bagaimana perasaanmu bila mendengar senja mengatakan , dia menyukaimu karena kamu mirip mantan kekasihnya ." tanya Nicholis balik


" Tentu Aku akan marah ." jawab Joshua tanpa berpikir .


"itulah yang sedang terjadi pada dia .mungkin dia sudah mendengar semua saat di luar pintu ruangan mu Bro ."ucap Nicholis .


"Akhh sialan ." Joshua baru sadar dan mengerti raut wajah kecewa Angi . Ia segera berdiri dan berlari untuk mengejar Angi . Joshua mengetuk ngetukan kakinya di lantai lift agar cepat sampai ke lantai satu . Sampai di lobby kantornya Joshua menoleh ke kanan dan ke kiri tapi tidak menemukan Angi . Setelah ia mengecek CCTV ia tau kalau Angi telah pergi dengan naik taxsi .


Berkali kali Joshua menghubungi Angi , tapi berkali kali pula Angi menolaknya .Joshua kembali ke ruangan nya ,tidak mungkin ia tinggalkan putranya seorang diri .


"Dad mana Momy ." tanya Jonathan saat melihat Dadynya kembali seorang diri .


"Momymu sudah pulang duluan ."jawab Joshua pelan , ia duduk di sofa dekat dengan putranya , sambil mendesis kesal . Kesal pada dirinya sendiri juga kesal pada Angi yang tidak mau mendengarkan ceritanya hingga selesai .


"Aku tertarik padanya , karena memang dia mirip dengan senjani , tapi aku lihat semakin ke sini , aku tau mereka berdua berbeda ." Joshua melanjutkan perkataan nya tadi kepada Nikholis .


Nikholis berdiri dan menepuk bahu Joshua ." Semangat , semoga berhasil ." ucap Nikholis merasa kasihan juga melihat nasib sahabatnya ini . Maksud kedatangan nya tadi ingin membahas tentang proyek yang sedang mereka berdua tangani . Namun dengan pikiran Jishua yang sekarang kalut mungkin tidak akan memungkin kan untuk membahas proyek .


"Ya sudah aku pamit dulu , dan akan datang lain hari saja ." ucap Nikholis pada Joshua .


***


Joshua berdiri di depan pintu rumah kontrakan Angi hampir dua puluh menit . Tapi Angi belum juga membukakan pintu untuk Joshua .


"Senja ." panggil Joshua berulang ulang tapi tak ada sahutan dari Angi juga tak kunjung keluar , dan Joshua berdiri di depan pintu hampir satu jam . Tak lama kemudian datang seorang wanita yang tiada lain adalah pemilik kontrakan Angi , dengan dandanan yang menor mendekati Joshua .


"mencari Angi ya ." ucap Wanita itu .datang mendekati Joshua dengan tatapan genit dan suara manja , matanya juga berkedip kedip .


"Iya Bu ." jawab Joshua sambil bergidik melihat kedipan mata wanita ,yang datang dengan memakai baju daster warna putih dengan rambut yang terurai .


"Ini masih jam berapa kok sudah ada penampakan kuntilanak. Kok sudah menunjukan wujudnya " pikir Joshua .


"Angi tidak ada di rumah . Tadi siang dia pamitan bilang kalau ingin menginap di rumah Om dan tantenya ." ucap pemilik kontrakan itu .


Joshua mengangguk samar .." terimakasih Bu , kalau begitu saya permisi dulu ."ucap Joshua . Joshua putuskan untuk kembali dulu ke rumah . Besok lagi baru pergi menemui Angi dan meluruskan kesalah pahaman ini .


"Eh kenapa buru buru ." ucap wanita pemilik kontrakan itu berusaha untuk menghentikan langkah Joshua . Dan berdiri tepat di hadapan Joshua . Joshua mengangkat alisnya menanggapi wanita itu .


"Ngomong ngomong aku juga janda lo mas ." ucap wanita itu .


Joshua memandang Risih kepada wanita itu ." Saya permisi dulu ." ucap Joshua dengan cepat pergi meninggalkan tempat itu .


keesokan harinya Joshua bangun pagi pagi untuk mengantarkan Jonathan ke sekolahan sekalian ingin menemui Angi . Ia ingin menjelaskan kesalah pahaman kepada Angi .


"Dady ini masih terlalu pagi ." protes Jonathan yang merasa Dadynya pagi ini sangat aneh .karena sekarang baru pukul lima tiga puluh menit .biasa Joshua mengantar Jonathan pukul enam tiga puluh atau jam tujuh .karena pelajaran baru di mulai pukul delapan nol nol .