My Teacher Is My Mommy

My Teacher Is My Mommy
42



Nagita ikhlas melepas Ardy dengan wanita yang di cintainya , tapi dalam hati kecilnya masih ada cinta atau penyesalan ia juga tidak mengerti . Ia ingin merubah jalan hidupnya merubah dirinya menjadi yang kebih baik , tapi semua itu tidaklah mudah untuk Nagita .


"Mama mau kemana ." Joshua melihat Nagita melangkah masuk ke dalam rumah .


"Mama mau masuk . Mama mau istirahat ." jawab Nagita yang sedang mengalami perang batin .


"Tadi bukan nya Mama bilang mau kenalan dengan Senja ." ucap Joshua .


"Lain kali saja , Mama tiba tiba lelah ." jawab Nagita .


***


Jonthan dan Angi sedang berada di dalam kamar berdua saja .karena siang ini sopir yang menjemput mereka Joshua sedang sibuk di kantornya . Jonathan sedang mengerjakan tugas dari sekolahan tapi ia kesusahan .


"Mom , ini gimana cara ngerjakan nya ." tanya Jonathan . Angi pun memberi tau ,menjelaskan cara dan langkah langkah yang harus Jonathan lakukan , untuk mengerjakan tugas sekolahan nya .


"Sudah paham belum , maksud Momy ." tanya Angi setelah memberi kan penjelasan sejelas jelasnya .


"Sudah Mom." jawab Jonathan lalu melanjutkan mengerjakan tugas nya , walau sesekali ia masih bertanya pada Angi. Saat ia masih menemukan pertanyaan yang dia anggap aulit . Angi memberikan penjelasan dwngan sabar dan telaten .


"Mom , apakah nanti Momy akan menikah dengan Dady , Iya kan ." tanya Jonathan tiba tiba setelah menyelesaikan tugasnya .


"Kenapa Jo tiba tiba bertanya begitu ." tanya Angi yang jelas jelas terkejut mendapat pertanyaan itu . Karena pernikahan bukan masalah dua orang saja .


Melihat dari kehidupan sosial Joshua dan dirinya , juga status Joshua seorang duda , mungkin kedua orang tua dari mereka juga akan menjadi prioritas utama mereka . Apa lagi pertanyaan itu datangnya dari Jonathan anak sekecil Jonathan .


"Oma bilang , kalau Momy belum menikah dengan Dady maka Momy belum boleh di panggil Momy ." ucap Jonathan sedih .


"Harusnya memang begitu , Tapi juga tidak apa apa kalau ingin panggil Momy sekarang ." ucap Angi .Ingatan Angi melayang dengan kejadian malam itu ,di halaman rumah orang tua Joshua . Tepat di mana di malam itu tanpa sengaja pandangan nya bertemu dengan tatapan mata seorang wanita , mungkin wanita itu lah Ibu tiri dari Joshua . Dan Angi menyakini melihat dari tatapan mata wanita itu , kelihatan sekali kalau wanita itu tidak menyukainya .


Sepertinya perjalan cintanya kali ini harus kembali kandas oleh restu dari pihak orang tua laki laki .dan pada akhirnya dirinya yang harus memilih mundur kembali , dan cintanya akan kandas lagi seperti sebelum sebelumnya .


***


Jonathan berdiri di depan ruang guru menunggu Angi , yang sedang membereskan barang barangnya . Jam pelajaran telah berakhir lima menit yang lalu , jonathan melihat Angi masih sibuk menyusun buku buku anak didiknya di mejanya . Sekali lagi Jonathan mengintip Angi yang masih sibuk . Ia tersenyum , ia bahagia menunggu Angi seperti ini .


"Bu Angi , Anaknya sudah lama menunggu tuh .." goda rekan kerjanya yang ada di ruangan itu. Bukan rahasia lagi , kalau Angi sedang menjalani hubungan dengan seorang duda anak satu . dan mereka juga tahu kalau jonathan adalah anak dari kekasih Angi .


Angi hanya tersenyum menanggapi ucapan rekan kerjanya itu . Lalu ia menutup dan mengunci laci meja kerjanya , setelah menyimpan semua berkas berkas kerjanya dengan benar . Angi kemudian berpamitan pulang terlebih dahulu dan pergi menemui jonathan .


"Kamu bosan menunggu Momy ." tanya Angi sambil mengulurkan tangan nya untuk mengambil alih tas Jonathan . Tapi anak kecil itu tidak mengijinkan nya .


"Jo tidak bosan kok Mom , Jo malah seneng nungguin Momy kerja ." ucap Jonathan memamerkan senyum tulusnya .


"Terimakasih ya Anak Momy . Sini tas kamu biar Momy yang bawa ." pinta Angi .tapi jonathan menggelengkan kepala tidak setuju dengan keinginan Angi .


"Jo ngak mau buat Momy capek , mulai sekarang Jo akan bawa tas Jo sendiri ." jawab Jonathan .


Akhirnya Angi mengalah iya tak mau melukai ego anak kecil itu .untuk memaksa mengambil alih tasnya .


"Baiklah , nanti kalau lelah bilang sama Momy .biar Momy yang bawa ." ucap Angi .


Jonathan dan Angi langsung masuk ke dalam mobil jemputan ,yang telah menunggunya di depan pintu gerbang sekolahan . Sebelum pulang ke rumah kontrakan nya Angi mengajak Jonathan pergi belanja bulanan . Di supermarket dekat dengan kontrakan Angi .


"Jo mau makan siang pakai apa ." tanya Angi. Saat mereka berdua sedang menyusuri lorong bahan makanan .


"Mau ini Mom, Ayam bakar ." ucap Jonathan sambil menunjuk deretan kemasan ayam yang berbeda variasi .


"Ok ." ucap Angi dan mengambil Ayam yang di inginkan oleh Jonathan .


Saat mereka tiba di lorong buah buahan . Tiba tiba ponsel Angi berdering .


"Sayang ,tolong akat telepon Momy ." ucap Angi yang sibuk memilih buah buahan .


"Baik Mom ." ucap Jonathan mengambil ponsel Anginyang ada di dalam Tas Angi yang dia taruh di atas troli belanja mereka .


"Hallo ." sapa Jonathan .


"Pelangi ." sapa suara di sebrang dengan ragu .


" Hallo ini Jonathan , anaknya Momy pelangi . Maaf dengan siapa Jonathan bicara ." ucap Jonathan dengan sopan .


"I ..ini ibunya pelangi . Momy kamu ada ,? nenek ingin bicara ." ucap surti ibunya Angi .Jonathan menatap Angi yang sedang memilih buah buahan .


"Momy ." panggil Jonathan .


"Iya ,Jo ." sahut Angi santai .


"Ini Nenek mau bicara denga, Momy ." ucap Jonathan sambil menyerahkan ponsel ke tangan Angi .


"nenek siapa ." tanya Angi bingung sambil menerima ponsel dari Jonathan . Sebelum mendekatkan ponselnya ke telinga .ia mengecek dulu layar ponselnya . Mata Angi membulat seketika .


"Hallo Bu ." Angi meringis saat mendengar teriakan dari wanita yang telah melahirkan nya dua puluh lima tahun yang lalu .


"Angi , sejak kapan kamu punya anak tidak memberi tau kan pada ibu . Dan siapa Ayah kandungnya , dan bagaimana cara kamu mempunyai anak . Jawab ibu ." teriak surti beserta rentetan pertanyaan masuk ke dalam telinga Angi .


"Bu ,tenanglah dulu Angi akan jelaskan ." ucap Angi berusaha menenangkan ibunya .


"tenang bagaimana . ? Ya Alloh nak . Kamu masih anggap Ayah dan ibumu ini ada tidak ." Angi mendengar suara ibunya bergetar , seperti menahan sesak ingin menangis .


"Tentu saja , ada Bu ." jawab Angi .


"Lalu , kenapa kamu punya anak tanpa sepengetahuan ibu , berapa usia dia ." tanya surti .


"Bu Jonathan bukan anak kandung Angi ." jawab Angi dengan tegas sebelum ibunya berpikir lebih jauh lagi .


" Apa , lalu dia anak siapa . Kamu jangan terinspirasi oleh Novel Novel , belum nikah tapi mau punya anak ,ya lalu kamu mengadopsi anak orang ,begitu ." ucap Surti semakin emosi .


" Enggak bu ." jawab Angi .


"Jangan jangan kamu pacaran dengan seorang duda ..