
Nagita ikhlas melepas Ardy dengan wanita yang di cintainya , tapi dalam hati kecilnya masih ada cinta atau penyesalan ia juga tidak mengerti . Ia ingin merubah jalan hidupnya merubah dirinya menjadi yang kebih baik , tapi semua itu tidaklah mudah untuk Nagita .
"Mama mau kemana ." Joshua melihat Nagita melangkah masuk ke dalam rumah .
"Mama mau masuk . Mama mau istirahat ." jawab Nagita yang sedang mengalami perang batin .
"Tadi bukan nya Mama bilang mau kenalan dengan Senja ." ucap Joshua .
"Lain kali saja , Mama tiba tiba lelah ." jawab Nagita .
***
Jonthan dan Angi sedang berada di dalam kamar berdua saja .karena siang ini sopir yang menjemput mereka Joshua sedang sibuk di kantornya . Jonathan sedang mengerjakan tugas dari sekolahan tapi ia kesusahan .
"Mom , ini gimana cara ngerjakan nya ." tanya Jonathan . Angi pun memberi tau ,menjelaskan cara dan langkah langkah yang harus Jonathan lakukan , untuk mengerjakan tugas sekolahan nya .
"Sudah paham belum , maksud Momy ." tanya Angi setelah memberi kan penjelasan sejelas jelasnya .
"Sudah Mom." jawab Jonathan lalu melanjutkan mengerjakan tugas nya , walau sesekali ia masih bertanya pada Angi. Saat ia masih menemukan pertanyaan yang dia anggap aulit . Angi memberikan penjelasan dwngan sabar dan telaten .
"Mom , apakah nanti Momy akan menikah dengan Dady , Iya kan ." tanya Jonathan tiba tiba setelah menyelesaikan tugasnya .
"Kenapa Jo tiba tiba bertanya begitu ." tanya Angi yang jelas jelas terkejut mendapat pertanyaan itu . Karena pernikahan bukan masalah dua orang saja .
Melihat dari kehidupan sosial Joshua dan dirinya , juga status Joshua seorang duda , mungkin kedua orang tua dari mereka juga akan menjadi prioritas utama mereka . Apa lagi pertanyaan itu datangnya dari Jonathan anak sekecil Jonathan .
"Oma bilang , kalau Momy belum menikah dengan Dady maka Momy belum boleh di panggil Momy ." ucap Jonathan sedih .
"Harusnya memang begitu , Tapi juga tidak apa apa kalau ingin panggil Momy sekarang ." ucap Angi .Ingatan Angi melayang dengan kejadian malam itu ,di halaman rumah orang tua Joshua . Tepat di mana di malam itu tanpa sengaja pandangan nya bertemu dengan tatapan mata seorang wanita , mungkin wanita itu lah Ibu tiri dari Joshua . Dan Angi menyakini melihat dari tatapan mata wanita itu , kelihatan sekali kalau wanita itu tidak menyukainya .
Sepertinya perjalan cintanya kali ini harus kembali kandas oleh restu dari pihak orang tua laki laki .dan pada akhirnya dirinya yang harus memilih mundur kembali , dan cintanya akan kandas lagi seperti sebelum sebelumnya .
***
Jonathan berdiri di depan ruang guru menunggu Angi , yang sedang membereskan barang barangnya . Jam pelajaran telah berakhir lima menit yang lalu , jonathan melihat Angi masih sibuk menyusun buku buku anak didiknya di mejanya . Sekali lagi Jonathan mengintip Angi yang masih sibuk . Ia tersenyum , ia bahagia menunggu Angi seperti ini .
"Bu Angi , Anaknya sudah lama menunggu tuh .." goda rekan kerjanya yang ada di ruangan itu. Bukan rahasia lagi , kalau Angi sedang menjalani hubungan dengan seorang duda anak satu . dan mereka juga tahu kalau jonathan adalah anak dari kekasih Angi .
Angi hanya tersenyum menanggapi ucapan rekan kerjanya itu . Lalu ia menutup dan mengunci laci meja kerjanya , setelah menyimpan semua berkas berkas kerjanya dengan benar . Angi kemudian berpamitan pulang terlebih dahulu dan pergi menemui jonathan .
"Kamu bosan menunggu Momy ." tanya Angi sambil mengulurkan tangan nya untuk mengambil alih tas Jonathan . Tapi anak kecil itu tidak mengijinkan nya .
"Jo tidak bosan kok Mom , Jo malah seneng nungguin Momy kerja ." ucap Jonathan memamerkan senyum tulusnya .
"Terimakasih ya Anak Momy . Sini tas kamu biar Momy yang bawa ." pinta Angi .tapi jonathan menggelengkan kepala tidak setuju dengan keinginan Angi .
"Jo ngak mau buat Momy capek , mulai sekarang Jo akan bawa tas Jo sendiri ." jawab Jonathan .
Akhirnya Angi mengalah iya tak mau melukai ego anak kecil itu .untuk memaksa mengambil alih tasnya .
"Baiklah , nanti kalau lelah bilang sama Momy .biar Momy yang bawa ." ucap Angi .
Jonathan dan Angi langsung masuk ke dalam mobil jemputan ,yang telah menunggunya di depan pintu gerbang sekolahan . Sebelum pulang ke rumah kontrakan nya Angi mengajak Jonathan pergi belanja bulanan . Di supermarket dekat dengan kontrakan Angi .
"Jo mau makan siang pakai apa ." tanya Angi. Saat mereka berdua sedang menyusuri lorong bahan makanan .
"Mau ini Mom, Ayam bakar ." ucap Jonathan sambil menunjuk deretan kemasan ayam yang berbeda variasi .
"Ok ." ucap Angi dan mengambil Ayam yang di inginkan oleh Jonathan .
Saat mereka tiba di lorong buah buahan . Tiba tiba ponsel Angi berdering .
"Sayang ,tolong akat telepon Momy ." ucap Angi yang sibuk memilih buah buahan .
"Baik Mom ." ucap Jonathan mengambil ponsel Anginyang ada di dalam Tas Angi yang dia taruh di atas troli belanja mereka .
"Hallo ." sapa Jonathan .
"Pelangi ." sapa suara di sebrang dengan ragu .
" Hallo ini Jonathan , anaknya Momy pelangi . Maaf dengan siapa Jonathan bicara ." ucap Jonathan dengan sopan .
"I ..ini ibunya pelangi . Momy kamu ada ,? nenek ingin bicara ." ucap surti ibunya Angi .Jonathan menatap Angi yang sedang memilih buah buahan .
"Momy ." panggil Jonathan .
"Iya ,Jo ." sahut Angi santai .
"Ini Nenek mau bicara denga, Momy ." ucap Jonathan sambil menyerahkan ponsel ke tangan Angi .
"nenek siapa ." tanya Angi bingung sambil menerima ponsel dari Jonathan . Sebelum mendekatkan ponselnya ke telinga .ia mengecek dulu layar ponselnya . Mata Angi membulat seketika .
"Hallo Bu ." Angi meringis saat mendengar teriakan dari wanita yang telah melahirkan nya dua puluh lima tahun yang lalu .
"Angi , sejak kapan kamu punya anak tidak memberi tau kan pada ibu . Dan siapa Ayah kandungnya , dan bagaimana cara kamu mempunyai anak . Jawab ibu ." teriak surti beserta rentetan pertanyaan masuk ke dalam telinga Angi .
"Bu ,tenanglah dulu Angi akan jelaskan ." ucap Angi berusaha menenangkan ibunya .
"tenang bagaimana . ? Ya Alloh nak . Kamu masih anggap Ayah dan ibumu ini ada tidak ." Angi mendengar suara ibunya bergetar , seperti menahan sesak ingin menangis .
"Tentu saja , ada Bu ." jawab Angi .
"Lalu , kenapa kamu punya anak tanpa sepengetahuan ibu , berapa usia dia ." tanya surti .
"Bu Jonathan bukan anak kandung Angi ." jawab Angi dengan tegas sebelum ibunya berpikir lebih jauh lagi .
" Apa , lalu dia anak siapa . Kamu jangan terinspirasi oleh Novel Novel , belum nikah tapi mau punya anak ,ya lalu kamu mengadopsi anak orang ,begitu ." ucap Surti semakin emosi .
" Enggak bu ." jawab Angi .
"Jangan jangan kamu pacaran dengan seorang duda ..