
" Selamat sore semuanya ." sapa Joshua menarik perhatian semua orang .
"Pada kesempatan sore ini , saya juga akan memperkenalkan seorang wanita, yang sangat berharga dalam hidup saya dan Jonathan . Wanita istimewa yang mampu membuat saya dan Jonathan jatuh cinta . Dia bernama pelangi senja ." ucap Joshua sambil menatap Angi dengan penuh cinta .
"Wanita inilah yang saya pilih , untuk menjadi pendamping hidup saya , untuk menjadi ibu terbaik untuk membesarkan Jonathan kelak . Dan kami akan menikah dalam waktu dekat ." ucap Joshua membuat Angi melotot seketika .kaget mendengar pernyataan Joshua .
Tidak hanya Angi , Nagita pun tidak setuju dengan perkataan dan keputusan putra sambungnya . Namun ia menahan Argumennya ini . Ia menunggu sampai acara selesai dan para tamu undangan bubar semua . Ia akan menyatakan keberatan nya pada Joshua . Ia yakin putra sambungnya akan mendengarkan nya . Ia tidak mau mempunyai menantu dari kalangan miskin .
Tepat pukul delapan malam pesta ulang tahun Joshua telah berakhir dan para tamu undangan juga sudah pulang . Kini tinggal menyisakan para pelayan yang membersihkan sisa sisa pesta .
Sementara Angi berada di dalam kamar Jonathan . Pria kecil itu kelihatan kelelahan . Matanya sayu benar benar sudah mengantuk . Angi membantu jonathan melepaskan pakaian pestanya .dan menggantinya dengan piyama tidurnya .
"Minum dulu , jangan langsung tidur ." ucap Angi mencegah Jonathan untuk berbaring , ia menyodorkan segelas air putih . Jonathan menerima gelas itu dan segera meneguknya . Setelah minuman nya habis ia kembalikan lagi pada Angi dan segera membaringkan badan nya .
" Terimakasih Mom ." ucap Jonathan dan langsung jatuh tertidur . Angi hanya tersenyum menggelengkan kepalanya ,.
Angi memungut baju Jonathan yang ia letak kan asal tadi . Setelah memasukan baju kotor jonathan ke dalam keranjang baju kotor , Angi sendiri segera masuk ke kamar mandi milik Jonathan untuk menganti bajunya sendiri ia tidak betah lama lama memakai gaun pesta itu .
Setelah mandi kurang lebih dua puluh menit .Angi segera keluar dari kamar mandi sebelum pulang ke rumah kontrakan nya Angi mencium kening jonathan dan membenahi selimutnya .
"selamat malam jagoan . Semogga mimpi indah ." ucap Angi sebelum pergi keluar kamar , menemui Joshua untuk pamit pulang ,waktu sudah larut malam . Ia tidak percaya kepada Joshua kalau dirinya tetap menginap .
Angi keluar dari kamar Jonathan , langkah Angi terhenti saat mendengar percakapan Joshua dengan ibunya . Angi bersembunyi di balik tembok mendengarkan pembicaraan mereka .
"Tidak bisa kah kamu menerima saja perjodohan dengan Lena ." wanita itu mencoba membujuk putranya dengan cara yang lembut .
"Senja sudah menjadi pilihanku Mam . Begitu juga Jonathan sangat menyukai Senja ." ucap Joshua .
"kamu beri Lena kesempatan . Mama percaya Lena juga bisa ambil hati Jonathan . Lena juga wanita yang baik . Dia berasal dari keluarga yang setara dengan kita ."ucap Nagita
Nagita tidak akan langsung mengatakan kekurangan dan kejelekan Angi di depan Joshua . Dia akan mengunakan cara yang lembut untuk menendang Angi dari kehidupan Jonathan dan Joshua .
Joshua menatap mamanya dengan tegas ." Tidak akan ada yang lain ,mam . Hanya ada senja satu satunya wanita yang kami banggakan dan yang kami andalkan ." ucap Joshua .
Nagita mengepalkan tangannya di pangkuan nya . Sambil tersenyum pada Joshua .
"Baiklah jika itu pilihanmu . Tapi , Mama hanya ingin menginggatkan jika tidak semua wanita miskin itu baik.kebanyakan mereka hanya menginginkan harta kamu saja ."
Angi menundukkan kepalanya mendengar apa yang di katakan oleh ibunya Joshua . Ia sudah menebak tentang penilaian ibunya Joshua terhadap dirinya .
"Senja tidak begitu Ma , tidak mungkin aku jatuh cinta pada orang sembarangan ." ucap Joshua menyakin kan mamanya .
Nagita mengangkat bahunya ." sifat manusia tidak ada yang tau , mungkin saja sekarang dia bersifat baik , setelah kalian bersama maka sifat aslinya akan kelihatan . Dan itu akan merugikan kamu dan Jonathan ." ucap Nagita berusaha mempengaruhi Joshua .
Nagita melirik suaminya tidak suka .
"Ayo kita pulang sekarang , Joshua sudah dewasa . Mama tidak seharusnya ikut campur urusan Asmara dia " Ajak Jorgi . Pria paru baya itu berdiri dari duduknya .
"Mama cuma mewanti wanti Joshua saja pa , agar hati hati ." jawab Nagita dengan berat hati .
"Jika Joshua mencintai dia , dan Jonathan juga menyayangi dia . Dan yang lebih penting dia juga menyayangi Jonathan dengan tulus apa adanya . Apa kurangnya? Kalau memang seperti apa yang mama katakan dia matre ,walau dia matre apa salahnya . Toh Joshua lebih dari mampu , untuk memenuhi gaya hidup hidup yang dia inginkan ." tambah Jorgi
"Tapi pa..
"Sudah ma , jangan di buat rumit . Mereka saling cinta . Sama sama nyaman , dan Jonathan bisa mendapatkan kasih sayang seorang ibu ." potong Jorgi .Nagita segera berdiri .
"Ayo pulang ." ucap Nagita ia tidak akan menang bila beradu pendapat dengan suaminya . Mungkin lain kali ia akan mencari celah untuk memisahkan hubungan Angi dengan Joshua . Bagaimana pun caranya .
"Ma , "panggil Joshua menghentikan langkah wanita paruh baya itu .
"Senja adalah wanita yang baik . Prasangka Mama pada senja tidak benar . Hanya senja yang akan menjadi menantu mama , dan aku berharap Mama bisa dekat dengan nya ." ucap Joshua . Nagita hanya mengangguk engan .ia segera pergi meninggalkan suaminya yang masih belum bergeming dari tempatnya berdiri .
Jorgi melangkah menepuk kedua bahu putranya ." kalau memang kamu sudah serius dengan Angi .cepat temui kedua orang tuanya ." nasehat dari jorgi
"Pasti pa ." jawab Joshua sambil mengangguk yakin .
Sementara Angi yang ada di balik dinding tidak tau harus berbuat apa . Ia senang mendengar pernyataan dan ucapan dari Joshua , juga tanggapan dari laki laki yang ia tau sebagai Ayah kandung Joshua .
Angi keluar dari tempat persembunyian nya dengan langkah pelan . Angi melirik Joshua yang duduk sambil mengetik sesuatu di ponselnya mungkin membalas ucapan ucapan dari koleganya , atau mengecek pekerjaan nya .
"Pak ." panggil Angi pelan . Joshua mengalihkan perhatiannya dari ponsel beralih ke arah suara yang memanggilnya .
"Saya sudah memperkenalkan kamu , secara resmi sebagai kekasihku , tapi , kenapa kamu masih memanggil aku bapak ." Sunggut Joshua .
"Sayang .." panggil Angi pelan . Seketika Joshua berdiri dari tempat duduknya .
"Panggil sekali lagi , saya ingin mendengarkan nya lagi ." pinta Joshua memaksa . Tapi Angi menggelwngkan kepala nya menolak .
"Senja saya...
"Bapak saja panggil diri sendiri saya , kenapa aku harus merubah panggilan ."
"Saya bisa mengantinya ." potong Joshua dengan cepat .
"panggil lagi aku dengan panggilan Sayang ." Joshua langsung menganti panggilan saya untuk dirinya sendiri menjadi " AKU "