
Lena memulai dendam nya dengan membuat hubungan Reyhan dan Angi berakhir . Tidak ada seorang pun yang tau kalau itu semua dirinyalah yang menjadi dalangnya .
Lena meminta bantuan kepada ibunya Reyhan unyuk mengirimkan foto Reyhan yang sedang bercinta dengan wanita lain ke ponsel Angi .
Lena berpikir dengan berakhirnya hubungan Reyhan dan Angi , ia akan dengan leluasa masuk ke dalam kehidupan Reyhan . Ia pikir ia mampu mengalihkan pikiran Reyhan dari Angi kenyataan nya tidak semudah apa yang ia pikirkan .
Sudah hampir dua tahun , dia berusaha untuk mendapatkan hati Reyhan bahkan ia , bahkan ia rela menjadi p*********n dan p****s n***u pria itu tapi apa yang ia dapatkan , ia dapati Angi kembali sebagai alasan dia sakit hati . Entah apa yang Reyhan lihat dari Angi wanita kampungan itu . Lena merasa tidak ada yang spesial dari Angi . Hanya parasnya yang Lena akui lumayan cantik sebagai ukuran wanita miskin .
"Tidak lama lagi kamu pasti akan merasakan nya lagi Pelangi ." sinis Lena .
***
Angi mengerutkan keningnya , tiba tiba Nagita datang kerumahnya dengan sopan dan mengajaknya berbelanja .awalnya Angi menolak , ia tidak tau apa yang telah wanita itu rencanakan dan Angi tidak mau mengambil resiko
"Saya datang dengan niat yang baik . Dan juga ingin mengenal kamu lebih dekat ,saya minta maaf jika perkataan dan sikap saya beberapa waktu lalu menyinggung kamu ..
"tapi Bu .
"panggil tante saja , biar lebih dekat ." Nagita memotong perkataan Angi .
"Aku minta maaf tante , hari ini aku ...
" kamu akan menjadi menantuku kelak , jadi saya ingin lebih dekat dengan kamu ,Apa saya salah ." ucap Nagita .
"Baiklah ." jawab Angi walau berat hati ,Nagita tersenyum sambil mengangguk .
"pergilah bersiap , saya akan menunggu mu di sini ." ucap Nagita .Angi pun berdiri dan melangkah menuju kamarnya . Ia hanya menganti bajunya saja ,karena satu jam yang lalu Angi baru mandi . Angi memules tipis wajahnya dengan maekuap sederhananya . Dua puluh menit kemudian Angi keluar dari kamarnya .
Nagita mengangkat wajahnya , ia terpesona dengan penampilan sederhana Angi tapi ia tidak komentar apa apa ..
Sepanjang perjalanan ke tempat perbelanjaan Angi dan Nagita terlibat dalam obrolan , ombrolan yang membahas tentang perkembangan Jonathan . Mendengar cerita tentang perkembangan cucunya dari Angi . Nagita merasa benar benar ketinggalan terlalu jauh mengenai perkembangan Jonathan .
"Bagaimana nilai Jonathan di sekolahan apa dia mampu bersaing dengan teman teman nya ."tanya Nagita .
"Jonathan anak yang pinter , tante . Nilainya selalu tinggi di atas teman teman nya ." angilah orang pertama yang mengetahui tentang nilai nilai dari segala pelajaran yang di pelajari jonathan .di banding Jonathan sendiri , dan Angi selalu bangga berapapun nilai yang Jonathan dapat .
"Semenjak pindah sekolahan aku kurang memantaunya juga memberi perhatian pada dia ." ucap Nagita sedikit menyesal . Dulu sebelum pindah sekolah ia yang selalu mengurus dan merawatnya . Bahkan Jonathan lebih dekat dengan nya di banding dengan Joshua .tapi sekarang posisinya ada yang telah mengambilnya . Itulah yang membuatnya tidak rela dengan hal itu .
Mereka akhirnya tiba di pusat perbelanjaan kota , setelah menempuh perjalanan hampir satu jam , mereka menuju ke toko yang menyediakan pakaian anak anak terlebih dahulu . Wanita itu memilih banyak pakaian untuk Jonathan dan ia membiarkan Angi yang membawa semuanya .
Setelah itu Nagita menuju ke toko pakaian orang dewasa . Nagita sibuk memilih pakaian untuk dirinya sendiri . Angi hanya diam menatapnya sambil duduk di sofa dan meletak kan semua bawaan nya .
"Lena , Aku rasa dia orang yang baik . Dia tulus menyayangi Jonathan dia tulus mencintai Joshua . Aku rasa..
"Tante jangan kamu tertipu dengan kepolosan nya . Jika tante membiarkan Angi dan Joshua bersama .maka tante harus siap siap untuk kehilangan joshua dan Jonathan .Bukankah tante sudah melihat buktinya , Reyhan dan kedua orang tuanya bahkan sampai sekarang belum berbaikan ."Lena tersenyum licik dirinyalah orang yang harus bertanggung jawab atas keretakan hubungan Reyhan dan kedua orang tuanya .
"Baiklah kita rencanakan sekarang ." ucap Nagita , Lena pun mengangguk dan pergi meninggalkan tempat itu . Setelah mereka berpisah .Nagita kembali menemui Angi dengan banyak belanjaan di tangan nya .
Angi menghela nafas mencoba untuk bersabar , lalu ia mengambil belanjaan itu dan mengikuti Nagita dari belakang .
"Tante ,apa tidak sebaiknya belanjaan ini di masukan dulu ke dalam mobil ." tanya Angi .
"Tidak perlu , saya sudah hampir selesai ." jawab Nagita dengan ketus .
Mereka memasuki sebuah toko perhiasan . Di belakang Angi ada Lena yang sudah bersiap melaksanakan aksinya .dan Nagita pura pura keliling mencari perhiasan yang cocok untuknya . Dan Lena juga mencoba coba beberapa perhiasan yang cocok untuknya sambil mencari waktu yang pas untuk menjebak Angi sebagai pencuri perhiasan di toko itu .
Lena melihat pelayan toko lengah . Setelah ada waktu Lena segara memasukan cincin ke dalam paper bag yang di bawa Angi , lena tersenyum puas , rencana dan tugasnya berhasil dengan mulus .
Lena mendekati pelayan toko dan memberi tau ." maaf mbak aku melihat wanita di sana itu mencuri cincin ." ucap Lena .
" benar mbak , apa kamu yakin." tanya pelayan itu ragu . Karena ia melihat orang yang di maksud Lena hanya ,diam sejak tadi dan hanya memain kan ponselnya .
" saya yakin , dia memasukan cincin ke dalam paper bagnya yang berwarna cream yang dia pegang itu ." ucap Lena , pengawai toko itu mengangguk dan langsung memanggil petugas keamanan ,pegawai toko memberi kode dengan dagunya menunjuk ke arah Angi .
Petugas keamanan segera mendatangi Angi
" permisi ." Angi mengerutkan keningnya bingung . Melihat dua orang berseragam hitam menghampirinya .
" kami mendapat laporan anda mencuri cincin . Ijinkan kami untuk memeriksa tas dan belanjaan Anda ." ucap salah satu petugas keamanan itu .
Angi menatap kedua petugas itu dengan santai ." Bisa tolong kamu tunjuk kan buktinya. ." tanya Angi .
"Maaf , mbak ada salah satu pelanggan kami yang melihat mbak , mengambil dan memasukan cincin itu ke dalam salah satu paper bag anda , jadi tolong ijin kan kami memeriksa untuk membuktikan nya ." ucap petugas pengaman itu .
"Saya akan mengijinkan kalian untuk menggeledah barang barang saya , tapi dengan satu syarat , tunjukan pada saya bukti CCTV di toko ini . Toko ini ada CCTV kan ." ucap Angi .
"Tentu ." jawab petugas keamanan dengan lugas
" kalau begitu tunjukan pada saya , kalau anda langsung menggeledah barang barang saya , tanpa seijin saya .saya akan laporkan ini sebagai pencemaran nama baik ." ucap Angi .
Kedua petugas keamanan itu saling pandang dan mengangguk setuju .